Kesal Lihat Bansos Dikorupsi? Laporkan Saja ke Sini!

Pemerintah meminta masyarakat untuk ikut aktif mengawasi penyaluran bansos. Tersedia kanal-kanal yang bisa diakses masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan penyaluran bansos.

 Ilustrasi bantuan sembako. (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bantuan sembako. (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Pemerintah menyalurkan beragam macam bantuan sosial sebagai kompensasi diberlakukannya PPKM Level 4. Mulai dari bantuan subsidi upah, bantuan langsung tunai, hingga program keluarga harapan.

Memang, tak sepenuhnya bantuan itu disalurkan secara tepat dan utuh. Masih ada saja oknum yang mencoba untuk mengambil keuntungan di tengah penderitaan rakyat. Oleh karena itu, pemerintah meminta masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran bantuan sosial tersebut. Pemerintah juga akan memperkuat mekanisme penyaluran bansos agar semakin tepat sasaran.

“Untuk mengawal dan memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, pemerintah menerapkan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan anti korupsi. Sinkronisasi data dan peningkatan akurasi, misalnya dengan meningkatkan kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara berkala,” Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga: Risma Tegaskan akan Cek Jumlah Bansos Utuh sampai ke Penerima

Untuk meminimalisir risiko penyimpangan bansos, pemerintah juga akan melakukan berbagai inovasi. Salah satunya dengan menyalurkan bansos langsung ke rekening keluarga penerima manfaat (KPM) melalui Bank Himbara.

Partisipasi Masyarakat

Meski demikian, ia meminta agar masyarakat aktif mengawasi mekanisme penyaluran bansos di lapangan. Ia mengatakan masyarakat dapat melaporkan kepada aparat jika menemukan kecurangan dalam penyaluran bansos.

“Kendati pemerintah terus menggalang upaya meminimalisasi penyimpangan, kita tetap memerlukan partisipasi aktif masyarakat untuk bantu mengawasi distribusinya di lapangan. Apabila menemukan indikasi kecurangan, masyarakat dapat melapor kepada aparat penegak hukum seperti polisi setempat, atau melalui website dan email Kementerian Sosial,” tambahnya.

Baca Juga: BNI Kantor Cabang Surakarta Percepat Penyaluran Bansos di Sragen dan Karanganyar

Plt Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding, mengatakan pihaknya juga akan memfasilitasi masyarakat dalam mengawasi kecurangan penyaluran bansos. Masyarakat bisa melaporkan tindak korupsi atau penyimpangan bansos melaui aplikasi JAGA.ID. Informasi seputar bansos juga tersedia di aplikasi tersebut.

“KPK akan meneruskan keluhan yang diterima melalui platform tersebut kepada kementerian atau Pemda terkait dan mengawal tindak lanjut penanganan keluhan yang disampaikan masyarakat,” tandasnya.

Aduan terkait bansos, pengecekan penerima bansos, serta informasi terkait bansos juga dapat disampaikan melalui cekbansos.kemensos.go.id. Atau Anda bisa mengirimnya ke surel dengan alamat bansoscovid19@kemsos.go.id dan alamatbansoscovid19@kemsos.go.id.

Berita Terkait

Berita Terkini

Dua Lembaga Umumkan Kandidat Karya Sastra Terbaik 2021

Karya-karya sastra yang dipapresisasi adalah karya sastra yang bermanfaat dan berpengaruh positif dalam pembangunan karakter bangsa.

10 Berita Terpopuler: Bayangan Hitam Terekam CCTV hingga Kondisi Tukul

Kabar tentang bayangan hitam yang terekam kamera closed circuit television (CCTV) di sebuah rumah di Wonogiri menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (26/9/2021).

Mahasiswa UNS Bikin Sabun Kertas, Inovasi Saat Pandemi

Sabun kertas ciptaan mahasiswa UNS ini menawarkan kepraktisan membersihkan tangan, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Ini Tantangan Lulusan ITNY Menjelang Revolusi Industri 5.0

Mahasiswa lulusan ITNY menghadapi sejumlah tantangan dan peluang menjelang Revolusi Industri 5.0.

Azis Syamsuddin Mundur dari Wakil Ketua DPR, Golkar Siapkan Pengganti

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, memiliki hak prerogatif untuk menunjuk pengganti Azis Syamsuddin di kursi Wakil Ketua DPR RI.

Airlangga dan Cak Imin Jalan Pagi, Diplomasi Politik Menuju 2024?

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto jalan pagi dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akrab disapa Cak Imin, diartikan sebagai langkah membangun koalisi.

Bocah 14 Tahun Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Pulang-Pulang Bawa Cerita Mistis

Bocah 14 tahun hilang lima hari di Gunung Guntur, Garut saat mendaki bersama 13 temannya. Ia ditemukan dalam keadaan bingung dan lemas.

Dukung Pendaki Tunadaksa Asal Solo Punya Rumah, Ratusan Orang Tandatangani Petisi Online

Pendaki tunadaksa dari Solo, Sabar Gorky muncul dalam petisi online berjudul Rumah untuk Sabar Gorky yang ditandatangani ratusan orang.

Nasib Azis Syamsuddin di Partai Golkar akan Ditentukan Siang Ini

Partai Golkar akan menyatakan sikapnya siang ini terkait kasus suap yang menjerat kader mereka, Azis Syamsuddin.

Kepuasan Masyarakat Terhadap Vaksinasi Tinggi, Tapi Pelayanan Masih Perlu Diperbaiki

Hasil survei mengungkapkan bahwa masyarakat jauh lebih puas dengan pelayanan vaksinasi oleh sentra vaksinasi yang dikoordinasikan pihak swasta, di rumah sakit atau di klinik swasta. Ketidakpastian soal kapan mendapatkan vaksin kedua membuat sejumlah responden jadi enggan.

10 Berita Terpopuler : Tukul Arwana Punya 200 Kontrakan - Penampakan Jersey Persis Solo

Ulasan tentang kekayaan Tukul hingga penampakan jersey Persis Solo masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka, MKD Percepat Rapat

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera menyampaikan sikapnya atas penetapan tersangka Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Viral, Video Warga Berlari ke Jokowi Berbuah Amplop Putih

Upaya warga berlari sembari membawa foto ke Jokowi itu berbuah amplop putih untuknya.

Sesalkan Penahanan, Golkar Minta Azis Syamsuddin Mundur

Jajaran pengurus Partai Golkar pun meminta Azis Syamsuddin mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR.

Drama Tak Lama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Drama Azis Syamsuddin tak selama yang dibikin seniornya di Partai Golkar, Setya Novanto. 

Solopos Hari Ini: Data Klaster Simpang Siur, Akhir Petualangan Azis Syamsuddin

Kesimpangsiuran data Covid-19 masih menjadi masalah dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air. Termasuk data soal klaster pembelajaran tatap muka (PTM).