Kenaikan Tarif Listrik Jumat Besok Hanya Berdampak pada Orang Kaya

Tarif listrik yang naik adalah untuk pelanggan berdaya 3.500 VA ke atas yang jumlahnya hanya 2,5 persen dari total pelanggan PLN. 

 Ilustrasi jaringan listrik (JIBI/Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi jaringan listrik (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, JAKARTA – Kenaikan tarif listrik yang berlaku per Jumat (1/7/2022) besok hanya berlaku pada pelanggan yang notabene orang kaya.

Tarif listrik yang naik adalah untuk pelanggan berdaya 3.500 VA ke atas yang jumlahnya hanya 2,5 persen dari total pelanggan PLN.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Penyesuaian tarif hanya diberlakukan kepada rumah tangga mampu yang berjumlah 2,09 juta pelanggan atau 2,5 persen dari total pelanggan PLN yang mencapai 83,1 juta,” ujar Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo, Kamis (30/6/2022).

Darmawan menegaskan tarif listrik yang naik adalah golongan nonsubsidi di atas 3.500 VA. Kenaikan tarif listrik itu akan berdampak pada 2,09 juta dari total 83,1 juta pelanggan PLN.

Baca Juga: Tarif Listrik Naik, Sebanyak 2,09 Juta Pelanggan PLN Kena Dampak

Mengacu pada Surat Menteri ESDM No. T-162/TL.04/MEM.L/2022 tanggal 2 Juni 2022 tentang Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Periode Juli–September 2022), kenaikan tarif listrik akan dibebankan kepada para pelanggan rumah tangga mampu nonsbsidi yang menggunakan daya listrik sebesar 3.500 Volt Ampere (VA) ke atas.

Darmawan Prasodjo menyebut kenaikan tarif listrik terpaksa dilakukan karena melejitnya indikator ekonomi makro.

Penetapan kenaikan harga listrik dipilih pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dari jurang inflasi. Sebab selama ini, kelompok masyarakat mampu yaitu pelanggan rumah tangga 3.500 VA ke atas ikut menerima kompensasi mencapai Rp4 triliun.

Baca Juga: Tarif Listrik 3.500 VA Naik Per 1 Juli 2022, Indonesia Lebih Murah?

“[Kenaikan tarif listrik] Demi menjaga daya beli masyarakat, daya saing sektor industri dan bisnis, mengendalikan inflasi serta memperkuat stabilitas perekonomian nasional,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Darmawan juga menjelaskan bahwa setidaknya terdapat 2,09 juta pelanggan PLN yang akan terdampak kenaikan tarif ini.

Baca Juga: Ini Daftar Tarif Listrik Golongan Nonsubsidi, Per 1 Juli Alami Kenaikan

Dia mengungkapkan sejak 2017, tidak pernah ada kenaikan tarif listrik untuk seluruh golongan tarif pelanggan.

Untuk menjaga tidak ada kenaikan tarif listrik, pemerintah telah menggelontorkan subsidi listrik sebesar Rp243,3 triliun dan kompensasi sebesar Rp94,17 triliun sejak 2017 hingga 2021.

Baca Juga: Tarif Listrik Industri dan Bisnis Tak Naik, Ini Daftar Lengkapnya

Dengan adanya kebijakan kenaikan tarif tersebut, ada beberapa pelanggan listrik rumah tangga yang bakal mengalami kenaikan tarif listrik.

1. Pelanggan rumah tangga golongan R2 dengan daya 3.500 VA hingga 5.500 VA, tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp111.000 per bulan.

2. Pelanggan rumah tangga golongan R3 dengan daya 6.600 VA ke atas tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp346.000 per bulan.

Baca Juga: PLN Klaim Tarif Listrik RI Termurah Kedua di Asia Tenggara

3. Pelanggan pemerintah golongan P1 dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp978.000/bulan.

4. Pelanggan pemerintah golongan P3 tarifnya disesuaikan dari Rp1.444,70 per kWh menjadi Rp1.699,53 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp271.000 per bulan.

5. Pelanggan pemerintah golongan P2 dengan daya di atas 200 kVA tarifnya disesuaikan dari Rp1.114,74 per kWh menjadi Rp1.522,88 per kWh, dengan kenaikan rekening rata-rata sebesar Rp 38,5 juta per bulan.

Baca Juga: Tarif Listrik di Indonesia Termurah se-ASEAN? Ini Perbandingannya

Meski demikian, kenaikan tarif listrik tidak akan dirasakan oleh para pelanggan rumah tangga yang menggunakan daya 450-900 VA.

Pemerintah akan tetap menyuntikkan dana subsidi guna memberikan hak keluarga kecil masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, hal tersebut juga tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2009 terkait ketenagalistrikan.

“Selain melindungi keluarga tidak mampu, terdapat potensi pertumbuhan listrik yang sangat luar biasa di tahun 2022, sehingga Pemerintah tetap memberikan kompensasi untuk pelanggan listrik rumah tangga, UMKM, bisnis dan Industri,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Besok Tarif Listrik Naik! Ini 5 Golongan yang Bakal Kena Dampak

Sumber: Bisnis.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Daerah Ini Warganya Sering Bersepeda Motor Tanpa Helm

      Direktur Lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Rabu (10/8/2022), mengatakan sejak Juli 2022 hingga 8 Agustus 2022 polisi menilang 208 pengendara tidak menggunakan helm.

      Pengacara: Brigadir J Dihabisi karena Bocorkan Rahasia Ferdy Sambo

      Salah satu pengacara, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan Brigadir J dihabisi karena memegang rahasia Ferdy Sambo dan sempat membocorkannya.

      TKP Kasus Kematian Brigadir J Bertambah 1, Rumah Pribadi Ferdy Sambo

      Ketiga TKP tersebut merupakan rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

      Laku Karya Mahasiswa ISI Solo Masuk 10 Besar Film Pendek Kartu Prakerja

      Film Laku karya mahasiswa ISI berhasil masuk 10 besar finalis terbaik kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja.

      Beri Informasi Salah, Karopenmas Brigjen Ahmad Ramadhan Dibela Atasan

      Belakangan pernyataan Ahmad Ramadhan itu dibantah Kapolri yang memastikan tidak ada baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

      Nadiem Makarim Apresiasi Pengguna Platform Teknologi Kemendikbudristek

      Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna platform teknologi yang telah diluncurkan Kemendikbudristek.

      Ketika LPSK Dibuat Gemas oleh Perilaku Istri Ferdy Sambo

      Meski meminta perlindungan, Putri Candrawathi justru kurang kooperatif dalam memberikan keterangan kepada LPSK.

      Daftar ke KPU, Ini Harapan Koalisi Indonesia Bersatu atas Pemilu 2024

      Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memiliki harapan atas Pemilu 2024 mendatang. 

      Pimpin Golkar Daftar ke KPU, Airlangga: Golkar 10 Kali Ikut Pemilu

      Partai Golkar mendaftar ke KPU bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

      Pengacara: Ada Alasan Kuat Ferdy Sambo Perintahkan Bunuh Brigadir J

      Penasihat hukum keluarga menyebut ada alasan kuat di balik dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang diperintahkan Ferdy Sambo.

      Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Bakal Dipecat Polri?

      Apakah nasib Ferdy Sambo yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J bakal dipecat dari Polri?

      Sosok Ferdy Sambo: Kepala Keluarga yang Bertanggung Jawab

      Penasihat hukum keluarga menyebut Ferdy Sambo merupakan sosok kepala keluarga yang bertanggung jawab.

      Muncul ke Publik, Ini Makna Ekspresi Putri Istri Ferdy Sambo

      Pakar mikro ekspresi melihat raut wajah kesedihan saat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, muncul ke publik.

      13 Proyek Strategis Nasional Baru dan Ancaman Kerusakan Lingkungan

      Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering mengabaikan aspek lingkungan hidup dan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

      Makna Ekspresi Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan

      Inilah makna ekspresi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.