Siswa SMPN 5 Semarang mendapatkan vaksin rubella di sekolahnya, Rabu (2/8/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Kesehatan di Semarang dijamin dengan antara lain melalui kegiatan imunisasi rubella.

Solopos.com, SEMARANG – Selama dua pekan terakhir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang telah melakukan vaksinasi campak Jerman atau rubella kepada lebih dari 117.231 anak jenjang pendidikan PAUD, TK, SD, hingga SMP.

"Target kami ada sekitar 375.472 anak yang diimunisasi MR [Measles Rubella]. Saat ini baru 117.231 anak atau sekitar 31,2% dari target yang kami canangkan," tutur Kepala Dinkes Kota Semarang, Widoyono, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (15/8/2017).

Widoyo mengaku optimistis pihaknya bisa memenuhi target memvaksinasi 375.472 anak yang berstatus sebagai pelajar PAUD, SD dan SMP di Kota Semarang. Target itu, bakal dipenuhi selama bulan Agustus ini.

"Untuk bulan depan [September] sasaran kami penerima vaksin adalah anak-anak prasekolah atau balita," imbuh Widoyono.

Imunisasi MR merupakan program nasional yang dilaksanakan secara serentak pada Agustus 2017. Imunisasi ini diberikan agar anak-anak Indonesia, termasuk Semarang, terbebas dari virus rubella.

Dilansir dari berbagai media online, rubella atau yang sering disebut campak Jerman bisa menyebabkan penderitanya mengalami ruam-ruam pada kulitnya. Rubella juga berbahaya bagi wanita yang tengah hamil dan anak-anak.

Di Semarang, guna mengatasi bahaya virus rubella ini Dinkes Semarang memberikan pelayanan imunisasi di lebih dari 288 sekolah PAUD, 783 TK, 569 SD, dan 1.581 Posyandu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten