Kemenag Sragen: Salat Iduladha di Rumah Saja, Sembelih Hewan Kurban di RPH!

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen mengimbau kepada umat Islam untuk melaksanakan Salat Iduladha di rumah saja.

 Ilustrasi salat Id di masa pandemi Covid-19 dengan menjaga jarak antarsaf. (Solopos-Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi salat Id di masa pandemi Covid-19 dengan menjaga jarak antarsaf. (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen mengimbau kepada umat Islam untuk melaksanakan Salat Iduladha di rumah saja. Kemenag mengimbau untuk tidak menggelar Salat Iduladha di masjid/musala/tampat umum lainnya.

Hal itu dikarenakan adanya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat level 3 di Kabupaten Sragen. Sementara untuk penyembelihan hewan kurban, Kantor Kemenag Sragen juga meminta kepada pengelola hewan kurban supaya menyembelih hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) atau di luar RPH dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Baca Juga: Lagi, PLN Bantu Atasi Kekurangan Oksigen Bagi Rumah Sakit di Jateng

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Sragen Hanif Hanani atas dasar ketentuan yang termuat dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama No. 17/2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M di Wilayah PPKM Darurat. Hanif menerangkan ketentuan dalam SE Menag itu yang dipakai pedoman dan sudah disosialisasikan lewat Kantor Urusan Agama (KUA).

“Untuk permotongan hewan kurban dilakukan di RPH. Kalau RPH tidak bisa melayani karena penuh maka hewan kurban dapat disembelih di kampung dengan mentaati protokol kesehatan dengan ketat. Dalam proses penyembelihan dilakukan dengan jaga jarak dan menghindair kerumunan. Kemudian untuk daging kurban didistribusikan ke rumah penerima masing-masing,” jelas Hanif saat dihubungi Solopos.com, Minggu (18/7/2021).

Hanif menyampaikan kalau ada warga yang nekat tidak mentaati ketentuan dalam SE Menag No. 17/2021 itu maka Kantor Kemenag tak bisa berbuat banyak karena Kemenag hanya bersifat menyampaikan SE tersebut. Dia menerangkan Kemenag tidak memiliki wewenang untuk mengambil tindakan apa pun dalam implementasi SE itu.

Kasi Bimas Kantor Kemenag Sragen Erfandi menyampaikan Kemenag Sragen sudah sosialisasi dan memantau secara masif menjelang perayaan Iduladha yang jatuh pada Selasa (20/7/2021) besok. Dia menyampaikan dari hasil evaluasi sementara masih lebih dari 50% masjid dan musala di Sragen yang masih berencana menggelar Salat Id. Erfandi tak putus asa. Ia terus mengajak penyuluh agama untuk terus menyosialisasikan ketentuan dalam SE Menag No. 17/2021 kepada masyarakat.

Baca Juga: Bupati Minta RSUD Karanganyar Hanya Fokus Tangani Pasien Covid-19

“Sosialisasi masih digeber terus dengan sisa waktu yang ada. Tampaknya mind set takmir masjid itu berbeda dengan semangat pemerintah dalam menjalankan PPKM darurat. Ya, artinya masih lebih dari 50% yang nekat, seperti pelaksanaan Salat Jumat,” katanya.

Erfandi menyampaikan penyuluh agama dan KUA masih terus berupaya dan bergerak dengan mendatangi para tokoh agama dan sesepuh masjid supaya ketentuan dalam SE Menag itu tetap ditaati dan mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian Covid-19. Tanpa peran aktif masyarakat, kata dia, maka semua upaya pemerintah menjadi sia-sia.

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

Dapat Donasi Rp32 Juta, Sekeluarga yang Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Bakal Ngontrak

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, bakal dicarikan kontrakan setelah mendapat bantuan senmilai Rp32.650.000.

Wonogiri Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19, Bupati Jekek: Ini Luar Biasa

Selama pandemi berlangsung, Wonogiri pernah masuk dalam zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Kronologi Penemuan Kerangka Manusia dan Tengkorak di Sambungmacan Sragen

Temuan kerangka manusia itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan Eko yang memiliki tinggi 168 dan berat badan 70 kg.

Bupati Pastikan Pelajar SMP Wonogiri Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Depan

Jumlah pelajar SMP di Wonogiri, baik negeri maupun swasta, yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 berjumlah sekitar 80.000 lebih.

Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Warga Sragen Ternyata Sudah Hilang 2 Bulan

Kerangka manusia itu ditemukan secara tidak sengaja oleh warga pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Donasi untuk Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Terkumpul Rp32,6 Juta Sehari

Melalui kisah yang dibagikan kali pertama oleh Yayasan Kita Peduli di media sosial dan menjadi viral ini terhimpun donasi senilai Rp32.650.000.

Warga Sragen Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Tengkoraknya Hanyut 200 Meter

Selokan tak jauh dari lapangan voli di tanah kas desa itu sebelumnya memang jarang dijamah warga.

Objek Wisata di Karanganyar Masih Tutup, Pemkab Turunkan Lagi Target PAD

Target PAD wisata Karanganyar tahun ini relatif jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,2 miliar per tahun.

Vaksinasi Buruh Wonogiri Capai 85%, Sejumlah Perusahaan Masih Antre Vaksin

Vaksinasi kepada buruh belum sepenuhnya selesai karena ada beberapa perusahaan yang belum menggelar vaksinasi.

5 Jabatan Kepala OPD Pemkot Solo Masih Kosong, Kapan Pengisiannya?

Pematangan SOTK baru sedang diproses oleh Bagian Organisasi bersama legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

2 Pemuda Karanganyar yang Ditangkap BNNP DIY Ternyata Edarkan Sabu-Sabu Pasokan Napi Lapas Sragen

Dua pemuda Karanganyar yang menjadi kurir sabu-sabu memperoleh barang haram tersebut dari bandar yang merupakan napi Lapas Sragen.

Ini Alasan Sekeluarga Tidur di Warung Wedangan Kartasura Tolak Tawaran Tinggal di Rusunawa

Bupati Sukoharjo melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kepada satu keluarga pasutri pedagang kaki lima (PKL) wedangan di depan SMP Negeri 3 Kartasura ini.

Belum Sempat Bertemu Pembeli, 2 Kurir Sabu-Sabu Asal Karanganyar Diringkus BNNP DIY

Dua pemuda asal Karanganyar dibekuk BNNP DIY saat hendak bertransaksi sabu-sabu di jalan raya Solo-Jogja di wilayah Sleman.

Keren, 3 Warga Sragen Ini Ambil Bagian dalam PON XX 2021 di Papua

Dua atlet dan satu asisten pelatih itu dilepas Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Ruang Transit, Setda Pemkab Sragen, Kamis (16/9/2020) sore.