Kemenperin Minta Pabrik Rokok Segera Serap Tembakau Petani Temanggung

Petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik.

 
Rombongan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkunjung ke salah satu gudang tembakau di Temanggung, Jumat (17/9/2021). (jatengprov.go.id)

SOLOPOS.COM - Rombongan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkunjung ke salah satu gudang tembakau di Temanggung, Jumat (17/9/2021). (jatengprov.go.id)

Solopos.com, TEMANGGUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro, Putu Juli Ardika, meminta pabrik rokok Gudang Garam dan Djarum untuk mempercepat penyerapan tembakau petani.

Hal itu disampaikan Putu saat melakukan kunjungan kerja ke gudang tembakau milik Gudang Garam dan Djarum di Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (17/9/2021).

“Saya berharap sebelum musim penghujan tiba tembakau-tembakau petani sudah terserap. Tentu saja dengan harga yang bagus. Saya khawatir, kalau musim hujan tiba dan tembakau belum terserap semua, kualitasnya akan menurun dan berdampak pada harga jualnya,” ujar Putu dikutip dari laman Internet resmi Pemprov Jateng, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Warga Blora Senang Diajari Buat POC dan Pestisida Nabati oleh KKN UNS Tim 28

Sebelumnya, Bupati Temanggung, H.M. Al Khadziq, telah mengirimkan surat kepada Kemenperin terkait permohonan percepatan penyerapan dan perbaikan harga jual tembakau petani.

Hal ini dikarenakan petani tembakau di Temanggung telah mengalami panen raya, namun hasilnya belum terserap secara maksimal oleh pabrik. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kemenperin yang merespons permasalah tembakau di wilayahnya.

“Terima kasih Kementerian sudah menindaklanjuti terhadap surat yang kami kirimkan, terkait percepatan penyerapan dan perbaikan harga tembakau di petani,” kata bupati.

Baca juga: Senggol Bodi Truk, Pengendara Motor di Grobogan Tewas

Ia juga meminta pemerintah untuk ikut membela keberadaan industri rokok kretek dengan berusaha agar cukai rokok kretek tidak naik.

“Selain itu, Kementerian dan DPR terus berusaha agar berbagai regulasi jangan sampai menyulitkan industri rokok kretek. Tetapi kita kita juga berharap agar industri rokok yang dipikirkan juga memikirkan nasib rakyat. Harus ada imbal baliknya seperti itu,” tandas Bupati.

Sementara itu, perwakilan pabrikan Gudang Garam, Thjin Tjong Giong, berjanji akan mempercepat penyerapan tembakau di petani. “Sampai hari ini, setiap hari kami menerima kisaran 9.000 sampai 10.000 keranjang. Dan kami akan terus menerima tembakau dari petani,” tandasnya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Waspada! Curah Hujan di Jateng Bakal Semakin Tinggi Efek La Nina

BMKG memprakirakan curah hujan di Jawa Tengah (Jateng) akan mengalami peningkatan atau intensitas tinggi akibat terdampak fenomena La Nina.

Hujan Deras & Angin Kencang di Semarang, Pohon Tumbang Timpa Rumah

Sejumlah pohon di Kota Semarang dilaporkan tumbang dan menimpa rumah warga saat hujan deras dan angin kencang melanda Jumat (22/10/2021) sore.

Jembatan Tiba-tiba Ambrol, Seorang Ibu Hilang Terbawa Arus

Seorang warga Kebumen, Jawa Tengah hanyut terbawa arus sungai ketika jembatan yang dilewatinya tiba-tiba ambrol.

Polda Jateng Ungkap Identitas WNA Turki Otak Pelaku Skimming ATM

Polda Jateng mengungkap identitas warga negara asing atau WNA asal Turki yang menjadi otak kejahatan skimming kartu ATM di wilayahnya.

Netizen Curhat Vaksin Berbayar Rp300.000, Ini Reaksi Wali Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mendapat laporan dari warganet terkait vaksin Covid-19 berbayar Rp300.000 di wilayahnya.

Mantap! Bus Listrik Bakal Jadi Transportasi Umum di Jateng

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mewacanakan penggunaan bus listrik untuk transportasi umum.

Terkuak! Ada Peran WNA di Balik Pinjol Ilegal di Jateng

Ditreskrimsus Polda Jateng tengah memburu warga negara asing atau WNA yang berperan dalam praktik pinjaman online atau pinjol di wilayahnya.

Ketupat Sumpil: Makan Kupat Pakai Siput, Mau Coba?

Ketupat sumpil adalah olahan beras ketan yang dibungkus dengan daun pisang atau daun bambu dan disantap  dengan parutan kelapa/serundeng dan bumbu sambal.

Gua Kiskendo, Medan Tempur Subali & Sugriwa Ternyata Ada di Kendal

Menurut legenda, nama Gua Kiskendo diambil dari cerita pewayangan yang mengisahkan pertempuran sengit antara kawanan kera dan kawanan berkepala sapi dan kerbau.

Cek Lur! Ini Daftar 34 Perusahaan Pinjol Ilegal dari Polda Jateng

Ditreskrimsus Polda Jateng mengungkapkan daftar 34 perusahaan dan aplikasi pinjaman online atau pinjol ilegal yang dilaporkan meresahkan masyarakat.

Duh! Aksi Pemotor Onani di Jalan Kembali Terjadi di Pekalongan

Aksi pemotor yang melakukan onani di jalan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) kembali terjadi.

Keren! Semarang Bakal Punya Taman Parkur Seluas 500 Meter Persegi

Pemerintah Kota Semarang bakal membangun taman parkur sebagai tempat anak-anak muda menyalurkan hobi olahraga parkur atau parkour.

Serunya Beli Jajan Pakai Balok di Pasar Sawahan, Yuk Coba

Berbelanja di Pasar Sawahan Ungaran tidak menggunakan uang, tetapi balok kecil. Seru banget hlo.

Roti Ganjel Rel Khas Semarang Unik & Langka, Pernah Coba?

Roti ganjel rel merupakan kuliner unik dan langka khas Semarang yang resepnya warisan dari zaman Belanda.

Mantap! Vaksinasi Pelajar di Kota Semarang Sudah Capai Target

Capaian vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar atau remaja 12-17 tahun di Kota Semarang sudah memenuhi target yang ditetapkan.

Pemprov Jateng Ajak UMKM Bertahan di Masa Pandemi Lewat Pelatihan

Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jateng mengajak UMKM bertahan di tengah pandemi Covid-19 dengan menyelenggarakan pelatihan untuk 30 pelaku UMKM di sekitar proyek tol Semarang-Demak.