Kemenkominfo: Tingkat Keamanan Digital Indonesia Tidak Memuaskan

Kemenkominfo menyebut tingkat keamanan digital Indonesia paling rendah dibandingkan dengan pilar literasi digital lainnya.

 Ilustrasi pengelolaan data digital (antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pengelolaan data digital (antaranews.com)

Solopos.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menemukan tingkat kemanan digital Indonesia berada di level yang paling tidak memuaskan atau rendah dibandingkan dengan pilar literasi digital lainnya.

Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permai menyebut jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini adalah 202,3 juta orang atau setara dengan 76,8 persen dari total populasi. Angka tersebut menunjukkan masyarakat Indonesia makin intensif dalam mengakses layanan digital.

PromosiGerhana Bulan Darah dan Mitos yang Mengiringinya di Pelosok Dunia

“Masalahnya adalah, tingkat penggunaan internet dan layanan digital harus dibarengi dengan tingkat literasi digital yang baik,” ujarnya dalam peluncuran Survei Status Literasi Digital Indonesia, Kamis (19/1/2022).

Baca juga: Catat! Redmi Note 11 Diluncurkan 26 Januari

Expert Panel Katadata Insight Center Mulya Amri menyebut ada 10.000 responden, dipilih dari 514 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Survei tingkat literasi digital yang dimotori oleh Kemenkominfo ini melibatkan Katadata Insight Center.

“Literasi digital yang dimaksud di sini, tersusun atas 4 pilar utama, yaitu kecakapan, etika, kemanan, dan budaya digital,” ujarnya dikutip Bisnis.com.

Amri menjelaskan, survei yang dilalukan pada Oktober 2021 lalu tersebut menemukan, indeks literasi digital Indonesia berapa pada tingkatan 3,49 (nilai maksimal 5). Hasil tersebut diambil dari jumlah rata-rata tingkat literasi digital di semua provinsi.

Baca juga: Data Pribadi Dijual sebagai NFT, Ini Langkah Kemenkominfo

Menurutnya, angka tersebut menempatkan literasi digital di Indonesia di level yang cukup baik. “Sedikit di atas rata-rata, ini mendekati baik,” ujarnya.

Pada pengukuran Indeks Literasi Digital 2021 tersebut, nilai pilar kecakapan digital berapa di angkat 3,44, sedangkan nilai etika di dunia digital Indonesia berapa di kisaran nilai indeks 3,53.

Adapun pilar budaya digital memperoleh nilai indeks paling tinggi yaitu 3,90, sedangkan indeks keamanan digital Indonesia menjadi pilar literasi yang paling lemah dengan nilai 3,10.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kenaikan TDL Pelanggan 3.000 VA Berpotensi Tambah Beban Industri

+ PLUS Kenaikan TDL Pelanggan 3.000 VA Berpotensi Tambah Beban Industri

Rencana pemerintah menaikkan tarif dasar listrik abagi pelanggan 3.000 volt ampere (VA) disesalkan pelaku industri yang tengah berjuang untuk bangkit setelah dihajar pandemi Covid-19.

Berita Terkini

Redmi 10A Harga Rp1 Jutaan Dibekali Baterai Besar

Redmi 10A memiliki layar berukuran 6,53" HD+ dan dilengkapi Sunlight display, serta Reading mode 3.0 .

Mau Beli HP Xiaomi, Ini Daftar Harga Terbaru Mei 2022

Handphone Xiaomi diminati karena harganya terjangkau dengan fitur mumpuni. Berikut daftar harga HP Xiaomi.

Ini Dia Kode Redeem Free Fire 18 Mei 2022

Ini kode redeem Free Fire (FF) yang dapat digunakan untuk memperoleh berbagai hadiah tertentu.

Begini Cara dan Syarat Perpanjangan Paspor Secara Online

Untuk mengurus pergantian atau perpanjangan paspor secara online, unduh aplikasi M-Paspor.

WhatsApp API Mekari Qontak Tawarkan Solusi Berbisnis di Era Digital

WhatsApp (WA) kini menjadi platform yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, sehingga banyak bisnis yang memanfaatkan WhatsApp API sebagai media pemasaran dan promosi.

SEA Games 2022, Ini Jadwal Tim Esports Indonesia Main

Tim esports Indonesia untuk Mobile Legends bakal memulai pertandingan pertama di SEA Games 2022 pada Rabu (18/5/2022).

Benarkah Tanah dari Bulan Bisa Untuk Menanam?

Kabar terbaru mengenai Bulan adalah mengenai temuan ilmuan bahwa tanah dari Bulan bisa digunakan untuk menanam dengan dukungan cahaya dan nutrisi.

Harga Rp2 jutaan, Ini Yang Ditawarkan Oppo A16k

Oppo merilis smartphone baru seri A16k sebagai suksesor A16 dan A16e dengan harga Rp2,199 juta.

Citra Nyata Lubang Hitam di Pusat Galaksi Bima Sakti

Para peneliti di jaringan Event Horizon Telescope telah menangkap secara langsung gambar lubang hitam kedua—yang disebut Sagitarius A*—di pusat Galaksi Bima Sakti atau Galaksi Milky Way.

Satelit Nano Buatan RI Ini akan Lacak Posisi Kendaraan dan Pejalan Kaki

Satelit nano ini merupakan karya sepenuhnya dari para mahasiswa Surya University dengan bimbingan peneliti-peneliti antariksa di Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN.

Harga Rp4 Jutaan, Ini Spesifikasi Vivo T1 Pro 5G

Smartphone baru Vivo T1 Pro 5G resmi meluncur sebagai The Fastest Mid-range 5G Smartphone dengan fitur andalan flagship liquid cooling.

Ini Dia Dua Headset Gaming Terbaru dari NYK Nemesis

Keunggulan Headset ini adalah fitur 7.1 Surround Sound yang diklaim membuat suara dihasilkan sangat jernih.

Migrasi TV Digital, Ini Cara dan Syarat Mendapatkan STB Gratis Kominfo

Untuk mendapatkan STB gratis dari Kominfo, cara pertama yang dilakukan adalah masyarakat mendaftar bansos online dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos.

Pengumuman! EA Sports FC Jadi Nama Pengganti Game Sepak Bola FIFA

Penggantian nama game sepak bola FIFA ini merupakan buntut dari berakhirnya kerja sama EA dengan federasi sepak bola dunia, FIFA.

WhatsApp Group Kini Bisa Tampung 512 Orang, Ini Detail Update WA Terbaru

Menurut WhatsApp, fitur-fiturnya perlahan diluncurkan dalam update setelah dimulai pekan lalu pada Kamis (5/5/2022).

Pulau Misterius Muncul di Google Maps tapi Tak Ada di Dunia Nyata, Kok Bisa?

Pulau misterus di Pasifik Selatan yang disebut berupa sebidang tanah yang asing ini telah menjadi misteri bagi para ahli selama hampir satu dekade.