Tutup Iklan
Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (kiri), menandatangani SK pelantikan pejabat eselon II di Graha Personalia Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri, Jumat (6/9/2019). (Istimewa/Humas Pemkab Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI -- Enam pejabat menduduki posisi baru di Pemkab Wonogiri. Pelantikan dilakukan Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, di Ruang Graha Personalia Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sekretariat Daerah (Setda) -Wonogiri" title="Pilkades Wonogiri: Pendukung Eks Sekdes Conto Emoh Dukung Calon Lain">Wonogiri, Jumat (6/9/2019).

Salah satu pejabat yang dilantik adalah Yuli Bangun Nursanti yang semula Kepala SMAN 1 Wonogiri menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Sementara Sri Wahyu Widayatto yang sebelumnya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dilantik sebagai Kepala DLH Wonogiri.

Empat pejabat yang lainnya meliputi Teguh Setiyono yang sebelumnya Camat " title="1.391 Ha Sawah di Wonogiri Puso, Cuma 2 Ha Diasuransikan">Wonogiri dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda dan Bambang Muladi yang sebelumnya Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dilantik sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

Supriyono yang sebelumnya Kabid Keluarga Sejahtera Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPKB P3A) dilantik sebagai Sekretaris Dinas PPKB P3A dan Broto Susilo dilantik menjadi Kabid Keluarga Sejahtera Dinas PPKB P3A. Sebelumnya dia Kasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH.

Bangun, Wahyu, dan Teguh sebelumnya mengikuti seleksi jabatan tinggi pratama atau eselon II yang digelar April lalu. Ditemui Solopos.com sesuai pelantikan, Bupati mengaku baru menentukan nama-nama pejabat yang akan dilantik itu pada Kamis (5/9/2019) malam. Dia menunjuk tiga nama pejabat eselon II tersebut selain berdasar hasil uji kompetensi, juga mempertimbangkan rekam jejak, pengalaman, dan prestasi.

Pegawai yang memiliki hasil uji kompetensi terbaik tidak serta merta ditunjuknya. Dia mencontohkan Bangun. Menurut Bupati, berdasar hasil uji kompetensi, Yuli Bangun berada di ranking ketiga.

“Namun, rekam jejak Ibu Yuli Bangun bagus. Dia punya pengalaman menjadi kepala sekolah di beberapa sekolah. Saat mengepalai SMAN 1 Wonogiri, prestasi sekolah menanjak terus. Pak Wahyu yang saya lantik sebagai Kepala DLH juga punya banyak pengalaman,” kata Bupati.

Dia memastikan pelantikan pejabat itu bersih dari praktik jual-beli jabatan. Dia menegaskan pejabat yang ditunjuknya menempati jabatan baru murni karena pertimbangan hasil seleksi, rekam jejak, dan koordinasi dengan tim.

Terpisah, Wahyu mengaku bersyukur diberi kepercayaan Bupati menjadi Kepala DLH. Dia bertekad akan mengemban amanat Bupati sebaik-baiknya, seperti mempertahankan Adipura. Wahyu menganggap hal itu sebagai tantangan. Meski berat, dia akan mempertahankannya sekuat tenaga.

“Tantangan ini berat karena penilaian Adipura sekarang tidak hanya sample. Kebersihan, pengolahan sampah dan limbah setiap kecamatan pun sekarang dinilai,” ujar Wahyu.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten