Kemenkes: Ada Tambahan 388.402 Orang Penerima Vaksinasi Lengkap

Data Kemenkes pada Sabtu (31/7/2021) menyebutkan penduduk yang divaksinasi Covid-19 lengkap dosis 1 dan 2 bertambah sebanyak 388.402 orang.

 Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (31/7/2021). (Antara)

SOLOPOS.COM - Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (31/7/2021). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada Sabtu (31/7/2021) menyebutkan penduduk yang divaksinasi Covid-19 lengkap atau yang telah mendapatkan vaksinasi dosisi pertama dan kedua bertambah sebanyak 388.402 orang.

Sementara jumlah penduduk yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap yakni sebanyak 20.534.823 orang.

Penambahan penduduk yang divaksinasi dosis pertama yakni sebanyak 420.521 orang. Sedangkan total penduduk yang divaksinasi dosis pertama sebanyak 47.226.514 orang. Target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang.

Baca juga: Indonesia Disebut Menuju Jebakan Pandemi, Politikus PDIP Ini Salahkan Jokowi

Sebelumnya, PT Bio Farma (Persero) terus mendistribusikan vaksin Covid-19 menuju 34 provinsi di Indonesia. Jumlahnya disesuaikan dengan alokasi serta permintaan dari Kementerian Kesehatan.

“Vaksin akan bisa didistribusikan, apabila sudah melalui tahap-tahap tertentu. Seperti proses fill and finish, packaging dan juga karantina uji untuk vaksin yang diterima dalam bentuk bulk (bahan baku),” kata Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara Bio Farma Bambang Heriyanto.

Hingga Selasa (27/7), kata Bambang, sebanyak 173,3 juta dosis vaksin telah diterima Indonesia. Terdiri atas 144,7 juta dosis dalam bentuk bahan baku yang didatangkan dari Sinovac. Dan 28,6 juta dosis dalam bentuk produk jadi yang berasal dari AstraZeneca, Covax dan Bilateral, Sinopharm dan Moderna.

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia 31 Juli 2021: Positif 37.284, Sembuh 39.372, Meninggal 1.808 Orang

Menurut Bambang vaksin dalam kemasan bahan baku sebanyak 144,7 dosis. Diperkirakan akan menjadi 117,3 juta dosis vaksin bentuk jadi, setelah melalui proses produksi.

Hingga Kamis (29/7), kata Bambang, Bio Farma telah memproses 117,1 juta dosis bahan baku vaksin Covid-19. Vaksin itu siap didistribusikan menuju 34 provinsi di Indonesia.

“Bahan baku tersebut menghasilkan sebanyak 92,1 juta dosis produk jadi. Di mana 74 juta dosis di antaranya sudah mendapatkan lot release dan 18,1 juta dosis dalam proses karantina,” kata Bambang dikutip dari Antaranews.com.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Dua Lembaga Umumkan Kandidat Karya Sastra Terbaik 2021

Karya-karya sastra yang dipapresisasi adalah karya sastra yang bermanfaat dan berpengaruh positif dalam pembangunan karakter bangsa.

10 Berita Terpopuler: Bayangan Hitam Terekam CCTV hingga Kondisi Tukul

Kabar tentang bayangan hitam yang terekam kamera closed circuit television (CCTV) di sebuah rumah di Wonogiri menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Minggu (26/9/2021).

Mahasiswa UNS Bikin Sabun Kertas, Inovasi Saat Pandemi

Sabun kertas ciptaan mahasiswa UNS ini menawarkan kepraktisan membersihkan tangan, terlebih di masa pandemi Covid-19.

Ini Tantangan Lulusan ITNY Menjelang Revolusi Industri 5.0

Mahasiswa lulusan ITNY menghadapi sejumlah tantangan dan peluang menjelang Revolusi Industri 5.0.

Azis Syamsuddin Mundur dari Wakil Ketua DPR, Golkar Siapkan Pengganti

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, memiliki hak prerogatif untuk menunjuk pengganti Azis Syamsuddin di kursi Wakil Ketua DPR RI.

Airlangga dan Cak Imin Jalan Pagi, Diplomasi Politik Menuju 2024?

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto jalan pagi dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar akrab disapa Cak Imin, diartikan sebagai langkah membangun koalisi.

Bocah 14 Tahun Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Pulang-Pulang Bawa Cerita Mistis

Bocah 14 tahun hilang lima hari di Gunung Guntur, Garut saat mendaki bersama 13 temannya. Ia ditemukan dalam keadaan bingung dan lemas.

Dukung Pendaki Tunadaksa Asal Solo Punya Rumah, Ratusan Orang Tandatangani Petisi Online

Pendaki tunadaksa dari Solo, Sabar Gorky muncul dalam petisi online berjudul Rumah untuk Sabar Gorky yang ditandatangani ratusan orang.

Nasib Azis Syamsuddin di Partai Golkar akan Ditentukan Siang Ini

Partai Golkar akan menyatakan sikapnya siang ini terkait kasus suap yang menjerat kader mereka, Azis Syamsuddin.

Kepuasan Masyarakat Terhadap Vaksinasi Tinggi, Tapi Pelayanan Masih Perlu Diperbaiki

Hasil survei mengungkapkan bahwa masyarakat jauh lebih puas dengan pelayanan vaksinasi oleh sentra vaksinasi yang dikoordinasikan pihak swasta, di rumah sakit atau di klinik swasta. Ketidakpastian soal kapan mendapatkan vaksin kedua membuat sejumlah responden jadi enggan.

10 Berita Terpopuler : Tukul Arwana Punya 200 Kontrakan - Penampakan Jersey Persis Solo

Ulasan tentang kekayaan Tukul hingga penampakan jersey Persis Solo masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka, MKD Percepat Rapat

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera menyampaikan sikapnya atas penetapan tersangka Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Viral, Video Warga Berlari ke Jokowi Berbuah Amplop Putih

Upaya warga berlari sembari membawa foto ke Jokowi itu berbuah amplop putih untuknya.

Sesalkan Penahanan, Golkar Minta Azis Syamsuddin Mundur

Jajaran pengurus Partai Golkar pun meminta Azis Syamsuddin mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR.

Drama Tak Lama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Drama Azis Syamsuddin tak selama yang dibikin seniornya di Partai Golkar, Setya Novanto. 

Solopos Hari Ini: Data Klaster Simpang Siur, Akhir Petualangan Azis Syamsuddin

Kesimpangsiuran data Covid-19 masih menjadi masalah dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air. Termasuk data soal klaster pembelajaran tatap muka (PTM).