KESEHATAN MATA : Petani Berisiko Terkena Katarak, Ini Deteksi Dini yang Dapat Dilakukan

 Salah satu pasien katarak menjalani operasi di Puskesmas Mlati II Sleman, Kamis (29/10/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)

SOLOPOS.COM - Salah satu pasien katarak menjalani operasi di Puskesmas Mlati II Sleman, Kamis (29/10/2015). (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)

Kesehatan mata untuk petani rawan alami katarak.

Harianjogja.com, SLEMAN-Masyarakat yang bekerja di lapangan terbuka diimbau hari-hati. Selain faktor usia, penyakit mata katarak dapat disebabkan oleh paparan matahari.

“Seperti petani itu terkena paparan sinarnya akan tinggi sehingga berisiko kena katarak,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Mafilindati Nuraini, saat ditemui dalam kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Puskesmas Mlati II, Kamis (29/10/2015).

Penyakit katarak akan menyerang manusia dengan usia lanjut sehingga hal ini tidak dapat dihindari. Dinkes juga tak mampu memasang target bebas katarak untuk Sleman karena kecenderungannya orang yang telah lanjut usia dimungkinkan terkena katarak.

“Kalau target bebas katarak susah tapi kalau kita paling meminimalisir,” jelasnya.

Agar tidak mencapai level yang parah, Linda mengimbau masyarakat melakukan deteksi dini. Salah satu indikasinya adalah penglihatan mulai buram. Menurutnya Puskesmas telah memiliki teknologi untuk mendeteksi dini penyakit katarak sehingga sebelum penyakit ini parah, masyarakat bisa melakukan tes.

“Kalau sudah parah nanti rujukan operasi ke rumah sakit,” jelasnya.

Selama ini, Pemkab telah membantu mengurangi jumlah penderita katarak dengan menggelar bakti sosial operasi katarak gratis. Tahun ini telah dilaksanakan dua kali. Pertama di Puskesmas Ngemplak 1 sebelum Ramadan dan kedua di Puskesmas Mlati II.

Penderita katarak sangat menyambut baik program ini namun tidak semua pasien yang mengajukan operasi bisa diterima.

“Kemarin yang daftar 239 tapi yang dioperasi 25,” kata Linda menjelaskan untuk peserta operasi di Puskesmas Mlati II. Sementara saat di Ngemplak I, dari 187 pendaftar hanya lolos 22 pasien.

Menurut Linda, pasien yang tidak dapat dilayani dikarenakan tingkat kataraknya sudah parah. Selain itu ada penyakit penyerta seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

“Kalau di sini [Puskesmas] hanya melayani bius lokal sementara sisanya [yang tidak dilayani di Puskesmas] membutuhkan bius total dan itu dilakukan ahli anestesi,” jelasnya.

Linda menyebut angka prevalensi katarak Sleman adalah 0,7% dari total penduduk. Sementara kasus katarak di Kabupaten Sleman tahun 2014 berdasarkan laporan LB 1 Puskesmas yang masuk ke Dinkes sebanyak 1.545 kasus dari total jumlah penduduk 1.062.801 jiwa.

Salah satu warga peserta operasi katarak, Setyo Harjono, 70, mengaku terbantu dengan adanya bakti sosial ini. Ia sudah mengidap katarak selama satu tahun ini. Mata kanannya tidak berfungsi maksimal dan buram untuk melihat.

“Belum operasi karena mahal. Ada yang Rp4 juta tapi ada yang sampai Rp30 juta,” ungkap warga asal Sidomoyo, Godean ini

Ia berharap acara seperti ini kerap dilakukan untuk mengurangi jumlah pasien katarak di Sleman. Kegiatan bakti sosial ini didukung Yayasan Bhakti Jogja dan Perumnas, serta Perdami (Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia) Cabang Jogja.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ahli Kepolisian: Penembakan Anggota Laskar FPI Seusai Prosedur

Penembakan empat anggota FPI yang dilakukan oleh dua polisi di Tol KM 50 tidak menyalahi prosedur karena insiden itu masuk kategori situasi ekstrem.

Ketimpangan Pengeluaran dan Pengaruh Buta Huruf Terhadap Kemiskinan

Angka ketimpangan pengeluaran dan rasio angka buta huruf dan pengaruhnya terhadap kemiskinan.

Kisah Dibalik Perubahan Nama Yusuf Mansur, Sama-Sama 2 Kali Dipenjara

Yusuf Mansur membeberkan kisah dibalik perubahan namanya dari Jam'an Nurchotib Mansur menjadi Yusuf Mansur, yakni sama-sama pernah dua kali dipenjara.

250 Juta Liter Digelontor, Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000 Mulai Besok

Pemberlakuan kebijakan satu harga untuk minyak goreng Rp14.000,00 per liter akan dimulai Rabu, 19 Januari 2022 pukul 00.00 WIB di seluruh Indonesia.

Ternyata Ada Jembatan Amien Rais di Klaten, Ini Lokasinya

Jembatan itu kerap disebut dengan nama Jembatan Amien Rais lantaran pengecoran jembatan dilakukan warga memanfaatkan gelontoran bantuan dari tim Amien Rais kala menjadi capres pada Pilpres 2004.

Overpass DI Pandjaitan Diharap Kelar Sebelum Rel Layang Joglo Dimulai

Dishub Solo berharap pengerjaan peninggian overpass di Jl DI Pandjaitan, Ngemplak, Banjarsari, bisa selesai sebelum rel layang Joglo dan perbaikan viaduk Gilingan dimulai.

Mengingat Lagi Maskot Persis Solo Juna si Alap-Alap

Persis Solo memiliki sebuah maskot berbentuk burung alap-alap kawah. Maskot ini sempat rutin berada di pinggir lapangan saat Laskar Sambernyawa bermain.

+ PLUS Pranata Mangsa dalam Jejak Ilmu Astronomi di Balik Kemegahan Borobudur

Pembangunan Candi Borobudur disebut menunjukkan Matematika kuno dan telah mempertimbangkan ilmu Astronomi.

Hendak Salip Truk, Pengendara Motor di Pati Meninggal

Kecelakaan maut menimpa seorang pengendara motor di Kabupaten Pati yang terlindas truk saat berusaha menyalip truk dari sisi kiri.

Jemaah Umrah Perdana di DIY Dilepas dengan Isak Tangis

Kanwil Kemenag DIY memberangkatkan jemaah umrah perdana melalui Bandara YIA, Kulonprogo, pada Selasa (18/1/2022).

Gempa Afghanistan Telan Korban 22 Nyawa

Korban meninggal akibat gempa bermagnitudo 5,6 di Provinsi Badghis, Afghanistan bertambah menjadi 22 orang, Selasa (18/1/2022).

Ini Cara Menonton Fast Track Layangan Putus Episode 10

Namun, untuk diketahui, pelayanan Fast Track Layangan Putus tersebut hanya diperuntukkan bagi pengguna layanan VIP WeTV.

Mahasiswa UKSW Ikuti MBKM, 4 Bulan Dampingi 13 Sekolah di Kupang

UKSW menyerahkan langsung ke-13 mahasiswa yang ikut MBKM kepada Bupati Kabupaten Kupang di Kantor Bupati Kabupaten Kupang, Selasa (11/01/2022).

West Bandits Solo Menang Lagi, Begini Respons Gibran

West Bandits Combiphar Solo mencatat kemenangan telak atas Prawira Bandung dengan skor 77-57 pada hari ketiga IBL Tokopedia 2022.

2 Truk Kecelakaan di Tanjakan Ampel Boyolali, Ini Foto-Fotonya

Truk bak terbuka tidak kuat saat menaiki tanjakan di Keboan Tompak dan berjalan mundur menabrak truk kontainer dibelakangnya