Tutup Iklan

Kenali Modus Investasi Bodong, Mulai dari Like Post di Medsos hingga Skema Piramida

Saat ini investasi ilegal atau bodong masih marak dengan berbagai modus yang dijalankan para pelaku untuk menjerat korban.

 Ilustrasi dana pinjaman (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi dana pinjaman (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, SOLO— Saat ini investasi ilegal atau bodong masih marak dengan berbagai modus yang dijalankan para pelaku untuk menjerat korban.

Tak bisa dimungkiri, kemudahan meminjam serta rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat membuat pinjol ilegal menjadi momok yang tak mudah diberantas.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing dalam Workshop Investasi Ilegal di Alila Solo, Jumat (11/6/2021)  mengatakan Satgas Waspada Investasi telah memblokir sebanyak 3.193 financial technology (Fintech) peer to peer (P2P) lending ilegal sepanjang 2018 - Juni 2021. Perinciannya adalah pada 2018 sebanyak 404 pinjol ilegal, 1.493 entitas pada 2019, 1.026 entitas pada 2020, dan 270 pinjol ilegal (2021) yang diblokir.

Baca Juga: Menko Airlangga Dukung Kolaborasi Visa-Alto Tingkatkan Inklusi Keuangan Nasional

Meski demikian, pinjol ilegal tetap saja marak di masyarakat. Tongam mengatakan berbagai modus digunakan para pelaku pinjol ilegal untuk menjerat nasabah. Antara lain membuat aplikasi atau situs, memberikan pinjaman dengan sangat mudah, meminta data dan kontak telepon seluler agar dapat diakses pada saat mengunduh aplikasi, dan syarat pinjaman tidak sesuai dengan yang diperjanjikan.

Untuk terhindari dari jerat pinjol ilegal, berikut sejumlah modus dan contoh pelaku investasi ilegal menurut Satgas Waspada Investasi:

1. Kegiatan like post di media sosial dengan sistem penjualan langsung (paket member dan referral).

Contohnya, Goins, Like Share, Tik Tok Cash, Share Result.

2. Kegiatan e-commerce dengan sistem penjualan langsung.

Contoh, PT Nunggal Tali Roso (Netero), PT Caturkerta Raharja (Belilapak.id).

3. Jasa periklanan dengan sistem jaringan.

Contoh, Himpunan Sosial Mandiri Indonesia, Midjobs Indonesia, Netizen Charity, King Poin, Share4pay Indonesia, Klik & Share, Nettiz.

4. Skema piramida dengan modus penjualan e-book.

Contohnya, Jempolprenuer.id, Perpuskita.com, duitbomber.com, Yayasan Solusi Indonesia Sejahtera, 2milyard.com.

5. Skema ponzi

Modusnya, membantu sesama (Dream 4 Freedom, Autogajian, Path of Dream, Program Ghaniyyu100, Sedekah 100, Fisco Club, Amethyst.asia, Go Champion), modus penjualan saham (PT Nusa Profit, PT Duta Profit, Financial.org, PT CMI Future), modus belanja online (JD Union, Alimama Indonesia).

Berita Terkait

Berita Terkini

Catat! Ini 8 Kesalahan Finansial yang Harus Dihindari

Sudah saatnya Anda mencoba untuk menghindari kesalahan dalam mengelola keuangan agar bisa bertahan hidup di masa depan.

The Alana Surabaya Ajak Setiap Keluarga, Piknik di Dalam Kamar!

Menyambut Alana is Back, The Alana Hotel Surabaya terus berinovasi demi kenyamanan dan keamanan pelanggan.

Terganjal Kartu Vaksin, 10 Bus Pariwisata Gagal Masuk Yogyakarta

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta memutar balik sebanyak 10 bus pariwisata dari luar daerah karena tidak lolos uji coba pemeriksaan kartu vaksin.

Outlet Galeri 24 Kini Sudah Ada Ratusan, Cek Daftarnya di Sini!

Di bawah ini terdapat daftar lengkap outlet tempat investasi emas, Galeri 24 yang telah mencapai 105 cabang.

Potensi Gagal Bayar Hingga Rp800 Miliar, KSB Jogja Digeruduk Nasabah

Sejumlah nasabah Koperasi Sejahtera Bersama (KSB) Cabang Jogja menggeruduk kantor koperasi setempat di Jalan Hayam Wuruk, Jogja.

Peningkatan Okupansi Hotel di DIY Belum Merata, Kenapa?

Seiring peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, peningkatan okupansi hotel yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum merata ke semua hotel.

Layanan Telkom Group Disebut Kembali Normal 100%

Seluruh layanan Telkom Group baik fixed broadband termasuk Indihome maupun mobile broadband milik Telkomsel saat ini sudah kembali normal.

Meresahkan, 3.000 Situs Pinjol Ilegal Diblokir dan Dipidanakan OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan telah memblokir serta mempidanakan 3.000 situs pinjaman daring atau online ilegal.

BRI Pangkas Bunga Kredit Hingga 325 Bps, Masih Bisa Turun Lagi?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tetap mengkaji ulang suku bunga secara berkala dan terus membuka ruang untuk penurunan suku bunga kredit.

Beli Emas Online Lewat ATM Emas Galeri 24, Bikin Kamu Enggak Waswas!

Enggak perlu repot-repot antre untuk beli emas, kini hadir ATM Emas Galeri 24, beli emas lewat online dan langsung tarik di mesinnya!

Awal Pekan, Yuk Cek Harga Emas Pegadaian, Senin 27 September 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Senin (27/9/2021) turun untuk UBS dan cenderung stagnan untuk cetakan Antam.

BPJS Watch: 9 Juta Lebih Orang Miskin Dicoret dari Program JKN

BPJS Watch menyebut lebih dari 9 juta orang miskin dicoret dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BP Jamsostek Cabang Surakarta Bayar Klaim JHT 22.310 Peserta

Sebanyak 22.310 orang telah melakukan pencairan klaim JHT pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kantor Cabang Surakarta.

The Sunan Hotel Solo Raih Penghargaan Tourism & Creative Award 2021

The Sunan Hotel Solo berhasil meraih penghargaan Silver Champion dari ajang Planet Tourism Indonesia Award 2021 kategori Industry.

Kandungan Emas Blok Wabu Tembus Rp300 Triliun, Grasberg Freeport Kalah

Freeport Indonesia sebelumnya memastikan menarik diri terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Potensi Ekspor Produk Halal Besar, Kendala Mengadang Masih Banyak

Indonesia sangat mampu menjadi eksportir produk-produk berkategori halal ke negara-negara yang penduduk muslimnya juga banyak.