Ilustrasi salat istiska yang dilakukan untuk meminta turunnya hujan. (JIBI/Soopos/Antara/Adeng Bustomi)

Kemarau 2015 disambut warga dari berbagai daerah dengan melaksanakan salat istiska.

Solopos.com, MADIUN — Pengguna akun Facebook Agus Yudiarso mengunggah tautan artikel di grup Facebook Paguma (Paguyuban Madiun) tentang penjelasan mengenai penyebab tidak dikabulkannya permohonan turun hujan meski telah melaksanakan salat istiska.

"Wis sholat istisqo... Gak udan-udan piye jal??? Jok nyalahke sopo-sopo... Lek diurung diijabahi, yo ditambah sezuk sholat maneh," tulis Agus Yudiarso, Senin (2/11/2015) sore.

Pantauan Madiunpos.com di Facebook, bersama postingannya itu, Agus Yudiarsi mengunggah tautan artikel berjudul Mengapa Setelah Istisqo, Tak Turun Hujan dari laman Konsultasisyariah.com. Artikel itu mengutarakan penjelasan-penjelasan yang disertai dalil-dalil Alquran menganai alasan-alasan doa tidak dikabulkan Allah SWT.

Pengguna akun Facebook Heru Sa Dewo menanggapi tautan artikel yang diunggah Agus Yudiarso dengan bercanda. Dia menyarankan agar masyarakat tidak terlalu sering melaksanakan salat istiska karena dikhawatirkan bakal turun hujan yang tidak kunjung berhenti. "Ojo kerep2 nek sholat. Garai ngko nek ujan malah gak terang2," tulis Heru Sa Dewo di kolom komentar.

Pemilik akun Facebook Omdoes Lord mengatakan belum terjadi hujan karena memang belum musimnya. "Sek durung wayae om. Mengko lak udan Jalarta lak banjir. Koyo taun winginane," tanggap Omdoes.

Tak Manjur
Sementara itu, pemilik akun Facebook Arya Cahyadi menyebut doa dari salat yang dilakukan saat punya keinginan saja tidak akan manjur dikabulkan Tuhan. "Sholate nek due karep tok marai bos," tulis Arya.

Pengguna akun Facebook Iyan Jokan Nian II berpendapan doa atau permintaan pada Tuhan ada kalanya langsung dikabulkan, ditunda, atau diganti yang lebih baik, berupa pahala atau rezeki lainnya. "Jadi lebih baik meminta dan pasti mendapatkan hasil dari pada tidak meminta dan tidak dapat apa2," tulis Iyan..

Pengguna akun Facebook Hendro Prasetyo mengatakan salas istiska tidak kunjung dikabulkan untuk terjadi hujan karena dilakukan pejabat. "Karena yang sholat pejabat pak... Hahaha," jelas Hendro Prasetyo mengenai kegiatan memohon hujan selama kemarau 2015.

 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten