KELUARGA BERENCANA SUKOHARJO : Kondom Jadi Pilihan Utama Kontrasepsi Warga Sukoharjo
Ilustrasi KB (JIBI/Dok)
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/wordpress.com)
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/wordpress.com)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jumlah akseptor atau peserta program keluarga berencana (KB) di Kabupaten Sukoharjo hingga Agustus 2013 tercatat 16.670 orang.

Jumlah tersebut sekitar 74 persen dari target yang ditetapkan tahun ini sebanyak 22.437 orang. Di sisi lain, alat kontrasepsi berupa kondom menjadi pilihan utama akseptor berjenis kelamin laki-laki.

Dari total 878 akseptor laki-laki, hanya tiga orang di antaranya yang menggunakan layanan vasektomi.
Penjelasan tersebut disampaikan staf Seksi KB Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Sukoharjo, Yudianto, saat ditemui Solopos.com, di kantornya, Kamis (10/10/2013).

Dari segi jumlah, dia menjelaskan, akseptor laki-laki mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. “Jumlah akseptor laki-laki pada periode yang sama, Januari-Agustus tahun 2012 hanya 769 orang. Namun fenomenanya sama, mayoritas pilih kondom,” katanya.

Yudi—panggilan akrabnya, menjelaskan jumlah akseptor program KB kategori laki-laki masih terlalu kecil. Penyebabnya keengganan laki-laki menggunakan alat kontrasepsi. Tapi masih sedikitnya laki-laki yang ikut program KB juga dipengaruhi sikap sang istri.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom