Keluarga Terharu 176 Kiai dan Marbot di Ponorogo Berangkat Umrah Gratis
Kiai dan marbot musala serta masjid se-Ponorogo yang akan melaksanakan ibadah umrah gratis diberangkatkan, Senin (10/12/2018). (Istimewa-Pemkab Ponorogo)

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebanyak 176 kiai dan marbot di Kabupaten Ponorogo yang akan melaksanakan ibadah umrah diberangkatkan pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Haru dan tangis pun mengantar kepergian para kiai dan marbot musala serta masjid se-Ponorogo itu.

Mereka diberangkatkan ibadah umrah secara gratis oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo dengan menggunakan APBD tahun 2018. Para kiai dan marbot ini dihadiahi berupa perjalanan ibadah umrah secara gratis karena pengabdian mereka selama ini.

Sesuai jadwal, para kiai dan marbot ini lepas landas dari Bandara Juanda pada pukul 12.30 WIB dan tiba di Madinah pada pukul 22.00 WIB atau pukul 18.00 waktu setempat.

Mereka dijadwalkan akan beribadah umrah di Tanah Suci selama tujuh hari. para kiai dan marbot ini akan balik ke Ponorogo pada tanggal 19 Desember 2018.

Dikutip dari siaran pers Pemkab Ponorogo, Poniyem, 60, istri salah satu marbot yang menjadi peserta program umrah gratis itu tidak bisa banyak berkata. Saat mengantarkan kepergian suaminya, Samirin, berangkat ke Tanah Suci bersama marbot lainnya, ia hanya bisa meneteskan air mata.

Warga Desa Karangpatihan itu mengaku sangat bahagia bisa melihat suaminya berangkat umrah. Dia tidak menyangka suaminya yang hanya sebagai buruh tani bisa berangkat ke Tanah Suci.

Nggih namung seneng mawon. Mosok nggih bapak niku saged budhal umrah. Padahal mboten gadhah yotro. [Ya bahagia. Hampir tidak percaya suami bisa berangkat umrah. Padahal kami tidak punya uang sebanyak itu,” kata Poniyem.

Hal senada juga dikatakan pengiring kiai dan marbot dari Kecamatan Badegan, Gufron. Ia mengaku sangat terharu dengan keberangkatan para marbot dan kiai ke Tanah Suci melalui program pemerintah tersebut.

Gufron tidal bisa membayangkan marbot maupun kiai yang sehari-hari bekerja tidak tentu atau hanya berdagang kecil-kecilan bisa berangkat umrah. "Ini bukti Allah Maha Besar," ujar dia.

Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Ponorogo, Sumani, mengatakan pelaksanaan pemberangkatan program 1.000 kiai kampung dan marbot berangkat umrah berjalan lancar. Seluruh peserta yang ikut program ini ada sebanyak 176 orang. Seluruh peserta hadir dan berangkat ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah semua berjalan sesuai dengan jadwal. Para kiai dan marbot yang terpilih bisa responsif dan segera melakukan pengurusan surat dan dokumen. Rekanan pelaksana juga bisa mempersiapkan diri dengan cepat. Semoga sampai akhir lancar dan di tahun depan bisa terlaksana kembali,” ungkap Sumani. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom