Pengunjung menikmati Sepur Kalen di Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Boyolali menikmati aliran sungai setempat saat berwisata susur sungai, Kamis (15/12/2018). (Solopos-Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, BOYOLALI - Liburan sekolah akhir semester ganjil sudah datang. Apakah Anda sudah punya tempat tujuan wisata bersana anak-anak untuk mengisi liburan? Kalau belum, wisata air di Kecamatan Teras, http://soloraya.solopos.com/read/20181215/492/959016/inilah-grand-maharani-mall-boyolali-muat-parkir-1100-mobil" title="Inilah Grand Maharani Mall Boyolali, Muat Parkir 1.100 Mobil">Boyolali ini mungkin bisa dijadikan referensi.

Tempat wisata di Desa Kadireso ini namanya Sepur Kalen atau dalam bahasa Indonesia artinya kereta kali/kereta sungai. Lokasi ini berada sekitar 5 (km) ke arah selatan dari perempatan Randusari, Kecamatan Teras di jalan Solo-Semarang. Wisata ini prinsipnya seperti main kereta-keretaan tetapi bukan di rel, melainkan di kalen atau sungai kecil atau yang biasa disebut juga denan http://soloraya.solopos.com/read/20170805/492/840203/wisata-boyolali-desa-tawangsari-tawarkan-rekreasi-river-tubing-gratis" title=" Salah satu warga menyusuri Kali Pepe di Desa Tawangsari, Teras, Boyolali, dengan menaiki ban. Foto diambil beberapa waktu lalu. (Istimewa) 05 Agustus 2017 09:35 WIB Aries Susanto Boyolali Share : Wisata Boyolali, Pemerintah Desa Tawangsari menawarkan rekreasi berupa river tubing gratis. Solopos.com, SOLO -- Pemerintah Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Boyolali, memberikan layanan gratis bagi siapa saja yang ingin menikmati objek wisata susur sungai (river tubing) di wilayah tersebut. Selama menikmati wahana river tubing, warga juga akan difasilitasi makanan serta sarana susur sungai secara gratis. Kepala Desa Tawangsari Yayuk Tutik Supriyanti mengatakan wisata river tubing di desanya akan diresmikan pada Minggu (20/8/2017). Lokasi susur sungai dimulai dari Dukuh Pojok, Desa Dlingo, hingga Ngebrak, Desa Tawangsari. Peserta river tubing akan menikmati sensasi menyusuri sungai berkedalaman satu hingga dua meter dengan ban mobil selama dua jam. "Sudah empat kali diuji coba dan lokasinya cukup aman. Waktu yang dibutuhkan sekitar dua jam," ujarnya kepada Solopos.com, Jumat (4/8/2017). Yayuk menjelaskan objek wisata river tubing adalah bagian dari upaya mengangkat potensi lokal desa sekaligus menjaga kebersihan sungai. Selama ini, ada kecenderungan sungai menjadi tempat pembuangan sampah dan mengancam kebersihan lingkungan. "Makanya, setelah kami kaji, perlu dijadikan lokasi river tubing agar sungai terjaga," terang kades yang baru saja mendapat penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Jateng tersebut. Yayuk menyebutkan nama lokasi wisata itu adalah Wisnu Kencana. Objek wisata tersebut hasil kerja sama antara Pemdes Tawangsari dengan Pertamina. Ke depannya, objek wisata itu akan dikelola desa sebagai badan usaha milik (BUM) desa. "Saat ini, kami gratiskan dulu. Kalau sudah banyak peminatnya, baru dipikirkan pengelolaannya secara profesional," paparnya. Sampai saat ini, sosialisasi baru dilakukan sebatas melalui Instagram dan Facebook. Karena banyak peminatnya, kata dia, pemerintah desa merespons dengan meresmikannya pada Minggu (20/8/2017) nanti. Editor : Suharsih Tags Share this post: Lowongan Kerja cari di sini... LOWONGAN KERJA | 1 DAY AGO PT. Warna Abadi Mitra Bersama LOWONGAN KERJA | 1 DAY AGO PT. Buana Samudra Lestari Klaten LOWONGAN KERJA | 2 DAYS AGO Lowongan Harian Umum Solopos LOWONGAN KERJA | 5 DAYS AGO Butuh segera: Tenaga Pemasaran LOWONGAN KERJA | 5 DAYS AGO Lowongan Staf Keuangan LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Kakkoii LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Editor LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Membutuhkan Manager/Supervisor LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Rumah Makan Penyet Banyuwangi Di Solo LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO TK Fajar Bhakti LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO BPR LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Cv. Global Mandiri Sejahtera LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Lowongan Account Executive LOWONGAN KERJA | 1 WEEK AGO Lowongan Reporter LOWONGAN KERJA | 2 WEEKS AGO Lowongan Guru Olahraga LOWONGAN KERJA | 2 WEEKS AGO Lowongan Supervisor Keuangan LOWONGAN KERJA | 2 WEEKS AGO Lowongan Karyawan Serabutan LOWONGAN KERJA | 3 WEEKS AGO Lowongan PT. Asia Cakra Ceria Platik LOWONGAN KERJA | 3 WEEKS AGO Lowongan BPR Sami Makmur LOWONGAN KERJA | 3 WEEKS AGO Lowongan Customer Promotion BERITA TERKAIT TERBARU LAINNYA Diduga Karena HP Disita Ortu, Gadis Jaten Karanganyar Menghilang KARANGANYAR49 minutes ago Diduga Karena HP Disita Ortu, Gadis Jaten Karanganyar Menghilang Sukoharjo Habiskan Rp70 Miliar untuk Santunan Kematian SUKOHARJO4 hours ago Sukoharjo Habiskan Rp70 Miliar untuk Santunan Kematian Ini Khasiat Chloten alias Chlorella Klaten KLATEN5 hours ago Ini Khasiat Chloten alias Chlorella Klaten Macet di Perlintasan Kebakkramat Karanganyar, Mobil Pikap Disambar Kereta KARANGANYAR6 hours ago Macet di Perlintasan Kebakkramat Karanganyar, Mobil Pikap Disambar Kereta Diuji Coba Senin, Flyover Manahan Solo Beroperasi Penuh Jumat Depan SOLO7 hours ago Diuji Coba Senin, Flyover Manahan Solo Beroperasi Penuh Jumat Depan GM Mall Boyolali Segera Dibangun, Ruko Stadion Sonolayu Mulai Pindah BOYOLALI10 hours ago GM Mall Boyolali Segera Dibangun, Ruko Stadion Sonolayu Mulai Pindah Ada Sarang Tawon di Lingkungan Anda? Laporkan ke Damkar Solo! SOLO15 hours ago Ada Sarang Tawon di Lingkungan Anda? Laporkan ke Damkar Solo! Hati-Hati, 3 Lokasi di Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Rawan Longsor KARANGANYAR16 hours ago Hati-Hati, 3 Lokasi di Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Rawan Longsor Asale Gunung Kendeng Sragen Simpan Misteri Dewa Judi SRAGEN18 hours ago Asale Gunung Kendeng Sragen Simpan Misteri Dewa Judi Momen 2 Puting Beliung Ratakan Gubuk Mbah Sumiyem di Sumberlawang Sragen SRAGEN23 hours ago Momen 2 Puting Beliung Ratakan Gubuk Mbah Sumiyem di Sumberlawang Sragen Maling Ponsel di Wonogiri Ditangkap Selang 30 Jam Usai Beraksi WONOGIRI23 hours ago Maling Ponsel di Wonogiri Ditangkap Selang 30 Jam Usai Beraksi 3 Tips Menjaga Keamanan Diri di Media Sosial BOYOLALI1 day ago 3 Tips Menjaga Keamanan Diri di Media Sosial Buruh Bangunan Meninggal Tersetrum Listrik Pompa Air di Klaten KLATEN1 day ago Buruh Bangunan Meninggal Tersetrum Listrik Pompa Air di Klaten UMS Segera Bangun Edutorium, Achmad Sukina Ikut Bangga SUKOHARJO1 day ago UMS Segera Bangun Edutorium, Achmad Sukina Ikut Bangga Truk Tronton Bawa Keramik Terguling di Tanon Sragen SRAGEN1 day ago Truk Tronton Bawa Keramik Terguling di Tanon Sragen Warga Ngijo Gelar Lampah Mbisu ke Rumah Bupati Karanganyar Besok KARANGANYAR1 day ago Warga Ngijo Gelar Lampah Mbisu ke Rumah Bupati Karanganyar Besok Sukoharjo Raih Penghargaan Smart City dari Kominfo SUKOHARJO1 day ago Sukoharjo Raih Penghargaan Smart City dari Kominfo Enthung Johar Kuliner Ekstrem Wonogiri, Berani Coba? WONOGIRI1 day ago Enthung Johar Kuliner Ekstrem Wonogiri, Berani Coba? Pemilih Pemula Wonogiri Mayoritas Tak Kenal Caleg WONOGIRI1 day ago Pemilih Pemula Wonogiri Mayoritas Tak Kenal Caleg Solopos Hari Ini: Pemilih Pemula Buta Caleg SOLO1 day ago Solopos Hari Ini: Pemilih Pemula Buta Caleg SOLOPOS TV DIJUAL TOYOTA INOVA SOLO DIJUAL HONDA CRV SOLO Dijual Rumah Solobaru, Sukoharjo Dijual Nissan Terra Solo SOLO TRAINING CENTRE Tegang, Eksekusi Lahan Kentingan Baru-Solo DIJUAL TOYOTA AVANZA SOLO Resmikan Tol Solo-Ngawi, Jokowi Minta Daerah Lanjutkan Perbaikan Jalan Dijual Mobil Honda Solo KOS PUTRA GRIYA KAWULO MAKAMHAJI, SOLO DIJUAL Datsun Solo Warga Sukoharjo Kembali Demo Soal PT RUM Ribuan Umat Islam Ikuti Parade Tauhid di Gladak Solo Via Vallen Duet Kerinduan Bareng Bupati Karanganyar Juliyatmono SUZUKI NEX II INDOSOLO Logo AHM Jadi Sekolah Binaan Honda, SMK di Kendal Ini Punya Komunitas Keselamatan Sekolah">river tubing atau susur sungai.

Seperti wahana susur sungai lainnya, sarana yang digunakan di lokasi http://soloraya.solopos.com/read/20180902/492/937370/kampung-wisata-sambirejo-boyolali-dipenuhi-spot-selfie" title="Kampung Wisata Sambirejo Boyolali Dipenuhi Spot Selfie">wisata Sepur Kalen ini juga berupa ban dalam mobil (bekas). Pengunjung akan menumpang ban karet ini menyusuri sebuah sungai kecil yang mengalir di Desa Nepen dan Desa Kadireso sepanjang sekitar 200 meter. Jarak tempuh ini terbilang pendek, namun untuk menikmati wahana ini, setiap pengunjung diberi kesempatan dua kali menyusur sungai dengan ongkos sewa ban Rp10.000 per buah.

Selama perjalanan, pengunjung dapat menikmati kesejukan dan kejernihan air, serta jeram-jeram kecil sambil duduk (setengah tidur) pada ban masing-masing. Pada titik awal perjalanan, mereka dipayungi pepohonan rimbuh dan berikutnya disuguhi pemandangan sawah. Di dekat titik finish, pengunjung bisa melihat suasana perkampungan dengan aktivitas warga.

Bermain di wahana Sepur Kalen ini tak usah khawatir hanyut karena aliran sungai berkedalaman maksimal sekitar 50 cm ini tidak deras. Perjalanan sepur juga selalu diawasi petugas yang bersiaga di beberapa titik perjalanan. Meski begitu, pengunjung perlu berhati-hati menjaga diri agar badan tidak tergores bebatuan di sisi sungai.

Sementara itu, seusai bermain air, pengunjung dapat berganti pakaian basah mereka di rumah warga yang sudah disiapkan pengelola. Selanjutnya, mereka bisa langsung pulang ke rumah masing-masing. Tapi bagi yang ingin menikmati kesegaran udara di lokasi itu lebih lama, pengunjung bisa memesan sego wiwit kepada pengelola dengan harga Rp10.000 per porsi. Menu nasi bertabur ikan cethul goreng yang renyah dipadu gudangan ini terasa nikmat dimakan seusai bermain air. Kenikmatan akan terasa lebih lengkap dengan menu minuman es degan/kelapa muda yang bisa dipesan dengan harga Rp10.000 per porsi.

Di sisi lain, wisata baru ini mulai dikembangkan sekitar dua bulan lalu. Sebelumnya, warga tidak pernah menyadari potensi alam di wilayah itu. Mereka baru menyadari setelah ada postingan iseng warga setempat, Ariawan di media sosial Whatsapp. Saat itu, laki-laki yang lebih dikenal dengan nama Geong ini direkam temannya saat meluncur dengan ban di sungai yang berlokasi di RT 005/RW 001 Kadireso tersebut.

Postingan itu kemudian dikirimkan kepada beberapa orang dan dibagikan lagi kepada orang lain. Menurut Geong, video tersebut mendapat respons positif dan membuat orang penasaran ingin berkunjung. “Sungai yang sebenarnya biasa saja menurut warga sini ternyata sangat menarik bagi orang lain di luar. Makanya pak RT sini Pak Marjuli mendorong kami untuk mengembangkan lokasi ini menjadi wisata,” ujar Geong saat berbincang dengan Solopos.com di lokasi.

Bersama komunitas Sekolah Sungai Boyolali, kelompok masyarakat ini berhasil menjadikan alam yang tadinya seolah-olah biasa saja menjadi lokasi wisata yang menarik. Sementara itu, pegiat Sekolah Sungai Boyolali, Agung Nugroho mengatakan, pengembangan wisata ini merupakan bentuk sinergitas dengan masyarakat dalam melestarikan lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi mereka.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten