Kemenkes Segera Teliti Potensi Bajakah untuk Obati Kanker

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap meneliti potensi tanaman bajakah asal hutan Kalimantan menjadi obat dalam menyembuhkan kanker.

Kemenkes Segera Teliti Potensi Bajakah untuk Obati Kanker

SOLOPOS.COM - Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Moeloek, saat meresmikan gedung Instalasi Rawat Jalan Terpadu RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten, Jumat (12/7/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, JAKARTA — Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap meneliti potensi tanaman bajakah asal hutan Kalimantan menjadi obat dalam menyembuhkan kanker.

“Saya pikir Insyaallah ada sesuatu di akar ini. Sampai diteliti di Universitas Lambung Mangkurat, ada kandungan antiradikal bebas yang tinggi sekali. Litbangkes bersedia sekali untuk terus meneliti ini agar bisa berkembang,” kata Menteri Kesehatan Nila Moeloek di Kementerian Kesehatan Jakarta, Senin (26/8/2019).

Menkes memberikan apresiasi dan dukungan penuh siswa-siswi asal Palangka Raya Kalimantan Tengah peneliti tanaman bajakah itu.

Siswa-siswi dari SMAN 2 Palangka Raya yang meneliti tanaman bajakah yaitu Anggina Rafitri, Aisya Aurealya Maharani, dan Yazid mengunjungi Kementerian Kesehatan untuk bertemu dengan Menkes Nila Moeloek dan jajarannya terkait penelitian tanaman Bajakah.

Lebih lanjut, Nila Moeloek meyakini tanaman bajakah yang memang sudah sejak dulu dikonsumsi oleh masyarakat Kalimantan sebagai tanaman obat bisa memberikan manfaat untuk kesehatan.

Namun, Nila mengatakan untuk memastikan manfaat tersebut harus dilakukan penelitian lebih lanjut.

Menkes menyebutkan Indonesia memiliki banyak sekali tumbuh-tumbuhan dan terkenal dengan jamu yang secara turun-temurun bermanfaat untuk kesehatan.

Nila mengatakan tingkatan obat tradisional di Indonesia berdasarkan pengujiannya yaitu mulai dari jamu, obat tradisional terstandar yang sudah teruji keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan bahan baku terstandar, dan fitofarmaka yang telah teruji secara klinis pada manusia.

Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan Prof. Akmal Taher menyebutkan temuan penelitian tanaman bajakah memiliki potensi untuk diteliti lebih lanjut dan dikembangkan untuk menjadi produk obat.

Akmal menekankan perlunya penelitian lebih mendalam terhadap tanaman Bajakah untuk membuktikan khasiat yang berdasarkan testimoni dapat menyembuhkan kanker.

Berita Terkait

Berita Terkini

Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB.

Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Sudah sejak sepekan terakhir, Kabupaten Boyolali berada di zona risiko rendah atau zona kuning terkait persebaran Covid-19.

Lezatos! Sambal Tumpang Sorsi Kuliner Andalan di Sragen, Cuma Rp5.000 Hlo

Saat berkunjung ke Kabupaten Sragen jangan sampai melewatkan kuliner legendaris, sambal tumpang sorsi yang murah dan lezat.

Berpotensi Untung Besar, Pemuda Wonogiri Isi Waktu Luang dengan Budidaya Porang

Para pemuda di Wonogiri mulai tertarik membudidayakan porang karena tanaman itu dinilai mempunyai keunggulan lebih dibandingkan tanaman lain.

Anthony Ginting Gagal ke Final Olimpiade 2020, Masih Berpeluang Raih Perunggu

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, gagal melaju ke babak final cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020.

Warga di Masaran Sragen Kenakan Jas Hujan Saat Memandikan & Memakamkan Jenazah, Biar Aman

Kisah unik tentang warga Desa Jirapan, Masaran, Sragen, yang memandikan dan memakamkan jenazah salah seorang perangkat desa memakai jas hujan agar aman dari penularan Covid-19.

Kabar Baik, BOR Rumah Sakit Covid-19 di Karanganyar Mulai Turun

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Karanganyar sudah mulai turun.

Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Geger! Teror Bra Gelantungan Bikin Heboh Warga Rembang

Teror bra bergelantungan di sejumlah lokasi menggegerkan warga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kempis-Kempis, 8.000 Karyawan Lion Air Dirumahkan

Sekitar 8.000 karyawan maskapai penerbangan Lion Air bakal dirumahkan agar perusahaan mampu bertahan menghadapi pandemi.

Kuliner Solo, Memanjakan Selera Harus Tahu Batas

Laman Kementerian Komunikasi dan Informatika menggolongkan informasi bahwa satai brutu menyebabkan mudah lupa atau mudah pikun sebagai disinformasi.

Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Kebakaran terjadi di kandang berisi 13.000 ekor ayam di Grobogan, Jawa Tengah, yang menimbulkan kerugian mencapai Rp1,2 miliar.