Tutup Iklan

KEMISKINAN JATENG : RTLH di Jepara Sudah Berdinding Bata, Ganjar Kaget

KEMISKINAN JATENG : RTLH di Jepara Sudah Berdinding Bata, Ganjar Kaget

SOLOPOS.COM - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) berdialog dengan Sahlan, warga Dusun Bendowangen, RT 004/RW 003, Desa Mayong Lor, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara pemilik rumah yang masuk dalam program perbaikan RTLH. (Instagram-@ganjar_pranowo)

Kemiskinan di Jateng diupayakan berkurang dengan program perbaikan rumah tak layak huni (RTLH), namun Ganjar kaget saat mengecek salah satu RTLH sudah berdinding bata.

Solopos.com, JEPARA – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jepara, Jateng, Senin (16/10/2017). Di sela-sela kunjungannya itu, Ganjar mengecek rumah milik Sahlan yang terdaftar dalam program perbaikan rumah tak layak huni (RTLH) di Dusun Bendowangen, RT 004/RW 003, Desa Mayong Lor, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.

Namun Ganjar mengaku kaget karena rumah yang terdaftar dalam salah satu program pengentasan kemiskinan di Jateng itu sudah memiliki dinding bata. Rasa terkejut itu diungkapkan sang gubernur melalui akun Instagramnya, @ganjar_pranowo.

“Saya awalnya kaget. Rumah ini jadi salah satu sasaran program pembangunan rumah tidak layak huni di Jepara. Tapi kok sudah tembok ya, waduh jangan-jangan salah sasaran nih,” tulis Ganjar dengan menyertakan foto kunjungannya di salah satu RTLH di Jateng tersebut.

Namun Ganjar menyatakan rumah di Jepara itu memang pantas masuk daftar perbaikan RTLH Jateng lantaran dinding bata tersebut merupakan hasil swadaya masyarakat sekitar, bukan hasil jerih payah si pemilik rumah. “Tembok bata itu rupanya hasil swadaya warga sekitar. Mereka membantu dengan urunan untuk membangun rumah Mbah Sahlan yang reyot dan mau ambruk. Namun dana hanya cukup untuk dinding saja, sedangkan atap dan lantai masih kurang, jadi ya masih bocor bocor,” imbuh politikus PDIP tersebut.

Ganjar mengaku senang lantaran warga Dusun Bendowangen bersedia bahu-membahu membantu tetangganya yang kesusahan. “Jika semua warga Jateng seperti di Dukuh Bendowangen ini maka pengentasan kemiskinan sangat cepat selesai. Maturnuwun pada setiap warga Jateng yang sudah tergerak dan bergerak membantu sesamanya,” jelas orang nomor wahid di Jateng itu.

Sementara itu, dikabarkan Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng melalui media sosial Twitter, selain mengunjungi rumah yang masuk dalam salah satu program pengentasan kemisikinan itu, sang gubernur Jateng juga menghadiri beberapa acara. Dalam kunjungan ke Jepara itu, Ganjar juga meninjau Pasar Pecangaan dan menghadiri acara Ngopi Bareng Biar Gayeng di Kantor Kecamatan Mayong. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Kasus Kematian Covid Tanpa Komorbid Tinggi

Angka kematian pasien Covid-19 di Klaten masih tinggi. Tak hanya pasien dengan komorbid atau penyakit penyerta, pasien yang meninggal tanpa komorbid sebesar 35%.

Vaksin Bikin Tubuh Aman dari Covid-19? Cek Faktanya

Vaksin Covid-19 bukanlah satu-satunya alat yang dapat melindungi tubuh dari infeksi virus corona.

Dua Juru Parkir Liar di Kota Madiun Diringkus Polisi

Dua juru parkir liar ditangkap Polres Madiun Kota dalam pemberantasan aksi premanisme dan pungli.

Duh! Petani Tembakau di Klaten Terancam Gagal Panen Gara-Gara Cuaca Tak Menentu

Sejumlah petani tembakau di Klaten dilanda kegalauan. Cuaca yang tak menentu mengakibatkan tanaman tembakau tak tumbuh secara optimal.

Isolasi Lokal di Gedawung Baturetno Wonogiri Selesai, Warga Siraman Pakai Air Kendi

Isolasi lokal yang diterapkan di Dusun Gedawung, Desa Saradan, Kecamatan Baturetno, Wonogiri telah selesai, Selasa (22/6/2021).

Lezatnya Suboli Pizza, Pizza Susu Khas Boyolali

Di Boyolali, terdapat kuliner khas yakni pizza susu dan dikenal dengan nama Suboli Pizza. Makanan ini biasanya dijual di Jl Pandan Arang, Boyolali.

Warga Kerja Bakti Bersihkan Makam di Mojo, Kapolresta: Budaya Wong Solo!

Jajaran Polresta Solo, TNI, dan Ormas membersihkan dan memperbaiki makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (23/6/2021).

Soal Perizinan Sekolah, Ini Kata Kepsek Bocah Perusak Makam di Mojo Solo

Pihak Kuttab atau lembaga pendidikan dasar tempat 10 anak yang merusak makam di Mojo, Solo, mengatakan sudah mengajukan perizinan sekolah kepada Kemenang.

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tugurejo Semarang Akhirnya Dirikan Tenda Darurat

RSUD Tugurejo mulai kehabisan ruang isolasi pasien Covid-19 sejalan membeludaknya pasien. Mereka kini mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien.

10 Bocah Merusak Makam di Mojo Solo, Ini Penjelasan Sekolah

Pihak sekolah tempat 10 bocah pelaku perusakan makam di Solo membantah mengajarkan intoleransi.

Pegawainya Terpapar Covid-19, Kantor Imigrasi Madiun Dilockdown

Kantor Imigrasi Madiun ditutup sementara karena seorang pegawainya positif Covid-19. Kantor akan buka kembali pada Senin (28/6/2021).

Solusi Atasi Sampah, PLN Beli Listrik dari PLTSa Terbesar Se-Jateng di Solo

PT PLN membeli energi hijau yang dihasilkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Solo yang terakumulasi di TPA Putri Cempo,