Kemenkeu Beri Keringanan Utang 1.292 Debitur Kecil Senilai Rp20,48 M

Kemenkeu memberikan keringanan utang kepada 1.292 debitur kecil senilai Rp20,48 miliar dengan nilai outstanding sebesar Rp80,42 miliar per 15 Oktober 2021.

 Ilustrasi kredit (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kredit (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan keringanan utang kepada 1.292 debitur kecil senilai Rp20,48 miliar dengan nilai outstanding sebesar Rp80,42 miliar per 15 Oktober 2021.

PromosiIndonesia-Singapura Mempersempit Ruang Gerak Koruptor dan Teroris

Direktur Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain DJKN Kemenkeu Lukman Efendi menyatakan 1.292 debitur tersebut merupakan bagian dari 1.367 berkas kasus piutang negara (BKPN) yang telah disetujui.

“Dari 1.367 itu yang sudah lunas di kita 1.292 debitur dengan nilai outsatnding Rp80,42 miliar. Jadi dengan ada keringanan kita dapat Rp20,48 miliar,” katanya dalam Bincang DJKN di Jakarta, Jumat (22/10/2021) seperti dilansir Antara.

Sebanyak 1.292 debitur itu terdiri dari 113 pelaku UMKM dengan realisasi Rp7,9 miliar dan outstanding Rp32,63 miliar serta 226 sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) mahasiswa dengan realisasi Rp563,5 juta dan outstanding Rp2,72 miliar.

Baca Juga: Inilah Capaian Pemerintah dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi

Selanjutnya, 381 pasien rumah sakit dengan nilai realisasi Rp1,19 miliar dan outstanding Rp5,64 miliar serta dan 82 kelolaan Kemenkeu dengan realisasi Rp760,8 juta dan outstanding Rp4,25 miliar.

Untuk debitur kecil sebanyak 490 BKPN dengan nilai realisasi Rp10,07 miliar dan nilai outstanding Rp35,18 miliar.

Lukman melanjutkan, objek keringanan utang ini dibagi menjadi dua yaitu dengan barang jaminan berupa tanah atau bangunan dan tanpa jaminan.

Utang dengan barang jaminan sebanyak 129 BKPN dengan realisasi Rp7,69 miliar dan nilai outstanding Rp28,08 miliar sedangkan utang tanpa barang jaminan tercatat 1.163 BKPN dengan realisasi Rp12,79 miliar dan outstanding Rp52,34 miliar.

Baca Juga: Banting Setir, Atlet Bulutangkis Ini jadi Pengusaha Warung Gongso Solo

Mengajukan Keringanan

Untuk kriteria debitur meliputi perorangan atau badan hukum/badan usaha yang menjalankan UMKM dengan pagu kredit maksimal Rp5 miliar.

Kemudian perorangan yang menerima kredit pemilikan rumah sederhana/rumah sangat sederhana (KPR RS/RSS) dengan pagu kredit paling banyak Rp100 juta dan perorangan atau badan hukum/badan usaha sampai dengan sisa kewajiban Rp1 miliar.

Program keringanan utang yang berakhir pada Desember 2021 masih membuka kesempatan bagi debitur untuk mengajukan keringanan utang kepada DJKN melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) terdekat.

Para debitur yang didukung barang jaminan berupa tanah atau tanah dan bangunan berhak mendapatkan keringanan utang sebesar 35 persen dari sisa utang pokok.

Baca Juga: Sambut Investasi, Keandalan Listrik di Papua Terus Berlanjut Pasca PON

Sementara itu bagi debitur yang tidak didukung barang jaminan berupa tanah atau tanah dan bangunan berhak mendapatkan keringanan utang sebesar 60 persen dari sisa utang pokok.

Selain itu, apabila debitur dapat melakukan pelunasan pada Oktober sampai dengan 20 Desember 2021 maka berhak mendapatkan tambahan keringanan sebesar 20 persen dari sisa utang pokok setelah diberikan keringanan.

Selain keringanan dalam bentuk pengurangan sisa utang pokok, debitur yang mengalami piutang macet akibat pandemi Covid-19 juga dapat mengajukan keringanan dalam bentuk moratorium.

Moratorium ini berupa penundaan penyitaan, penundaan lelang atau penundaan paksa badan sampai dengan status bencana nasional Covid-19 dicabut.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Para Eks Miliarder Tuban Demo Minta Pekerjaan, Ini Tanggapan Pertamina

Setelah sempat menjadi miliarder karena mendapatkan ganti untung lahan, sejumlah warga di Tuban kini dikabarkan menuntut untuk mendapatkan pekerjaan dalam proyek itu.

+ PLUS Pemerintah Yakin Nasib Restrukturisasi Garuda akan Berakhir Baik

Pemerintah yakin proses restrukturisasi PT Garuda Indonesia Tbk. lewat payung hukum perpanjangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) akan berakhir baik seperti Philippine Airlines.

Kasus Meningkat, Varian Omicron akan Pengaruhi Ekonomi Indonesia?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron yang berpotensi memengaruhi kinerja ekonomi kuartal I-2022.

Embrio, Strategi BRI Ciptakan Talenta Digital Inovatif dan Tangguh

Melalui program Embrio ini, diharapkan muncul ide-ide ‘radikal’ dari Insan BRIlian yang dapat menjadi solusi untuk pertumbuhan bisnis BRI. 

Utang RI Paling Terkendali, Ini Perbandingannya dengan Negara Lain

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan defisit fiskal dan utang Indonesia selama pandemi termasuk yang paling terkendali dan produktif.

Demi Fokus ke Lima Unit Bisnis, Unilever akan PHK 1.500 Karyawan

Unilever akan merampingkan model usahanya menjadi 5 unit bisnis. Hal ini berimbas pada pengurangan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.500 karyawan secara global.

Naik Lagi Nih! Cek Harga Emas di Pegadaian 27 Januari 2022

Harga emas batangan 24 karat yang dijual di Pegadaian pada Kamis (27/1/2022) ini terpantau naik untuk emas Antam dan UBS ukuran tertentu.

Tren WFH Meningkat, Omzet Perusahaan Parkir Anjok

Terdapat kendala pemulihan omzet dan volume parkir lantaran perilaku masyarakat yang sudah terbiasa bekerja dari rumah selama pandemi ini.

Indonesia Punya Potensi Logam Paling Langka di Dunia!

Potensi logam tanah jarang di Indonesia terbilang menjanjikan jika melihat potensi yang masih tersimpan dan belum tereksplorasi.

Dikukut Polisi, Ruko di Jakut Jalankan 14 Aplikasi Pinjol Ilegal

Zulpan juga mengungkapkan perusahaan operator pinjol ilegal tersebut juga melakukan penagihan kepada nasabahnya dengan cara-cara yang melanggar hukum.

Persaingan Live Shopping Kian Sengit, E-Commerce Mana Paling Diminati?

Pendekatan live shopping menggunakan paltform media sosial diprediksi mengalami peningkatan ke depan dan akan makin banyak diadopsi oleh penyedia platform media sosial.

Buka 6 Cabang, Burjo Ambucuy Raih Omzet Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Warung makan yang buka 24 jam ini juga sering menjadi tempat mahasiswa atau pelajar untuk mengerjakan tugas. Oleh karena itu, burjo sering ditemui di kawasan sekitar sekolah dan kampus.

Live Shopping Tingkatkan Kunjungan Toko Online 200 Kali Lipat Lebih

Strategi live shopping yang diadopsi oleh para e-commerce, diklaim mampu tingkatkan kunjungan toko para mitra.

Tanoto Foundation Kukuhkan 172 Mahasiswa Penerima Beasiswa TELADAN

Tanoto Foundation sangat peduli dengan upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan di kalangan generasi muda melalui program Beasiswa TELADAN.

Mantap! BRI Berikan Beasiswa Kuliah S2 untuk 36 Wartawan

Sebanyak 972 wartawan dari seluruh Indonesia mendaftarkan diri dalam ajang BRI Fellowship Journalism yaitu beasiswa kuliah S2 di PTN.