Ilustrasi kereta api cepat. (Dok. Solopos/Reuters)

Solopos.com, SEMARANG — Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) bakal dilewati kereta api semi cepat jurusan Jakarta-Surabaya yang saat ini tengah digagas Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang.

Jika proyek kereta api semi cepat itu selesai, jarak antara Semarang-Jakarta atau sebaliknya pun akan menjadi lebih singkat, yakni sekitar 3 jam.

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, mengaku proyek kereta api semi cepat yang melintasi Jateng itu semakin mendekati kenyataan. Hal itu dipastikan dengan sudah dilakukannya feasibility study proyek itu sejak September lalu dan akan selesai tahun depan.

“Selambat-lambatnya tahun depan feasibility study sudah berakhir. Saya harap konstruksinya bisa dimulai pada periode kedua Bapak Jokowi ini,” ujar Ishii saat bertemu Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Kamis (13/11/2019).

Baca juga: Investasi Capai Rp47,24 Triliun, Jateng Klaim Kurangi 71.639 Pengangguran

Realisasi proyek kereta api semi cepat itu memang dilakukan atas permintaan Pemerintah Indonesia yang ingin memangkas waktu tempuh Jakarta-Surabaya. Waktu tempuh Jakarta-Surabaya yang selama ini berkisar 10 jam, diharapkan semakin singkat menjadi 5,5 jam.

Kecepatan rata-rata kereta api semi cepat itu nantinya sekitar 160 km per jam. Agar proyek selesai dengan cepat, Pemerintah Jepang tidak akan membangun jalur kereta baru, tapi menggunakan yang sudah ada, dari Semarang ke Surabaya.

“Khusus jalur Jakarta ke Semarang akan membangun rel baru untuk meningkatkan kecepatan. Selain itu kami akan membangun overpass dan underpass untuk mengurangi lintasan, sehingga saya kira bisa mengurangi waktu tempuh,” jelas Ishii.

Setelah proyek ini selesai, lanjut Ishii, waktu tempuh Jakarta-Semarang hanya sekitar tiga jam. Sehingga nantinya akses menuju Kota Semarang lebih mudah.

Baca juga: Belum Genap Sebulan Didatangi Gubernur, PLTU Cilacap Kembali Diprotes Warga

“Karena proyek ini melewati Jateng dan cukup panjang, mohon dukungan dari Pemerintah Provinsi Jateng,” pintanya

Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin, merespons positif realisasi proyek kereta api semi cepat tersebut. Kereta api semi cepat itu akan menjadi daya tarik orang untuk berkunjung ke Jateng, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi.

Mulai 2020, Pengangguran Digaji Pemerintah Hingga Rp7 Jutaan

“Maka sudah menjadi tanggung jawab kami untuk mendorong dan memenuhi pembangunan yang direncanakan pemerintah pusat di Jateng,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten