Tutup Iklan
Ilustrasi bau kentut (freepik.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Medicinal Chemistry Communications Journal merilis hasil penelitian seputar kentut. Dalam penelitian itu disebutkan kemampuan kentut yang bisa mendeteksi kondisi tubuh seseorang apakah mengidap penyakit atau tidak.

Medicinal Chemistry Communication biasa disingkat Mechemcomm merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan penelitian asli.

Profesor di University of Exeter, Dr Mark Wood, yang terlibat dalam penelitian mengatakan itu kentut mempunyai banyak manfaat. Menurutnya, dalam tubuh ada banyak racun-bakteri yang memecah makanan yang menyebabkan gas sehingga memicu kerusakan mitokondria. Cara untuk melepaskannya dengan kentut.

Mitokondria merupakan bagian penting dari sel-sel tubuh karena mereka mengambil makanan dan membuat energi untuk sel.

Itu sebabnya, bau kentut setiap orang berbeda-beda. Ilmuwan lain menyebut, kentut dapat mencegah penyakit dan bahkan kanker.

"Meskipun gas hidrogen sulfida (kentut) dapat berbau seperti telur busuk karena perut kembung, tapi secara alami gas ini menjadi pahlawan kesehatan dengan implikasi terapi untuk berbagai penyakit," kata Wood, seperti dikutip The Week sebagaimana dilansir Liputan6.com, Jumat (12/2/2016).

Dalam studi ini juga dikatakan, kentut dapat mengurangi risiko kanker, stroke, serangan jantung, arthritis, dan demensia dengan melestarikan mitokondria.

Seorang profesor dari University of Exeter yang lain, Dr Mark Whiteman, mengatakan peneliti mereplikasi gas alam yang menyerupai gas kentut dalam senyawa baru, AP39, untuk menuai manfaat kesehatan.

Namun sejauh ini belum ada yang sehebat kentut. "Sejauh ini kami masih mengembangkan AP39 yang bisa masuk langsung ke dalam sel mitokondria untuk memperbaiki kerusakan jaringan. Namun masih dalam pengembangan," katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten