Petugas mengevakuasi jenazah kernet bus Mira, Arif Muglofir, yang terlindas bus Mira jurusan Jogja-Surabaya yang hendak parkir di samping bus korban, di Terminal Tirtonadi, Solo, Sabtu (25/6/2019) pagi. (Istimewa/Terminal Tirtonadi Solo)

Solopos.com, SOLO - Nasib sial dialami kernet bus Mira, Arif Muglofir, 50, warga asal Jabon RT 002, RW 012 Jombang, Jawa Timur. Nyawanya melayang setelah terlindas bus Mira jurusan Jogja-Surabaya yang hendak parkir di Terminal Tirtonadi Solo, Sabtu (25/5/2019) pagi.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, bus Mira berpelat nomor S 7528 US yang diawaki korban baru saja datang dari arah Jogja di Terminal Tirtonadi pukul 06.00 WIB. Bus berhenti menunggu waktu untuk perjalanan ke Surabaya.

Sekitar 15 menit kemudian, datang bus Mira berpelat nomor S 7825 US dikemudikan Agung Subagyo, 47, asal Tenggumung Baru Mulya No. 1 - 3 RT 004, RW 009, Surabaya, Jawa Timur.

Bus Mira tersebut hendak parkir di samping bus Mira yang diawaki korban, dibantu Kernet Soni Ari Saputro, 20, asal Dusun Krajan Selatan RT 002, RW 006, Kampung Baru, Tanjunganom, Nganjuk, Jawa Timur.

"Ketika hendak parkir, pengemudi bus Mira hanya melihat dari spion, jadi kemungkinan tidak melihat korban yang ada di belakang bus," jelas Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto kepada wartawan di terminal, Sabtu.

Diduga saat bus Mira yang dikemudikan Agung Subagyo hendak parkir, korban baru keluar dari bus yang dikernetinya dan tidak melihat ada bus hendak parkir.

Korban terjatuh kena bagian belakang bus dan langsung terlindas roda bus Mira yang dikemudikan Agung. Saat itu terdengar suara benturan, Soni Ari Saputro mengecek ke belakang dan menemukan korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat terlindas ban belakang.

"Karena kekurang hati-hatian pengemudi saat hendak parkir dan korban yang juga kurang hati-hati. Pengemudi bus diamankan di kepolisian," jelas Joko Sutriyanto.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten