Kenapa Sultan Jogja Dilarang Lewat Plengkung Gading saat Bertakhta?

Kira-kira apa alasannya Sultan Jogja yang masih bertakhta dilarang melewati Plengkung Gading?

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JOGJA — Kira-kira apa alasan Sultan Jogja dilarang melewati Plengkung Gading saat masih bertakhta?

Perlu diketahui, terdapat lima gerbang yang menghubungkan area Keraton Jogja, di antaranya Plengkung Tarunasura, Plengkung Nirbaya, Plengkung Madyasura, Plengkung Jaga Surya, dan Plengkung Jagabaya.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dari kelima plengkung di atas, dua di antaranya cukup terkenal di masyarakat, yakni Plengkung Nirbaya atau Plengkung Gading dan Plengkung Tarunasura.

Gerbang yang lokasinya yang berada di selatan Keraton Jogja ini ternyata tak boleh dilewati Sultan Jogja selagi masih bertakhta. Kira-kira apa yang menyebabkan Sultan Jogja dilarang melewati Plengkung Gading?

Baca Juga:  Sejarah Singkat Hari Raya Idulfitri di Indonesia

Menurut pengelola akun Facebook Sejarah Yogyakarta, hal ini dikarenakan sudah menjadi tradisi sejak zaman dahulu. Sultan Jogja yang bertakhta hanya boleh melewati empat plengkung lainnya.

Sementara itu, Plengkung Gading hanya dilewati oleh Sultan Jogja yang sudah meninggal dunia dan kemudian dimakamkan di Imogiri, Bantul.

Baca Juga:  Cuaca Solo Akhir-akhir Ini Panas, Gibran Sampai Minta Maaf

Sebagai informasi, Plengkung Gading merupakan peninggalan sejarah yang memiliki bentuk seperti pintu gerbang yang melengkung sehingga diberi nama Plengkung.

Mengutip situs resmi Pemprov DI Yogyakarta, nama Gading sendiri berasal dari warna putih atau gading dari gapura tersebut. Berdasarakan sejarahnya, Plengkung Gading dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792).

Baca Juga:  Bukan Minal Aidzin, Ini Hlo Ucapan Selamat Idulfitri yang Benar

Meski terkenal dengan mitos larangan Sultan Jogja melewati bangunan tersebut, Plengkung Gading juga tersohor dengan menara sirinenya. Menara tersebut digunakan dua kali saja, yakni saat peringatan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus dan juga ketika menjelang waktu berbuka puasa selama Ramadan.

Wisatawan juga bisa menikmati keindahan malam di area bangunan ini yang menyuguhkan lampu-lampu indah di sekitarnya. Suasana tempo dulu dan gaya kuno begitu melekat pada bangunan ini sehingga kamu bisa berfoto di sana ala zaman kolonial Belanda.

Baca Juga:  Purworejo Ternyata Pernah Jadi Ibu Kota Jawa Tengah, Begini Ceritanya

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Menunggu Alien Tampil di Kota Solo

+ PLUS Menunggu Alien Tampil di Kota Solo

Band progresif metal asal Amerika Serikat, Dream Theater, dipastikan akan tampil pada konser di Kota Solo, Jawa Tengah. Ini adalah bagian tur di Asia yang hanya berlokasi di Indonesia dan Jepang.

Berita Terkini

Cocok Buat Jalan-Jalan! Prakiraan Cuaca Jogja Kamis: Cerah Berawan

Berikut ini prakiraan cuaca dari BMKG untuk Kota Jogja pada Kamis (30/6/2022).

Beli Pertalite & Solar Pakai MyPertamina, SPBU Jogja: Siap, Tapi Repot

Kota Jogja menjadi salah satu daerah yang akan menerapkan pembelian pertalite dan solar menggunakan aplikasi MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

Titik Rawan Kecelakaan di Kulonprogo Bertambah, Ini Lokasinya

Titik rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kulonprogo ditambah setelah terjadi insiden kecelakaan berkali-kali.

Bikin Gaduh! Holywings Jogja Ditutup

Pemkab Sleman menutup outlet Holywings yang ada di wilayahnya.

Dua Penyelundup BBM Bersubsidi Dibekuk Polda DIY, Begini Kronologinya

Polda DIY membekuk pelaku penyelendupan BBM bersubsidi di wilayah Sleman.

Tersangka Korupsi RSUD Wonosari Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka kasus korupsi di RSUD Wonosari, Isti Indiyani, melalui kuasa hukumnya mengajukan penangguhan penahanan.

Prakiraan Cuaca Jogja Rabu: Panas dari Pagi Sampai Sore

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja, Rabu (29/6/2022).

Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Direktur RSUD Wonosari Ditahan 20 Hari

Mantan Direktur RSUD Wonosari, Isti Indiyani, kini ditahan di Lapas Perempuan selama 20 hari.

Korupsi Uang Kas, Mantan Direktur RSUD Wonosari Ditetapkan Tersangka

Mantan Direktur RSUD Wonosari, Gunungkidul, Isti Indiyanti, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang rugikan keuangan negara mencapai ratusan juta rupiah.

Simak! Per 1 Juli Beli Pertalite & Solar di DIY Tidak Pakai MyPertamina

Pertamina memastikan membeli Pertalite dan Solar dengan aplikasi MyPertamina belum diterapkan per 1 Juli 2022, termasuk di DIY.

Belasan Tenda PKL di Kulonprogo Dibongkar, Ganggu Keindahan Kota!

Belasan tenda milik PKL yang terpasang di Alun-alun Wates, Kulonprogo, dibongkar petugas Satpol PP.

Cocok Buat Jalan-Jalan Lur! Prakiraan Cuaca Jogja Selasa: Cerah

prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa (28/6/2022) menurut BMKG.

SMPN 2 Turi Wajibkan Siswi Muslim Berjilbab, Disdik Sleman: Revisi!

Kepala SMPN 2 Turi, Kabupaten Sleman, mengeluarkan aturan wajib jilbab bagi siswi yang beragama Islam.

Gali Model Baru Bisnis Media Digital, AMSI Gelar Diskusi di 2 Kota

AMSI melakukan rangkaian kegiatan yang panjang selama 1,5 tahun terakhir dimulai dari assesment anggota AMSI.

Kecamatan Terpadat di Kota Jogja, Luasnya Kurang dari 1 KM Persegi

Berikut ini kecamatan terpadat dan tersepi di Kota Jogja menurut data BPS.

Susah Sinyal,Warga Gunungkidul Harus Berjalan 5 KM untuk Akses Internet

Warga desa di Kabupaten Gunungkidul terpaksa harus berjalan hingga 5 km untuk mendapatkan akses internat.