KEMISKINAN JATENG : BPR-BKK Diminta Proaktif Entaskan Warga Miskin
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Kemiskinan yang mendera Jateng diharapkan Gubernur Ganjar Pranowo menjadi perhatian BPR-BKK.

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengharapkan seluruh Bank Perkreditan Rakyat-Badan Kredit Kecamatan (BPR-BKK) proaktif bekerja menjadi ujung tombak dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah masing-masing.

"BPR tidak boleh minder, anggapan sebagai 'bank pinggiran' harus ditanggalkan dari pemikiran segenap direksi dan karyawan BPR, mereka mesti proaktif bekerja," kata Gubernur Ganjar Pranowo di Semarang, Kamis (29/12/2016).

Selain proaktif bekerja, jajaran BPR-BKK juga diminta Ganjar mendekati segmen pasar yang sebagian besar adalah pedagang kecil. Menurut dia, serangkaian riset pemasaran harus dilakukan sebelum mereka menawarkan jasa kredit kepada pedagang kecil sehingga dapat mengantisipasi kredit macet.

Mantan anggota DPR itu menjelaskan bahwa BPR adalah bank yang bekerja pada tingkatannya dan masing-masing punya segmentasi, punya visi yang bisa mengembangkan potensial market. "Bapak-ibu pengurus BPR harus berpikir itulah target saya untuk tumbuh. Itu kontribusi saya untuk Indonesia," katanya.

Agar kinerjanya bisa maksimal, Gubernur Ganjar juga meminta BPR bersinergi dengan bank BUMD atau bank BUMN. dan tidak takut untuk berinovasi. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menambahkan, transaksi dilakukan secara praktis melalui gawai. "Dengan bekerja secara proaktif, BPR turut mengubah citra bank plat merah yang seringkali dipandang masyarakat sebagai bank yang kurang berkualitas," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom