Bupati Kendal Mirna Annisa. (Instagram-@dr.mirnaannisa)

Solopos.com, KENDAL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menargetkan setiap desa di wilayahnya memiliki badan usaha milik desa (BUM-Des). Saat ini, Kabupaten Kendal memiliki 226 desa yang tersebar di 20 kecamatan.

Bupati Kendal, Mirna Anissa, mengatakan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta wisata desa, Pemkab Kendal saat ini mendorong 226 desa wajib memiliki BUM-Des.

BUM-Des itu juga bisa membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya melalui UMKM, desa wisata, maupun usaha kreatif dan inovatif lain.

“Kita dorong ide-ide kreatif muncul dan segera terwujud dengan usaha kreatif, 101 desa wisata dengan konsep dan usaha yang kreatif akan mengundang wisatawan yang tentu saja bisa mendongkrak perekonomian desa,” ujar Mirna dikutip laman Internet resmi Pemprov Jateng.

Menurut Mirna, pola pikir masyarakat saat ini cenderung melahirkan ide-ide serta karya kreatif. “Yang kita perbaiki adalah otaknya, pola pikirnya, how to make smart brain? SDM yang kita bentuk haruslah smart person, itu yang mampu mengubah Kendal menjadi Permata Pantura dan akhirnya tujuan Kendal Mendunia 2021 bisa tercapai,” tutur Mirna.

Mirna menambahkan sebagai salah satu dari 100 smart city, Kabupaten Kendal mengandalkan potensi lokal dengan memperhatikan kearifan lokal untuk membuat aplikasi yang terkoneksi dengan semua jaringan. Hal ini membuat pelayanan terhadap masyarakat menjadi semakin cepat dan terjangkau, tak terkecuali dengan UMKM dan desa wisata.

Berbagai ide kreatif itu pun menumbuhkan banyak prestasi yang dicapai Kendal, antara lain Kampung Proiklim, daerah bebas BABS, serta Dinas PUPR dengan ide kreatif soal hunian masyarakat.

Selanjutnya aplikasi berbasis Smart City yakni Poskamling Pintar, Pelayanan Kesehatan PSC 119 Siaga, dan Pengaduan Masyarakat atau UP4 Diskominfo Kendal. Selain itu dalam waktu dekat Pemkab Kendal akan merilis aplikasi peternakan pintar yang uji cobanya dilakukan di Kecamatan Sukorejo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten