Kenali Tanda-Tanda Monstera Kekurangan Sinar Matahari

Ada sejumlah tanda yang bisa jadi indikator apakah Monstera kekurangan atau justru kelebihan sinar Matahari.

 Monstera Adansonii (liputan6)

SOLOPOS.COM - Monstera Adansonii (liputan6)

Solopos.com, SOLO-Seperti tanaman lain, Monstera juga bisa mengalami kekurangan sinar Matahari. Karena itu, sama seperti pemberian pupuk dan air, kita harus mengetahui porsi yang tepat.

Sebab jika porsi sinar Matahari tidak pas misal terlalu banyak atau kekurangan, hal ini justru bisa berdampak negatif terhadap tanaman Monstera. Bagi pemula di dunia hijau daun ini, tentu bukan hal mudah untuk mengetahui porsi yang pas.

Nah sebelum mengetahui apakah Monstera mengalami kekurangan sinar Matahari atau tidak, sebaiknya ketahui dulu mengapa semua tumbuhan butuh sinar Matahari. Tanaman membutuhkan sinar Matahari untuk proses fotosintesis yaitu mengubah karbondioksida dan air menjadi oksigen dan karbohidrat. Tanpa sinar Matahari, tumbuhan tidak dapat memproduksi energi yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan melengkapi proses penting fotosintesis.

Meski semua tumbuhan butuh sinar Matahari, tidak semua tumbuhan membutuhkan jumlah dan tipe yang sama untuk pencahayaan sinar Matahari ini. Dengan memahami kebutuhan jumlah dan tipe cahaya yang dibutuhkan tanaman bisa membuat Anda memberikan porsi yang pas sesuai kebutuhan setiap tanaman. Tumbuhan pada dasarnya juga individu seperti manusia yang punya karakteristik dan kebutuhan berbeda-beda.

Baca Juga: Bukan Hanya Solo, Kota-Kota di Dunia Ini Juga Punya Alun-alun Loh!

Lalu bagaimana kebutuhan Monstera terhadap sinar Matahari? Untuk mengetahui seberapa banyak kebutuhan akan cahaya, terlebih dulu harus melihat asal-usul tanaman ini. Di alam liar, tanaman yang kini sedang ngehits dan digemari banyak orang ini sebenarnya berasal dari hutan tropis Amerika Tengah. Beberapa jenis Monstera tumbuh di lantai hutan, sementara lainnya muncul dari tanah dan merambat naik ke pohon besar atau semak-semak.

Karena tanaman Monstera hidup di hutan, mereka tidak membutuhkan sinar Matahari langsung secara berlebihan. Sebaliknya, mereka justru menerima pencahayaan tidak langsung yang terfilter oleh kanopi hutan. Tergantung dari lebat tidaknya kanopi hutan, Monstera dapat menerima cahaya terang, medium, atau redup.

Apakah semua jenus Monstera membutuhkan porsi sinar Matahari yang sama?

Jawabannya adalah tidak. Sekali pun semua Monstera berasal dari Genus yang sama, ada banyak spesies berbeda. Beberapa spesies dijadikan tanaman hias termasuk Monstera deliciosa, Monstera adansonii, dan Monstera obliqua.

Semua tanaman ini memiliki bentuk yang berbeda, tetapi mereka semua tumbuh paling baik dalam cahaya tidak langsung. Cahaya terang hingga sedang adalah yang terbaik, tetapi tanaman dapat menahan tingkat cahaya yang lebih rendah.

Sedangkan jika Anda memiliki Monstera variegata, sangat penting memastikan bahwa tanaman-tanaman ini menerima cukup cahaya. Karena varietas ini tidak memiliki klorofil sebanyak Monstera hijau, mereka memiliki penurunan kemampuan untuk berfotosintesis. Jadi taruh mereka di tempat yang menerima cahaya terang namun tidak langsung.

Baca Juga: Sebelum Memberikan Pupuk ke Monstera, Perhatikan Ini

Ada sejumlah tanda yang bisa jadi indikator apakah Monstera kekurangan atau justru kelebihan sinar Matahari. Mengutip dari laman Petal Republic, Jumat (17/9/2021), jika Anda melihat bercak putih, cokelat, atau kuning pada daun Monstera Anda, kemungkinan besar ia menerima terlalu banyak sinar Matahari. Sebab cahaya mentari langsung akan membakar daun Monstera, yang akhirnya menyebabkan jaringan mati.

Jika sinar Matahari langsung mengenai Monstera Anda, Anda harus mengubah pencahayaannya. Anda dapat menambahkan tirai tipis ke jendela Anda atau memindahkan tanaman Anda beberapa meter dari jendela.  Penting untuk dicatat bahwa bercak kuning dan coklat juga dapat disebabkan oleh penyiraman atau penggenangan tanaman Monstera yang berlebihan dan juga penyakit tanaman. Jika tanaman Monstera Anda tidak menerima cahaya langsung, perubahan warnanya mungkin bukan karena terlalu banyak cahaya.

Di satu sisi ketahui pula tanda-tanda Monstera kekurangan sinar Matahari. Berikut ini tanda-tandanya:

1. Pertumbuhan lambat

Jika Monstera Anda tumbuh lambat tetapi terlihat sehat, mungkin ia tidak menerima cukup cahaya. Tanaman membutuhkan cahaya untuk membantu mereka menghasilkan karbohidrat, tidak terkecuali Monstera.

Baca Juga: Daun Monstera Menguning? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jika Anda tidak melihat daun baru selama beberapa bulan, coba pindahkan tanaman Anda ke tempat yang menerima lebih banyak cahaya.

2. Kurang fenestrasi

Fenestrasi adalah nama resmi untuk lubang di daun Monstera. Lubang-lubang ini adalah bagian besar dari apa yang membuat Monstera tertentu begitu ajaib! Oleh karena itu, jika tanaman Anda hanya menghasilkan daun yang padat perlu dicurigai apakah Monstera Anda kekurangan sinar Matahari atau tidak?  Sementara tanaman Monstera yang berumur kurang dari tiga tahun mungkin tidak memiliki fenestrasi, tanaman yang lebih tua harus mengembangkannya. Jika Monstera Anda tidak memiliki banyak lubang, kemungkinan karena lingkungan yang tidak tepat.

Salah satu penyebab utama masalah ini adalah tidak cukup cahaya. Untuk mengatasi masalah ini, pindahkan tanaman Anda ke area yang menerima cahaya lebih terang. Namun, Anda tetap harus menghindari cahaya langsung.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Muncul Jerawat di Kelamin, Bagaimana Bedakan dengan Herpes Genital?

Lalu, bagaimana cara membedakan apakah benjolan merah yang muncul di alat kelamin itu benar-benar jerawat atau herpes genital?

Viral Video Pria Punya 26 Anak, Warganet: Istrinya Kuat!

Usut punya usut, ternyata almarhum pria yang memiliki 26 anak ini diketahui memiliki dua istri.

Ini Hari yang Bagus Berhubungan Suami Istri Menurut Islam, Malam Jumat?

Bukan hanya malam Jumat, lalu hari apa saja yang bagus untuk suami istri berhubungan intim menurut Islam?

Kronologi Pembuatan Video Mesum Lele 13 Detik, Pemeran Minta Maaf

Pemeran video mesum lele 13 detik memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf.

Klarifikasi Lele PUBG Soal Video Mesum 13 Detik, Turuti Keinginan Pacar

Perempuan pemilik akun PUBG bernama Lele memberi klarifikasi terkait video mesum dirinya dan menyebut sang pacar yang memintanya mengirim video itu.

Sempat Viral, Oknum Polantas Pacaran Naik Mobil PJR Adik Ipar Ahok

Di medsos beredar narasi bahwa anggota Polantas pacaran naik mobil PCR itu berani melakukan pelanggaran karena iparnya seorang pejabat.

Kreativitas Menggambar Bersama AnaKrea Mengisi Waktu Selama Pandemi

Melalui Program AnaKrea "Ayo Menggambar", mereka dapat menggambar sesuai imajinasi yang mereka pikirkan.

Semangat Berkarya Meski di Rumah Aja Bersama AnaKrea

Masa pandemi tentu bukan penghalang bagi adek-adek yang bersekolah di PAUD/TK untuk tetap berkarya. Melalui Program AnaKrea, mereka tetap bisa berkarya melalui kegiatan mewarnai

7 Mitos Weton Lahir Pada Hari Wage, Nomor 5 Bikin Bahagia

Inilah 7 mitos weton seseorang yang lahir pada hari Wage.

Siapa Lele PUBG Gamers, Wanita Cantik Terlibat Video Mesum 13 Detik?

Viral wanita cantik terseret dalam kasus video mesum 13 detik, siapa sebenarnya Lele, gamers online PUBG?

Doa Mengusir Ular dari Rumah Menurut Islam, Plus Latin dan Artinya

Berikut ini terdapat doa mengusir ular dari rumah jika hewan tersebut masuk ke kediaman Anda menurut ajaran Islam. Dilengkapi latin dan artinya.

Tak selalu Buruk, Nasi Putih Ternyata Bermanfaat untuk Tubuh

Nasi putih adalah sumber karbohidrat utama yang menjadi makanan pokok di banyak negara, terutama Indonesia.

Waduh! Rusia Temukan Varian Baru yang Lebih Menular

Laporan pemerintah Rusia menyebutkan sejumlah infeksi Covid-19 varian baru yang diyakini lebih menular dari varian Delta.

Viral Jual Frozen Food Tanpa Izin Edar BPOM Kena Denda, Benarkah?

Lalu benarkah penjual terancam denda Rp4 miliar jika menjual frozen food tanpa izin edar BPOM?

Berkaca dari Kasus Rachel Vennya, Perlukah Satgas di Tiap Entry Point?

Gagasan perlunya Satgas di tiap entry point itu menjadi buntut dari kasus selebgram Rachel Vennya yang mangkir dari kewajibannya menjalankan karantina.

Bisa Cegah Terpapar Virus, Begini Cara Terapi Cuci Hidung yang Benar

Terkait masalah indera penciuman yang hilang atau anosmia, dengan melakukan terapi cuci hidung, secara perlahan bisa kembali normal seperti sedia kala.