Keterlaluan! Selama 7 Tahun, Pria di Banjarnegara Rudapaksa Anak Tiri

Polisi menangkap seorang ayah yang melakukan pemerkosaan terhadap anak tiri di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), selama tujuh tahun.

 Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto, menghadirkan tersangka pelaku pemerkosaan anak tiri saat jumpa pers di Mapolres Banjarnegara, Rabu (25/5/2022). (Solopos.com-Humas Polres Banjarnegara)

SOLOPOS.COM - Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto, menghadirkan tersangka pelaku pemerkosaan anak tiri saat jumpa pers di Mapolres Banjarnegara, Rabu (25/5/2022). (Solopos.com-Humas Polres Banjarnegara)

Solopos.com, BANJARNEGARA — Aksi bejat dilakukan seorang pria paruh baya di Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), berinisial RS. Pria asal Banjarnegara berusia 56 tahun itu melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap anak tirinya selama tujuh tahun terakhir, atau sejak korban berusia 10 tahun.

Aksi RS ini akhirnya terungkap setelah keluarga korban melapor ke aparat kepolisian pada Senin (8/5/2022). RS pun akhirnya diringkus dan digelandang ke kantor polisi atas dugaan tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang tak lain adalah anak tirinya.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto, mengatakan RS dilakukan saat korban masih di bawah umur. Dalam aksinya, RS yang selalu mengancam akan membunuh korban jika nafsu bejatnya tak dituruti dan korban melapor ke ibu kandungnya.

“Pengakuan tersangka, aksi bejat ini sudah dilakukan sejak tahun 2015, dimana saat itu korban masih berusia 10 tahun. Aksi ini terus berlanjut hingga korban saat ini berusia 17 tahun. Tersangka ini mengaku melakukan itu selama 11 kali dan terakhir pada Desember 2021,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Jumat (27/5/2022).

Terbongkarnya kasus ini, lanjut AKBP Hendri, bermula saat tersangka akan melakukan aksinya pada 2 Mei 2022 sekitar pukul 23.00 WIB. Kala itu, pelaku mendatangi kamar korban dan hendak melakukan persetubuhan, bahkan pelaku sudah meraba-raba korban. Namun korban menolak ajakan pelaku. Pelaku sempat mengancam akan membunuh korban, tapi aksi bejat itu kemudian dibatalkan pelaku.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Tiri di Eromoko Wonogiri, Pelaku Sempat Ancam Korban

“Sejak pertama aksi bejat ini dilakukan, anak tiri tersangka ini selalu menolak. Namun korban takut karena ancaman akan dibunuh, sehingga korban hanya bisa pasrah,” ujarnya.

Aksi bejat ayah yang memperkosa anak tiri ini pun terbongkar setelah pada 8 Mei, keluarga korban melapor ke polisi. Keluarga korban yang akhirnya mengetahui perbuatan bejat pelaku akhirnya mendatangi kantor polisi untuk melaporkan perbuatan tersangka.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung menindaklanjuti dengan menggelar penyelidikan.

Baca juga: Jejak Harimau di Banjarnegara Misterius, Ini Hasil Penelusuran BKSDA

“Saat akan dilakukan penangkapan, tersangka yang berprofesi sebagai ojek online ini tidak ada di rumah. Namun ketika tersangka pulang ke rumah, sekitar pukul 23.00 WIB, baru dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Dari pengakuan tersangka, aksi bejat ini dilakukan karena dia merasa bernafsu saat melihat anak tirinya. Pelaku pun akhirnya melancarkan perbuatan maksiat saat istri tidak di rumah.

Atas perbuatannya itu RS pun dijerat UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak. RS diancam dengan hukuman penjara 15 tahun.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

+ PLUS Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Berita Terkini

Weleh! Pemprov Jateng Terima Banyak Aduan Jalan Rusak

Pemprov Jateng membenarkan menerima banyak aduan dari masyarakat terkait penanganan jalan rusak di wilayahnya.

Selamat! 83 Difabel Lolos UM-PTKIN 2022

Sebanyak 83 penyandang disabilitas atau difabel berhasil lolos dalam tes ujian masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri atau UM-PTKIN 2022.

Lekukan Garis Pantai Jawa Tengah Hasil Pertemuan Sesar Mendatar

Garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Tengah menyempit masuk lebih ke dalam membentuk lekukan (indentasi) dibandingkan dengan garis Pantai Utara dan Selatan Jawa Barat dan Jawa Timur diduga merupakan hasil pertemuan sepasang sesar mendatar besar yang saling berlawanan arah.

Rapat Paripurna, DPRD Jateng Setujui Perubahan BUMD PD CMJT

Rapat Paripurna DPRD Jateng yang digelar Kamis (30/6/2022) menyetujui perubahan bentuk hukum BUMD Jateng PD CMJT menjadi PT Jateng Argo Berdikari.

Bupati Akan Lantik Pejabat di Lingkungan Pemkab Grobogan Hasil Tes

Sesuai jadwal Bupati Grobogan Sri Sumarni akan melantik sejumlah pejabat untuk posisi jabatan pemimpin tertinggi pada Jumat (1/7/2022).

Mantan Direktur BPR BKK Karanganyar Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Dua mantan Direktur PD BPR BKK Karanganyar dituntut hukuman 7,5 tahun penjara atas dugaan korupsi penyaluran kredit.

Brrr! Embun Upas Mulai Muncul di Dieng, Tanda-Tanda Musim Kemarau

Fenomena embun upas di Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), telah muncul yang menandakan dimulainya musim kemarau.

Astaghfirullah! 5.182 Balita di Batang Alami Stunting

Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), menyebut ada sekitar 5.182 balita di wilayahnya yang mengalami stunting.

Pengumuman PPDB SMP Kota Semarang 2022 Dini Hari Nanti, Ini Linknya

Pengumuman penerimaan peserta didik baru atau PPDB jenjang SMP negeri di Kota Semarang akan dilakukan secara online mulai dini hari nanti atau Jumat (30/6/2022) pukul 00.00 WIB.

Embun Upas Dieng, Cantik Tapi Mematikan

Fenomena embun beku atau dikenal dengan sebutan embun upas mulai muncul di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang dikenal cantik tapi mematikan.

Viral Dugaan Perawat Lecehkan Pasien, Ini Kata RSUD Kartini Jepara

RSUD RA Kartini Jepara angkat bicara terkait viral pemberitaan dari media sosial Twitter terkait dugaan perawat di rumah sakitnya melakukan pelecehan seksual terhadap pasien.

Cek! 63.717 Peserta Lulus UM-PTKIN 2022, Ada Nama Kalian?

Pengumuman UM-PTKIN 2022 mencantumkan 63.717 peserta yang lolos atau diterima di sejumlah perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

Rumah Zakat Salurkan 400 Paket Superqurban ke Suku Samin Blora

Diharapkan dengan adanya Ekspedisi Superqurban yang dilakukan Rumah Zakat membawa kebahagian untuk warga suku Samin.

Ini 5 SMP di Semarang Paling Banyak Diminati pada PPDB 2022

Berikut daftar lima SMP negeri di Kota Semarang yang paling banyak diminat calon peserta didik dalam PPDB 2022.

Disnakkan Akan Cek Info Puluhan Sapi Mati di Geyer Diduga PMK

Disnakkan Grobogan akan mengecek kebenaran info mengenai adanya puluhan sapi mati di Desa Jambangan, Kecamatan Geyer diduga PMK.