Kesehatan Menurun, Kejagung Tunda Pemeriksaan Surya Darmadi Hari Ini

Kejagung menunda pemeriksaan tersangka dugaan kasus korupsi, pencucian uang, dan penguasaan lahan sawit, Surya Darmadi, karena kondisi kesehatannya menurun.

 Tersangka korupsi penguasaan lahan sawit sekaligus pemilik Duta Palma Group Surya Darmadi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/8/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

SOLOPOS.COM - Tersangka korupsi penguasaan lahan sawit sekaligus pemilik Duta Palma Group Surya Darmadi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (18/8/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Solopos.com, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) menunda pemeriksaan tersangka dugaan kasus korupsi, pencucian uang, dan penguasaan lahan sawit, Surya Darmadi, karena kondisi kesehatannya menurun.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Ketut Sumedana, mengatakan pihaknya menunda pemeriksaan Surya Darmadi akibat kondisi kesehatannya menurun.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Pemeriksaan [kasus korupsi] sudah jalan sebentar. Tiba-tiba kondisi tersangka drop atau sakit. Mengeluh, dadanya sakit,” kata Sumedana kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Surya Darmadi akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Adhyaksa Kejaksaan, Ceger, Jakarta Timur.

Surya Darmadi mulai menjalani pemeriksaan pada Kamis pukul 10.35 WIB. Lalu, dia keluar karena kondisi kesehatan menurun pada pukul 13.50 WIB.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Rp78 Triliun: Surya Darmadi akan Diperiksa Lagi Hari Ini

Kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang, mengatakan kondisi Surya Darmadi jetlag akibat penerbangan dari Taiwan menuju Indonesia. Hal itu berdasarkan pertemuan terakhir dengan kliennya.

“Kemarin memang kondisinya lemah, ya, karena jetlag dan kemudian dia ada mengidap [penyakit] jantung,” tutur Juniver.

Selain itu, Juniver mengungkapkan bahwa Surya Darmadi mendapat surat dari dokter yang menyatakan bahwa dia seharusnya dirawat. Surat itu, katanya, diterima sehari sebelum Surya Darmadi berangkat ke Indonesia.

Juniver berharap kondisi fisik Surya Darmadi sehat sehingga dapat mengikuti proses hukum dengan cepat. “Kami harapkan kondisi hari ini bisa sehat supaya bisa cepat mengikuti proses hukum,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Surya Darmadi tiba di Kejaksaan Agung pada Senin (15/8/2022) untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.

Baca Juga : Bos PT Duta Palma Surya Darmadi Ditahan

Kejaksaan Agung menetapkan pemilik Duta Palma Group ini sebagai tersangka kasus korupsi penguasaan lahan sawit dan merugikan negara hingga Rp78 triliun. “Kehadiran ini membuktikan bahwa klien kami sangat kooperatif,” tutur dia.

Kejaksaan Agung menahan Surya Darmadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung 15 Agustus 2022 sampai 3 September 2022.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Nenek-Nenek Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Sukabumi

      Wanita lansia yang merupakan pengemudi minibus Xpander bernopol F 1349 OJ diduga lalai saat mengemudikan kendaraannya.

      12 Mahasiswa Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Rp22,3 Miliar

      Ke-12 mahasiswa tersebut adalah penerima beasiswa yang tidak berhak atau tidak memenuhi syarat sebagai penerima.

      Pengacara Klaim Ferdy Sambo dan Istri Taat Hukum, Ini Alasannya

      Ferdy Sambo dan Putri lebih memilih untuk kooperatif dengan penyidik dalam pengungkapan perkara pembunuhan Brigadir J.

      Video Viral, Puan Suntuk karena Pengawal Ikut Bagikan Kaus

      Video itu viral karena Puan terlihat murung dan tidak menampilkan senyumnya.

      Tak Ada Unsur Pidana, Penyidikan Kasus Kematian Mahasiswi Unej Bakal Dihentikan

      Satreskrim Polres Jember bakal menghentikan proses penyelidikan kasus kematian mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember bernama Putri Pujiarti.

      Airlangga-Puan Direncanakan Bertemu Pekan Depan

      Sebelumnya, rencana Airlangga dan Puan bertemu ini juga diungkapkan Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto.

      Febri Diansyah Bela Putri Sambo: Tak Salahkan yang Benar, Benarkan yang Salah

      Febri menyatakan pendampingan hukum bersama tim untuk Putri Sambo akan dilakukan secara objektif, tidak membabi buta, menyalahkan yang benar, dan membenarkan yang salah.

      Firli Bahuri: Selamat Datang di KPK, Johanis Tanak

      Firli mengucapkan selamat kepada Johanis Tanak yang pernah menjabat Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung itu karena telah menjadi insan KPK.

      Survei CSIS: Golkar Terpopuler di Kalangan Pemilih Muda

      Hasil survei CSIS menemukan Golkar menjadi partai terpopuler di kalangan pemilih muda.

      Penyeru Restorative Justice Kasus Korupsi Jabat Wakil Ketua KPK

      Dalam uji kepatutan dan kelayakan, Johanis Tanak menyatakan pemikirannya untuk memberlakukan restorative justice dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

      Jual Bayi Rp15 Juta, Pelaku Perdagangan Anak Kumpulkan Ibu Hamil Tak Bersuami

      Modus yang dilakukan tersangka adalah mengumpulkan para ibu hamil tak bersuami lalu ditawari bayi akan diadopsi.

      Febri Diansyah Objektif Bela Putri Sambo, Deolipa: Yang Bisa Dipegang Hanya HP

      Febri Diansyah itu menjelaskan kenapa dirinya yang seorang aktivis antikorupsi dan selama kritis terhadap pelanggaran di Polri mau menjadi pengacara Putri Sambo.

      Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Menjadi Pengacara Putri Sambo

      Pada 18 September 2020, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK dengan alasan kondisi KPK telah berubah setelah dipimpin jenderal bintang tiga Polri, Firli Bahuri.

      Eks Jubir KPK Bela Putri Sambo, Deolipa: Gak Ada Kerjaan Ya Jadi Advokat

      Menurut Deolipa Yumara, hak setiap pengacara untuk membela siapapun.

      Persyaratan Calon TNI 2022 Direvisi, Panglima TNI: Itu Lebih Mengakomodasi

      Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, merevisi persyaratan calon TNI 2022.

      Bareskrim Polri Serahkan Ferdy Sambo ke Kejagung Maksimal 14 Hari

      Sore ini penyidik Bareskrim Polri menemui jaksa penuntut umum terkait P-21 berkas perkara Ferdy Sambo.