ilustrasi mutasi pejabat. (Solopos-Dok)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Kepala SMPN 1 Tawangmangu, Karanganyar, Sudiro, dimutasi menjadi guru Matematika di SMPN 1 Jumantono sejak Kamis (13/6/2019) atau tepat pada hari dimulai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) offline, 13-18 Juni 2019.

Hal ini menimbulkan spekulasi Sudiro dimutasi karena terkait masalah PPDB di sekolahnya. Sebagaimana diinformasikan, sehari sebelum PPDB offline dimulai, sejumlah orang tua calon peserta didik baru berdatangan ke sekolah dan hampir menginap di sekolah tersebut.

Mereka khawatir anaknya tidak diterima di sekolah tersebut apabila tidak datang lebih awal. Apalagi ada anggapan yang beredar saat itu bahwa PPDB menggunakan sistem siapa cepat dia dapat.

Akibat kejadian itu, Pemkab Karanganyar menunda PPDB dan mengganti menjadi sistem online pada 1-4 Juli 2019. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa, membenarkan Pemkab Karanganyar memutasi Kepala SMPN 1 Tawangmangu dan Kepala SMPN 1 Jaten.

Kepala SMPN 1 Tawangmangu menjadi guru di SMPN 1 Jumantono sedangkan Kepala SMPN 1 Jaten menjadi guru di SMPN 1 Tawangmangu.

"Njih... njih leres. Iya betul. Dimutasi 13 Juni. Mutasi dua kepala sekolah itu menjadi wewenang Bupati. Bupati memiliki wewenang memindah pegawai. Kami tidak memiliki wewenang. Tetapi pemindahan bukan karena PPDB [Penerimaan Peserta Didik Baru] lo ya," kata Tarsa saat dihubungi Solopos.com, Rabu (19/6/2019).

Hal senada disampaikan Sekretaris Disdikbud Karanganyar, Agus Haryanto. Agus menjelaskan mutasi tidak berkaitan dengan PPDB tetapi mempertimbangkan masa kerja dua orang tersebut.

"Mboten [enggak berkaitan dengan PPDB] itu hanya masa kerja. Memang dalam rangka penyegaran. Ya masa kerja sudah lama. Tidak hanya di Tawangmangu. Jaten I [SMPN 1 Jaten] juga sama [mutasi] ke SMPN 1 Tawangmangu menjadi guru," ujar Agus.

Dia menyampaikan jam mengajar sesuai dengan surat izin mengajar (SIM) dua orang tersebut cocok di dua sekolah itu. "Jam di sana Pak Diro [Kepala SMPN 1 Tawangmangu Sudiro] Matematika di Jumantono jamnya cukup untuk beliau," ungkap dia.

Kepala SMPN 1 Jumantono, Ismarwandi, membenarkan Sudiro menjadi guru mata pelajaran Matematika di sekolah yang dia pimpin. Sudiro akan mengajar Matematika di kelas VIII.

"Njih leres per 13 Juni 2019 Pak Sudiro mutasi jadi guru SMPN 1 Jumantono. Cocok dengan SIM guru Matematika," kata Ismarwadi.

Karena saat ini sudah akhir tahun ajaran, Ismarwadi menjelaskan Sudiro akan mulai mengajar di SMP tersebut pada ajaran baru 2019/2020 mulai 15 Juli 2019. Sementara itu, mantan Kepala SMPN 1 Tawangmangu, Sudiro, belum dapat dimintai konfirmasi.

Nomor telepon Sudiro tidak dapat dihubungi. Operator provider meminta penelepon memeriksa kembali nomor telepon yang dihubungi atau nomor telepon Sudiro. Posisi yang ditinggalkan Sudiro sementara dijabat Kepala SMPN 2 Tawangmangu, Sugeng Haryadi. Sugeng berstatus Plt. Kepala SMPN 1 Tawangmangu.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten