Ketahui Penyebab Masa Menstruasi Tiba-Tiba Lebih Singkat dari Biasanya

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya?

Astrid Prihatini WD/Newswire - Solopos.com
Selasa, 30 November 2021 - 23:30 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi menstruasi. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Pada umumnya masa menstruasi wanita adalah selama tujuh hari, tapi berbagai penyebab masa haid ini bisa lebih singkat dari biasanya.  Hal ini tentu bisa memicu rasa penasaran.

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya? Apakah hal ini menandakan adanya masalah kesehatan?

Untuk mengetahui penyebab masa menstruasi tiba-tiba lebih singkat dari biasanya, Anda perlu mengenal lebih dulu bahwa faktor utama yang memengaruhi siklus dan lamanya menstruasi Anda adalah hormon estrogen. Hormon ini berfungsi untuk mematangkan organ reproduksi wanita. Tak hanya itu, hormon ini juga membantu mempersiapkan dinding rahim sebelum proses perlekatan dengan embrio.

Baca Juga:  Awas Tertipu! Ini Perbedaan Monstera Marmorata dengan Sirih Gading

Berikut ini sejumlah penyebab siklus menstruasi tiba-tiba lebih singkat dari biasanya seperti dikutip dari hellosehat.com pada Selasa (30/11/2021):

1. Perimenopause

Perimenopause bisa jadi salah satu penyebab siklus menstruasi tiba-tiba jadi singkat. Permenopause adalah periode menjelang menstruasi terakhir sebelum menopause. Selama rentang waktu ini, produksi estrogen kian berkurang sehingga menstruasi menjadi tidak lancar.  Perubahan ini membuat masa menstruasi Anda juga akan menjadi lebih pendek dibandingkan biasanya.

Kondisi ini sering kali disertai dengan gejala lain. Anda mungkin mengalami perdarahan tidak normal selama menstruasi, atau tidak mengalami menstruasi pada bulan-bulan tertentu sehingga totalnya tidak mencapai 12 kali dalam setahun.

2. Stres

Stres dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh, termasuk menghambat produksi hormon estrogen. Kondisi stres yang parah bahkan tidak hanya mengganggu siklus menstruasi, tapi juga bisa membuatnya berhenti selama beberapa bulan.

Baca Juga:  Kebiasaan Tidur yang Buruk Bikin Orang Merasa Tua, Ini Penjelasannya

Stres biasanya disertai dengan gejala lain, seperti tubuh lesu, munculnya perasaan cemas berkepanjangan, gangguan tidur, serta penurunan berat badan. Jika lama menstruasi Anda berubah secara mendadak, coba amati apakah Anda turut mengalami tanda-tanda stres tersebut.

3. Penggunaan KB hormon

KB hormon mengandung hormon progesteron dan estrogen yang berdampak secara langsung pada siklus menstruasi.  Salah satu efek yang muncul pada penggunaan KB pertama kali adalah perubahan masa menstruasi yang menjadi lebih pendek dibandingkan sebelumnya.

Perubahan ini juga dapat terjadi saat Anda mengganti jenis KB yang digunakan, misalnya dari suntik menjadi pil.  Efek samping lain yang sering dikeluhkan dari penggunaan KB hormon adalah munculnya bercak darah sebelum masa menstruasi, nyeri perut, serta sakit kepala.

4. Mengalami sindrom ovarium polikistik

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah gangguan pada ovarium yang menyebabkan tubuh lebih banyak memproduksi hormon seks laki-laki.  Jumlah estrogen pun menjadi jauh lebih rendah dibandingkan seharusnya sehingga berdampak pada siklus menstruasi secara keseluruhan.

Baca Juga:  Telinga Berdenging Pertanda Firasat Buruk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penderita PCOS biasanya mengalami menstruasi tidak teratur, memiliki masa menstruasi yang lebih pendek, atau tidak mengalami menstruasi selama beberapa kali.  Penyakit ini juga dapat menyebabkan munculnya rambut halus pada wajah, suara yang lebih dalam, hingga kesulitan untuk hamil.

5. Menyusui

Tubuh Anda memproduksi ASI dengan bantuan hormon prolaktin. Namun, hormon ini juga memengaruhi menstruasi dengan menghambat pelepasan sel telur dari ovarium dalam proses yang disebut ovulasi. Tanpa ovulasi yang cukup, masa menstruasi Anda akan menjadi lebih pendek dibandingkan biasanya. Gejala lain yang dapat Anda alami adalah terhentinya menstruasi selama beberapa bulan serta munculnya bercak darah di luar masa menstruasi.

Perubahan lama menstruasi Anda menjadi lebih pendek tidak selalu menandakan masalah kesehatan. Akan tetapi, bukan berarti Anda bisa mengabaikan perubahan masa menstruasi yang terjadi terus-menerus.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif