Kenaikan Biaya Urus STNK dan BPKB Bukan Usulan Kemenkeu

Kenaikan Biaya Urus STNK dan BPKB Bukan Usulan Kemenkeu

SOLOPOS.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuliskan pesan di kanvas saat Deklarasi Pengampunan Pajak Nasabah UMKM, Mitra Kerja, dan Keluarga Besar Bank Jateng di Semarang, Jateng, Kamis (29/12/2016). (JIBI/Solopos/Antara/Harviyan Perdana Putra)

Biaya pengurusan STNK dan BPKB naik tiga kali lipat.

Solopos.com, BOGOR – Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) telah memutuskan untuk menaikkan biaya pengurusan surat-surat kendaraan antara dua hingga tiga kali lipat. Aturan ini efektif berlaku pada tanggal 6 Januari 2017 mendatang.

Hanya saja, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, kenaikan tarif ini bukanlah merupakan usulan langsung dari Kementerian Keuangan. Keputusan ini adalah hasil pertimbangan dari usulan yang diajukan oleh Polri.

“Untuk masalah SIM ini dari Polri termasuk yang terakhir, biasanya untuk seluruh BLU kita membuat memang review setiap saat, apakah tarifnya sesuai atau tidak, bukan dari Kemenkeu,” kata Sri Mulyani di Istana Bogor, Rabu (4/1/2017) sebagaimana dikutip Okezone.

Menurutnya, sudah tujuh tahun biaya pengurusan kendaraan bermotor belum mengalami kenaikan. Untuk itu, butuh penyesuaian dari pemerintah pada tahun ini. Penyesuaian ini juga dilakukan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

“K/L biasanya menyampaikan usulan jadi dalam hal ini Polri apa yang dianggap sebagai tarif yang wajar atau tidak dan kemudian kita lihat apakah justifikasinya sesuai atau tidak. Untuk hal ini memang kita lihat dari Polri mereka melakukan investasi dari sisi sistemnya, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan tarif ini ditetapkan dari tahun 2010,” jelasnya.

Menurut Sri Mulyani, dirinya memang menandatangani surat keputusan kenaikan biaya pengurusan surat-surat kendaraan. Hanya saja, keputusan tetap dibahas bersama Polri. “Biasanya memang dari K/L, kemudian kita membuat keputusan. Saya yang tanda tangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Berawal dari Bau Busuk, Mayat Wanita Misterius Diduga Asal Klaten Ditemukan Terkubur di Kebun Warga Sleman

Mayat wanita misterius yang diduga warga Klaten ditemukan terkubur di lahan milik warga di Sleman, DIY.

Tak Penuhi Panggilan Polda Metro Terkait Kasus Ancaman Kekerasan, Faktor Kesehatan Jadi Alasan Jerinx

Jerinx dilaporkan pegiat media sosial ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan ancaman kekerasan yang berawal dari perdebatan di dunia mayat.

Brabus Smart EQ Fortwo Racing Green Edition Hadir di 2023

Brabus luncurkan varian Smart EQ Fortwo yang diberi nama Racing Green Edition, diklaim tidak dapat ditandingi oleh mobil Smart standar lainnya.

Ibas Sebut Indonesia Bisa Jadi Negara Gagal Karena Covid-19, Luhut: Apa Sih yang Sudah Ia Kerjain?

Menko Marinvest, Luhut B Pandjaitan, sebut pernyataan Ibas bak omongan anak kecil saat menyinggung Indonesia negara gagal.

Biaya Kremasi di Pekalongan Naik Hampir 100%

Yayasan Gotong Royong Pekalongan menaikkan biaya kremasi dari yang semula Rp4 juta menjadi Rp7 juta.

Cara Makan Kurang dari 20 Menit di Warung agar Tak Langgar PPKM Level 4

Dengan pembatasan waktu makan di warung selama PPKM ini, tentu cara makan ini patut diperhatikan agar tidak melanggar aturan.

Teras Rumahmu Sempit? Ini 6 Tips Menata Teras Supaya Rapi

Sebagai area yang pertama kali dilihat oleh tamu, penting untuk menata dan membersihkan teras agar tampak rapi dan enak dipandang mata.

Annisa Pohan Dikritik Gagal Jadi Ustazah Akibat Salah Kutip Ayat Al-Qur’an

Annisa Pohan dihujat warganet akibat salah mengutip ayat Al-Qur'an dalam kicauannya.

Kantor Kecamatan Jebres Solo Tutup karena Pegawai Kena Covid-19

Penutupan Kantor Kecamatan Jebres sesuai izin Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo karena para pegawai terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri.

Coba Kelabui Petugas, Rokok Ilegal Dimasukkan ke Ambulans yang Diangkut Truk, Terbongkar di Tegal

Petugas Bea Cukai Jateng DIY berhasil membongkar upaya pengiriman rokok ilegal tanpa cukai yang menggunakan ambulans untuk mengelabui petugas.

Menelusuri Gua Terindah se-Indonesia di Kebumen

Kesulitan dari menyusuri gua adalah kondisi gua yang gelap, banyak air serta medannya licin dan penuh liku-liku, oleh karena itu untuk menyusuri gua diperlukan atribut yang lengkap.

49 Remaja Ngumpul di Sondokoro Karanganyar hingga Dibubarkan Polisi Ternyata Beratribut Perguruan Silat

Sebanyak 49 remaja yang dibubarkan polisi karena berkerumun di kawasan wisata Sondokoro, Karanganyar, ternyata memakai atribut perguruan silat.