Keren! MTsN 1 Klaten Juara Lomba Wajah Bahasa Tingkat Nasional
Kepala MTsN 1 Klaten, Nurul Qomariyah, menunjukkan salah satu tulisan di ruang publik yang ada pada sekolah setempat, Selasa (27/10/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Kabar tak terduga diterima Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Klaten, Nurul Qomariyah, Kamis (22/10/2020). Kerja keras para guru di MTsN 1 Klaten selama hampir lima bulan terakhir membuahkan hasil dengan menyabet suatu gelar juara.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menetapkan MTsN 1 Klaten meraih peringkat I sekolah penerima penghargaan Wajah Bahasa Sekolah Tingkat Nasional 2020. Mereka seakan-akan tak percaya bisa meraih prestasi di tengah kegundahan dunia pendidikan akibat pandemi Covid-19.

Hal yang membikin guru MTsN 1 Klaten kian bangga adalah saat mengetahui sekolahnya merupakan satu-satunya madrasah tsanawiyah dari semua daftar pemenang. Terlebih, sekolahnya menjadi peringkat I.

Jomblo 20 Tahun, Pria Ini Pilih Pacaran Sama Boneka Seks

Pada lomba Wajah Bahasa Sekolah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menetapkan enam sekolah sebagai penerima penghargaan. Sang juara adalah MTsN 1 Klaten disusul SMPN 1 Kota Madiun pada peringkat II, SMP Angkasa Sulawesi Selatan pada peringkat III, SMPN 7 Watampone Sulawesi Selatan pada peringkat IV, SMPN 25 Kota Medan Sumatra Utara pada peringkat IV, dan SMPN 2 Jayapura Papua pada peringkat VI.

"Prestasi ini sangat mengejutkan. Setelah ada verifikasi dan diumumkan kami masuk nominasi 10 besar. Saat nominasi itu kami beradap pada urutan keempat. Tentunya menunggu hasil ini juga berdebar. Target kami setidaknya bisa berada pada peringkat ketiga saat pengumuman. Tetapi alhamdulillah, kami berada pada urutan pertama," kata Nurul saat ditemui Solopos.com di MTsN 1 Klaten, Selasa (27/10/2020).

Perjuangan

Perjuangan MTsN 1 Klaten dalam meraih prestasi itu dimulai pada Juni 2020. Sekolah yang beralamat di Jl Ki Ageng Gribig, Kelurahan Gergunung, Kecamatan Klaten Utara tersebut ditunjuk dari Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten menjadi salah satu sekolah yang mewakili Klaten mengikuti seleksi tingkat provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Beberapa objek foto sesuai dengan ketentuan salah satunya penulisan plakat nama MTsN 1 Klaten di bagian depan sekolah ke Balai Bahasa Provinsi Jateng. Meski tak juara di tingkat provinsi, MTsN 1 Klaten yang menempati peringkat IV merupakan satu-satunya madrasah di daftar lima terbaik di Jateng.

Bikin Konten Pelecehan Seksual Anak, 44 Pria Diringkus Polisi

Dari prestasi itu, MTsN 1 Klaten menjadi salah satu wakil Jateng mengikuti seleksi tingkat nasional yang dilaksanakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Persiapan menjelang penilaian tingkat nasional dilakukan.

Penataan serta pembenahan semua tulisan di lingkungan MTsN 1 Klaten dilakukan secara teliti sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. Pembenahan total itu dibantu oleh tim khusus terdiri dari guru Bahasa Indonesia dan guru lainnya di MTsN 1 Klaten.

Mereka bekerja keras membenahi berbagai tulisan di ruang publik yang sudah ada di sekolah tersebut seperti papan nama sekolah, papan nama kelas, berbagai tulisan arti hadis yang tertempel rapi pada berbagai tembok sekolah hingga masjid.

Pembenahan dilakukan secara detail mulai pengejaan, spasi, pemilihan kata, hingga penempatan titik dan koma agar MTsN 1 Klaten juara. Hal itu dilakukan untuk menghadapi verifikasi nasional yang digelar pada 16 September 2020.

Tak Puas

Nurul menegaskan prestasi tingkat nasional itu tak lantas membuat guru MTsN 1 Klaten berpuas diri. Prestasi itu kian menguatkan semangat mereka menjadikan sekolah tersebut sebagai Madrasah Duta Bahasa dan menjadi madrasah percontohan dalam pengutamaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

"Setelah ini kami akan memiliki program unggulan yakni Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, dan kuasai Bahasa Asing," kata Nurul.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsN 1 Klaten, Sriyanto, mengatakan selama persiapan, tim melibatkan berbagai unsur untuk memastikan penggunaan bahasa di MTsN tersebut sudah sesuai dengan kaidah yang berlaku. Konsultasi itu dilakukan dengan para guru bahasa Indonesia yang ada di Klaten hingga para tenaga ahli bahasa.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom