Kerja di Magetan, Warga Kota Madiun Terjangkit Covid-19
Ilustrasi pengambilan spesimen virus corona. (Reuters/Edgar Su)

Solopos.com, MADIUN — Dua warga Kota Madiun yang bekerja di luar kota terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (16/9/2020). Dengan adanya tambahan dua pasien ini, sehingga total kasus Covid-19 di Kota Madiun mencapai 104.

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri, mengatakan ada tambahan dua kasus pasien konfirmasi positif. Keduanya merupakan warga Kota Madiun yang bekerja di luar kota dan luar Jawa.

Sekolah di Karanganyar Kotor? Awas Terciduk Tim Pengawas!

Pasien kasus nomor 103 yaitu seorang laki-laki berusia 34 tahun dari Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo. Pasien berinisial IRH ini bekerja di Kabupaten Magetan. Setiap hari pulang pergi ke tempat kerjanya.

“Awal bulan lalu, IRH ini sempat melakukan screening massal di kantornya. Dan hasil rapid test-nya non reaktif,” kata dia.

Namun, karena dari screening tersebut ditemukan adanya kasus konfirmasi positif. Sehingga seluruh kontak erat kasus tersebut, termasuk IRH, menjalani uji usap. Beberapa hari setelah menjalani tes swab, hasilnya menyebutkan pasien tersebut terpapar virus corona.

“Pasien ini menjalani isolasi di fasilitas karantina di Kabupaten Magetan dengan kondisi tidak ada keluhan,” ujar Bakri.

Bekerja di Luar Jawa

Sedangkan kasus Covid-19 nomor 104 yaitu seorang laki-laki berusia 47 tahun, warga Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Pasien berinisial AM ini bekerja di Kalimantan Timur. Sejak awal bulan lalu, AM ini cuti dari kerja dan pulang ke Madiun.

Saat akan kembali ke tempat kerjanya di Kalimantan Timur, pasien ini melakukan uji usap mandiri di salah satu rumah sakit. Tak disangka hasilnya ternyata terkonfirmasi positif Covid-19.

Ealah! Kepala Satpol PP Sragen Lupa Pakai Masker, Didenda Rp100.000 Plus Push-Up

Dari hasil penelusuruan, pria ini tidak memiliki riwayat perjalanan keluar kota. Saat ini pasien menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Madiun. “Untuk seluruh kontak erat pasien ini telah menjalani pemeriksaan rapid test di Puskesmas wilayah,” katanya.

Selain ada penambahan kasus, pada Rabu ini juga ada penambahan pasien sembuh satu orang yaitu pasien kasus nomor 91. Dengan demikian total pasien sembuh mencapai 82 orang. Sedangkan pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit 15 orang dan isolasi mandiri di rumah empat orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom