Tutup Iklan

Keraton Solo Ditegur Kemendikbud, Gibran: Dirjen Cipta Karya Sudah Cek

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah membahas rencana revitalisasi Keraton Solo dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

 Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Kota Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Kompleks Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat di Kota Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengakui sudah menerima tembusan surat dari Kemendikbud Ristek yang ditujukan kepada Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi.

Surat itu berisi “teguran” atas tidak dapat terlaksananya penanganan pelestarian Kawasan Cagar Budaya (KCB) Keraton Solo karena masalah kelembagaan.

Surat yang dilayangkan pada 11 Mei 2021 itu juga ditembuskan kepada Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Kepada wartawan, Gibran mengaku sudah menerima surat itu.

Gibran mengatakan sudah membicarakan persoalan Keraton Solo itu bersama Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti.

Baca Juga: Ratusan Suporter PSS Sleman Dicegat Masuk Solo, 150 Motor Ditahan

“Saya sudah tahu, sudah saya rapatkan. Soal kelembagaan ya nanti sajalah. Pokoknya niat saya baik, ingin membantu Keraton. Saya akan carikan solusinya, yang penting kami sudah ada niat untuk memperbaiki. Kami sudah membahas dengan Bu Diana salah satunya soal [dualisme kelembagaan dalam Keraton],” jelasnya, Jumat (15/10/2021) pagi.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga mengaku sudah mengetahui adanya detail engineering design (DED) revitalisasi belasan bangunan Keraton Solo yang rusak.

Gibran menambahkan revitalisasi Keraton Solo yang dilakukan dalam waktu dekat bisa jadi menggunakan DED yang rampung disusun pada 2018 itu atau kembali menyusun DED baru.

“Saya kira nanti menyesuaikan. Bu Diana juga sudah tahu persoalannya apa. Kami melihat skala prioritas. Dirjen Cipta Karya juga sudah mengecek bangunan yang rusak itu,” ungkapnya.

Baca Juga: Ramai Banteng Vs Celeng di PDIP, Dencis: Jangan Sak Karepe Dewe!

Sementara itu, Kerabat Keraton Solo yang juga anggota DPRD Kota Solo, Ginda Ferachtriawan, menyebut semua pihak wajib mencermati UU No 11/2010 tentang Cagar Budaya dan UU No 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Prioritas

Keduanya diikuti Perda No 4/2018 tentang Cagar Budaya Pemajuan Warisan Budaya Tak Benda. “Saya sepakat dengan Pemkot bahwa revitalisasi dan perbaikan bangunan cagar budaya yang rusak adalah prioritas,” bebernya melalui layanan perpesanan Whatsapp, Kamis (14/10/2021).

Namun, Ginda mengingatkan bahwa pembangunan menggunakan anggaran negara atau daerah itu bertujuan untuk kelestarian cagar budaya, bukan untuk keluarga tertentu atau dalam hal ini Sinuhun (PB XIII) saja.

Dalam surat itu, sambung Ginda, juga disebut perlunya kelembagaan di mana sudah pernah ada Lembaga Dewan Adat (LDA) yang menjadi bagian pengelola kawasan cagar budaya Keraton.

Baca Juga: Walah, Polemik Banteng Vs Celeng PDIP Disebut Hanya Setingan

“Fisik memang penting, tapi ketika kebudayaan, upacara adat, tradisi tidak dilestarikan maka akan menjadi masalah lagi. Jadi kami berharap kalau pembangunan itu dilanjutkan, maka semua keluarga besar Keraton juga dilibatkan sesuai amanat UU,” jelas Ginda.

Ia menambahkan pemerintah bisa ikut bertindak kalau tidak ada yang punya cagar budaya tersebut. Tetapi kalau sudah ada yang punya, masyarakat adat lah yang lebih bertanggung jawab.

Maka dari itu, ia mengatakan masyarakat adat harus dilibatkan atau keluarga besar Keraton semuanya ikut dilibatkan.


Berita Terkait

Espos Plus

Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

+ PLUS Mengenal Prawirodigdoyo, Sosok Penunggang Kuda di Simpang 4 Karanggede

Kebanyakan warga salah kaprah dengan menganggap patung penunggang kuda di simpang empat Karanggede Boyolali adalah Pangeran Diponegoro, padahal sosok penunggang kuda itu adalah Raden Tumenggung Prawirodigdoyo.

Berita Terkini

Jelang Momen Nataru, Bupati Sragen: Jangan Abai Prokes!

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengingatkan warga untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Tim Ekspedisi Digital Ekonomi 2021 Memotret Pertanian di Kopeng

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

Ekspedisi Digital Ekonomi 2021, Perjalanan Tim ke Salatiga

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mulai memotret ekspansi layanan digital yang berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi daerah

BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo mengapresiasi Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 yang digagas Solopos Media Group.

Kecelakaan di Kebakkramat Karanganyar: Truk Masuk Parit, Mobil Terbalik

Dua buah kendaraan keluar jalur setelah bersenggolan di Jalan Solo-Sragen, tepatnya di depan PT Manunggal Adipura, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, Sabtu (14/12/2021).

PPKM Level 3 di Boyolali Jelang Nataru, Tempat Wisata Wajib Taat Prokes

Pemkab Boyolali akan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Harga Tanah Gentan Sukoharjo vs Colomadu Karanganyar, Mahalan Mana?

Kira-kira mana yang lebih mahal antara harga tanah di Gentan, Baki, Sukoharjo dengan Colomadu di Karanganyar?

ANBK SD 2021 di Solo Kelar, Begini Evaluasi dari Proktor

Masih adanya 8 SD di Solo yang menumpang pelaksanaan ANBK ke SMP karena keterbatasan prasarana, menjadi perhatian Proktor ANKB SD.

Semua Rumah di Dusun Ginade Wonogiri Hadap ke Selatan, Ini Kata Kades

Ada budaya unik terkait posisi rumah di Dusun Ginadewetan dan Ginadekulon, Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Tanah Dikeruk Untuk Proyek Tol, Warga Pedan Klaten Blokir Jalan

Warga Dukuh Blasinan, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Klaten, dengan kegiatan pengerukan yang dilakukan tanpa sosialisasi dan memakan sebagian lahan warga.

Kongres ke-41 di Solo, Syarikat Islam Didorong Fokus Ekonomi Halal

Wakil Ketua DPR RI, Rahmat Gobel, menyebut potensi ekonomi halal luar biasa, namun belum banyak dikembangkan. Ia mendorong Syarikat Islam menjadi pelopor ekonomi halal.

Edarkan Sabu-Sabu, 2 Warga Solo dan Boyolali Dikukut Polisi

Satres Narkoba Polresta Solo berhasil menangkap dua pengedar sabu-sabu saat bertransaksi di Pucangsawit, Jebres, Solo. Kedua tersangka masing-masing warga Klego, Boyolali dan Laweyan, Solo.

Gegara Puntung Rokok, Rumah Warga Karangmojo Tasikmadu Ludes Terbakar

Nyaris semua perabotan di rumah Samiyati di Desa Karangmojo, Tasikmadu, Karanganyar, ludes dilalap api yang diduga berasal dari puntung rokok yang membakar kasur.

Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Meroket, Tembus Rp57.000/Kg

Musim hujan membuat cabai lebih cepat membusuk. Kondisi ini membuat harganya menjadi naik, seperti yang terjadi di Sragen.

Hadiri Pramuka Berselawat, Ganjar Ketemu Habib Syech di Solo

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menghadiri acara Pramuka Berselawat yang diisi Habib Syech di Kota Solo.

Lowongan Perangkat Desa di Sragen Bertambah Jadi 228 Kursi

Kabag Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Sragen menekankan pentingnya transparansi dan taat aturan dalam menjalankan seleksi perangkat desa agar tak menimbulkan masalah.