Kesadaran Warga Sragen Donorkan Darah Tinggi, Ternyata Ada Untungnya

PMI Sragen menyebut kesadaran warga Bumi Sukowati untuk mendonorkan darah tinggi. Ternyata banyak keuntungan yang didapat orang yang mendonorkan darahnya.

 Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen mengecek kesehatan calon pendonor sebelum melakukan donor darah di Kantor PMI Kabupaten Sragen, Minggu (24/7/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

SOLOPOS.COM - Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sragen mengecek kesehatan calon pendonor sebelum melakukan donor darah di Kantor PMI Kabupaten Sragen, Minggu (24/7/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Tingkat kesadaran warga Kabupaten Sragen untuk mendonorkan darah dinilai cukup tinggi. PMI Sragen mencatat jumlah pendonor darah yang datang 10 sampai 15 orang setiap harinya.

Karena itu, stok darah di PMI Sragen bisa dikatakan aman. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Palang Merah Indonesia, Ismail Joko Sutrisno.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Kesadaran masyarakat Kabupaten Sragen ini tinggi sekali. Dalam satu hari bisa 10 hingga 15 pendonor. Jadi memang luar biasa,” terang Ismail ketika ditemui Solopos.com pada Minggu (24/7/2022).

Mendonorkan darah secara rutin, bukan sekadar membantu sesama. Namun pendonor pun mendapatkan manfaat yang tak sedikit.

“Keuntungan donor darah dilihat dari kesehatan, pendonor bisa sekaligus cek kesehatan dengan gratis. Sebelum diberikan ke pasien, kami ada skrining dulu. Apabila ada HIV, Hepatitis C, Sipilis. Kalau orang cek sendiri di laboratorium itu kan mahal, tapi kalau donor darah saja jadi semacam cek kesehatan gratis,” sambung Ismail.

Baca Juga: Sehari 10-15 Orang Pendonor, Stok Darah di PMI Sragen Aman?

Dikutip dari laman donordarahsehat.com, berikut beberapa manfaat donor darah.

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Beberapa riset menunjukkan bahwa donor darah rutin dapat menurunkan risiko penyakit, seperti penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke. Dengan donor darah, risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah dapat dikurangi dengan menurunkan kekentalan darah, sehingga menyebabkan aliran darah menjadi lebih lancar.

2. Meningkatkan Kualitas Sel Darah Merah

Ketika rutin donor darah, maka akan merangsang produksi sel darah yang baru. Setelah tubuh memperoleh sel-sel darah merah baru, darah akan mengangkut oksigen dengan lebih efektif, sehingga tubuh akan menjadi lebih bugar dan sehat.

3. Membakar Kalori

Melalui donor darah, kalori di dalam tubuh akan ikut terbakar. Akibatnya berat badan juga ikut menurun.

Baca Juga: Duh, Angka Balita Pendek di Sragen Tertinggi Keempat di Soloraya

4. Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Berbahaya

Setiap donor darah, darah yang diambil akan diperiksa dengan empat parameter penyakit, yaitu hepatitis A, hepatitis B, sipilis, dan HIV. Dari hasil pemeriksaan tersebut, jika menimbulkan reaksi reaktif terhadap pemeriksaan salah satu penyakit tersebut, maka akan dikonfirmasi sehingga dapat segera ditangani dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan.

5. Menurunkan Penyakit yang Diakibatkan Kekentalan Darah

Darah yang terlalu kental merupakan hal yang tidak baik. Pasalnya, darah yang terlalu kental membuat lebih mudah terkena penyakit pembuluh darah.

Dengan donor darah dapat menurunkan penyakit kekentalan darah seperti kolestrol, asam urat, dan diabetes.

6. Mendapatkan Kesehatan Psikologis

Dengan mendonorkan darah dapat membuat merasa lebih bahagia dan damai. Karena donor darah dapat menolong orang lain, bahkan menyelamatkan nyawa seseorang.

Saat ini juga informasi seputar donor darah dapat dengan mudah diakses melalui aplikasi AyoDonor PMI yang bisa diunduh di Playstore atau Appstore.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Ada Raden Bagus Munyul di Situs Pringgoloyo Zaman Megalitikum Klaten

      Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten diyakini menyimpan kawasan diduga situs peninggalan zaman megalitikum atau masa prasejarah.

      Pasar Hewan di Karanganyar Belum Juga Dibuka, Ada Apa?

      Disdagnakerkop UKM Karanganyar belum ada rencana membuka kembali pasar hewan yang sudah ditutup sejak Juni lalu.

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat

      Sego Trondol Mbok Kam Boyolali Rp5.000, Beri Penasaran Pengunjung

      Sego Trondol Mbok Kam itu mirip nasi kucing dengan menu bandeng, mi, sambal, dan cap jay.

      Dari Pecandu Kini Jadi Pengedar Narkoba, Warga Baki Dibekuk Polisi

      Tersangka sudah membeli obat-obatan terlarang sebanyak lima kali melalui online.

      Vaksinasi PMK di Sukoharjo Masuki Dosis Kedua

      Jumlah vaksin dosis kedua yang diterima Kabupaten Jamu sebanyak 2.100 dosis. Dari jumlah tersebut telah disuntikkan 1.000 dosis.

      KKN UGM Rintis 3 Desa Wisata di Sambungmacan Sragen, Ini Lokasinya

      3 Desa yang dirintis menjadi desa wisata di Kecamatan Sambungmacan, Sragen memiliki potensi yang berbeda untuk mendatangkan pengunjung menikmati desa wisata.

      Inilah Daftar 19 Desa di Sragen yang akan Menggelar Pilkades

      Pilkades serentak akan berlangsung 25 Oktober 2022