Tutup Iklan

Kelompok Pemuja Setan Swedia Diakui Pemerintah Swedia

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, STOCKHOLM – Pemerintah Swedia melegalkan ajaran kelompok pemuja setan yang dianggap setara dengan agama lain. Komunitas ini telah diterima sebagai denominasi agama oleh Badan Layanan Hukum, Keuangan, dan Administrasi Swedia.

Dikutip dari Sputnik, Sabtu (3/8/2019), komunitas pemuja setan di Swedia telah memenuhi syarat sebagai organisasi keagamaan. Kelompok ini dipimpin pasangan suami istri Erik dan Jenny Hedin dari Stockholm, Swedia. Pasangan ini merupakan sarjana bidang sejarah dan linguistik.

Berdasarkan data yang ada, kelompok pemuja setan ini memiliki sekitar 100 pengikut. Gerakan ini terinspirasi oleh The Satanic Temple, kelompok aktivis dari Massachusetts, Amerika Serikat, yang menentang doa di sekolah.

Meski nama kelompok ini merujuk pada penyembah setan, sebenarnya mereka berfokus pada negara sekuler dan keadilan sosial. Poin pembicaraan anggotanya di Facebook lebih banyak membahas soal diskriminasi kaum LGBT, pelestarian lingkungan, serta mengkritik bidan yang menolak melakukan aborsi.

Kelompok tersebut pernah mengadakan seminar tentang pentingnya feminisme setan pada Pekan Pride Stockholm beberapa waktu lalu. Masyarakat Swedia memandang setan sebagai tokoh sastra. Setan dipuji sebagai panutan dan pemberontak abadi yang mendapatkan kekuasaan. Adapun ritual rutin mereka adalah doa Lucifer dan Lilith yang menempatkan diri sebagai pusat dari segalanya.

“Untuk menjadi manusia sempurna seperti Lucifer dan Lilith tidak perlu mendengarkan orang lain. Cukup percaya pada diri sendiri,” terang Jenny Hedin.

Meski sudah diakui sebagai organisasi keagamaan, kelompok pemuja setan di Swedia tidak mendapatkan perlakuan khusus. Mereka tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah. Termasuk bantuan dana untuk upacara pernikahan.


Berita Terkait

Berita Terkini

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Waduh! Separuh Sanggar Seni di Kota Solo Sudah Tidak Aktif, Kenapa Ya?

Separuh dari 100-an sanggar seni yang ada di Kota Solo saat ini terpaksa vakum alias tidak aktif karena berbagai faktor, salah satunya biaya operasional.

FPKS DPRD Solo: Larang Konsumsi Daging Anjing Tak Harus Buat Perda

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka didorong segera mengeluarkan regulasi untuk larang perdagangan dan konsumsi daging anjing, bentuknya tak harus perda.

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo

Terlalu! Gubernur Sulsel Rela Korupsi Demi Belikan Jetski untuk Anak

Selain hukuman badan, majelis hakim juga mewajibkan Nurdin Abdullah membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350 ribu dolar Singapura subsider 3 tahun penjara.

Suami Istri di Pontianak Kompak Jual Sabu dan Ekstasi

Keduanya kami amankan berdasarkan informasi dari masyarakat ada pasangan suami istri diduga sedang membawa narkotika.

Kebiasaan Tidur yang Buruk Bikin Orang Merasa Tua, Ini Penjelasannya

Tim peneliti melaporkan ada hubungan penting antara kebiasaan tidur yang buruk dan merasa lebih tua secara umum.

Kecelakaan Karambol di Salatiga, Truk Tabrak 5 Mobil, 1 Meninggal

Kecelakaan karambol yang melibatkan truk dan lima kendaraan lain terjadi di Jalan Lingkar Selatan atau JLS Salatiga, Senin (29/11/2021) malam.

Gegara Kalah Pilkades, Calon Kades Petahana di Jember Blokade Jalan

Gegara kalah dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember, calon kepala desa petahana memblokade beberapa jalan.

Ini Dia Tukang Cukur Terkaya Pemilik 400 Mobil

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ramesh Babu memutuskan mulai menjalankan pangkas rambut yang ditinggalkan mendiang ayahnya.

Bacakan Pembelaan, Nani Terdakwa Satai Beracun Sisipkan Pesan Ini

Terdakwa kasus satai beracun, Nani Apriliani Nurjaman, 25, menyampaikan sejumlah permohonan kepada majelis hakim PN Bantul saat membacakan pembelaan, Senin (29/11/2021).

Marak Penipu Bermodus Beli Kendaraan, Ini Tips dari Kapolres Sukoharjo

Kapolres Sukoharjo membagikan sejumlah tips agar terhindar dari aksi penipu yang berpura-pura hendak membeli kendaraan namun kemudian dibawa kabur sebelum dibayar.

Kembali Tampil di Konser Offline, Ini yang Dirasakan BTS

Kini BTS akhirnya harus kembali tampil offline dengan tampil di SoFi Stadium, Los Angeles, dalam konser pertama mereka sejak 2019.

Banjir Bandang Landa Wonosoco Kudus, 62 Rumah Warga Terdampak

Banjir bandang kembali melanda Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengakibatkan 62 rumah dan satu tempat wisata terdampak.

Debut Gagal Jacksen F. Tiago di Persis Solo

PSCS Cilacap membuka peluang lolos melaju ke babak delapan besar jika PSIM Jogja kalah melawan Persijap Jepara pada Selasa (30/11/2021) malam.

Ada Kaitan Varian Omicron dengan Pengidap HIV, Ini Penjelasannya

Begini kaitan antara kemunculan varian Omicron dengan pengidap HIV di Afrika.