Tutup Iklan

Kerja Tak Sesuai Target, Kontraktor Ini Kena Semprot Disdikbud Wonogiri

 Pekerja mengerjakan proyek Gedung Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri di Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Senin (6/11/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Pekerja mengerjakan proyek Gedung Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri di Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Senin (6/11/2017). (Rudi Hartono/JIBI/Solopos)

Disdikbud Wonogiri menegur rekanan proyek yang hasil kerjanya tak sesuai target.

Solopos.com, WONOGIRI — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri menegur kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan aula kantor dinas tersebut karena progres pekerjaannya tak sesuai target. Pekerjaan tersebut terlambat lebih dari 2 persen.

Kontraktor hanya memiliki waktu lebih kurang sebulan untuk menyelesaikan pekerjaan. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin (6/11/2017), proyek itu dikerjakan PT Wijaya Gugus Persada, Semarang, selama 130 hari kalender dengan anggaran Rp6,24 miliar berdasar kontrak 425.1/3515 tertanggal 8 Agustus 2017.

Masa pemeliharaan selama 180 hari. Pekerjaan membangun gedung aula dilengkapi basement untuk parkir. Gedung itu dekat Kantor Disdikbud di Bulusulur, Kecamatan Wonogiri.

Pantauan Solopos.com, sejumlah orang mengerjakan proyek di beberapa bagian. Selain membangun gedung, ada pula pekerja yang membuat jalan menggunakan ekskavator.

Kepala Disdikbud Wonogiri, Siswanto, mengaku menegur kontraktor belum lama ini karena progres pekerjaan tak mencapai target. Berdasar catatan terakhir, Senin (30/10/2017) lalu, progres yang harus dicapai hari itu 49,621 persen.

Namun, progres yang tercapai 47,343 persen atau terlambat 2,187 persen. Atas kondisi itu Siswanto menegur secara tertulis sekaligus meminta agar rekanan menggenjot pekerjaan dengan menambah pekerja dan waktu pengerjaan.

Selama ini kontraktor sudah bekerja lembur sampai pukul 22.00 WIB. Diharapkan jam kerja ditambah beberapa jam. “Pekerja dan jam kerja perlu ditambah agar kontraktor bisa mengejar ketertinggalan progres pekerjaan,” kata Siswanto.

Sekretaris Disdikbud, Sriyanto, meyakini pekerjaan bakal rampung sesuai batas waktu yang ditentukan, yakni 14 Desember. Seluruh material sudah berada di lokasi proyek. Hal itu menunjukkan kontraktor memiliki komitmen kuat untuk menyelesaikan proyek tepat waktu.

Menurut dia, pekerjaan berlangsung lancar. Dia mengevaluasi setiap dua pekan sekali dengan melibatkan seluruh komponen proyek, seperti kontraktor, konsultan pengawas, dan sebagainya.

“Material yang dibutuhkan sudah masuk lokasi proyek. Jadi, kontraktor bisa menggenjot pekerjaan secara maksimal. Terlebih pekerja saat ini sudah mencapai 100-an orang,” kata dia.

Merujuk pada batas akhir pekerjaan, berarti kontraktor memiliki waktu 38 hari lagi untuk menyelesaikan proyek. Pada sisi lain pekerjaan yang belum digarap masih lebih dari separuh.

Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri turut mengawal proyek tersebut. Ketua TP4D, Triyanto, menegaskan TP4D bekerja untuk memastikan kegiatan dilaksanakan sesuai spesifikasi, kualitas, dan rampung tepat waktu.


Berita Terkait

Berita Terkini

Setuju Raperda APBD 2022, Fraksi PKB Beri Catatan Jalur Evakuasi Merapi

Fraksi PKB meminta pembangunan jalur evakuasi di lereng Gunung Merapi diprioritaskan.

Target Penerimaan Negara Rp1.846 T, Pemerintah Perluas Basis Pajak

Penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp1.846,1 triliun pada 2022, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.510 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp335,6 triliun dan hibah Rp0,56 triliun.

Bupati Bandung Wajibkan ASN Nyanyikan Indonesia Raya Sebelum Bekerja

Bupati Bandung juga mewajibkan ASN untuk menyanyikan atau mendengarkan lagu Halo-Halo Bandung sebelum pulang kantor.

Pantau Kesehatan Dengan Jam Pintar Huawei Watch GT 3

Jam tangan pintar Huawei Watch GT 3 ini juga memiliki fitur pemantauan kesehatan pemakainya sepanjang hari, dan lebih akurat.

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Waduh! Separuh Sanggar Seni di Kota Solo Sudah Tidak Aktif, Kenapa Ya?

Separuh dari 100-an sanggar seni yang ada di Kota Solo saat ini terpaksa vakum alias tidak aktif karena berbagai faktor, salah satunya biaya operasional.

FPKS DPRD Solo: Larang Konsumsi Daging Anjing Tak Harus Buat Perda

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didorong segera mengeluarkan regulasi untuk larang perdagangan dan konsumsi daging anjing, bentuknya tak harus perda.

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo

Terlalu! Gubernur Sulsel Rela Korupsi Demi Belikan Jetski untuk Anak

Selain hukuman badan, majelis hakim juga mewajibkan Nurdin Abdullah membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350 ribu dolar Singapura subsider 3 tahun penjara.

Suami Istri di Pontianak Kompak Jual Sabu dan Ekstasi

Keduanya kami amankan berdasarkan informasi dari masyarakat ada pasangan suami istri diduga sedang membawa narkotika.

Kebiasaan Tidur yang Buruk Bikin Orang Merasa Tua, Ini Penjelasannya

Tim peneliti melaporkan ada hubungan penting antara kebiasaan tidur yang buruk dan merasa lebih tua secara umum.

Kecelakaan Karambol di Salatiga, Truk Tabrak 5 Mobil, 1 Meninggal

Kecelakaan karambol yang melibatkan truk dan lima kendaraan lain terjadi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga, Senin (29/11/2021) malam.

Gegara Kalah Pilkades, Calon Kades Petahana di Jember Blokade Jalan

Gegara kalah dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember, calon kepala desa petahana memblokade beberapa jalan.

Ini Dia Tukang Cukur Terkaya Pemilik 400 Mobil

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ramesh Babu memutuskan mulai menjalankan pangkas rambut yang ditinggalkan mendiang ayahnya.

Bacakan Pembelaan, Nani Terdakwa Satai Beracun Sisipkan Pesan Ini

Terdakwa kasus satai beracun, Nani Apriliani Nurjaman, 25, menyampaikan sejumlah permohonan kepada majelis hakim PN Bantul saat membacakan pembelaan, Senin (29/11/2021).