Kelelahan Hebat Minions Diklaim Penyebab Gagal Juara

Kelelahan yang dialami pasangan berjuluk Minions ini merupakan akumulasi dari panjang dan padatnya jadwal pertandingan sejak bulan Oktober di tur Eropa.

 Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke babak final World Tour Finals 2021 setelah mengalahkan Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan) di Bali, Sabtu (4/12/2021). ANTARA/Roy Rosa Bachtiar

SOLOPOS.COM - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon lolos ke babak final World Tour Finals 2021 setelah mengalahkan Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan) di Bali, Sabtu (4/12/2021). ANTARA/Roy Rosa Bachtiar

Solopos.com, BALI — Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyerah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di babak final BWF World Tour Finals 2021 di Bali, Minggu (5/12/2021), karena mengalami kelelahan hebat.

Kelelahan itu membuat mereka tidak bisa bermain dengan baik melawan pasangan dari Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

“Kami jujur, ya, sangat lelah, badan terasa sakit semua. Ya tapi mau bagaimana lagi, kami hanya terus berjuang sampai akhir,” kata Marcus saat ditemui Antara setelah pertandingan di Nusa Dua, Bali.

Kelelahan yang dialami pasangan berjuluk Minions ini merupakan akumulasi dari panjang dan padatnya jadwal pertandingan sejak bulan Oktober di tur Eropa.

Tercatat Kevin/Marcus sudah menjalani delapan pertandingan berturut-turut, yaitu Piala Sudirman, Piala Thomas, Denmark Open, French Open dan Hylo Open Jerman di Eropa.

Lalu berlanjut di Indonesia Masters, Indonesia Open, dan terakhir di BWF World Tour Finals 2021 yang masuk dalam agenda Indonesia Badminton Festival (IBF).

Dari kedelapan turnamen itu, Minions sudah memainkan enam babak final, yang untuk mencapainya sangat menguras tenaga.

“Pasti kami sangat bersyukur bisa bermain di enam babak final, tiga di antaranya di sini (Indonesia). Buat kami ini sudah lebih dari cukup dan sangat bersyukur dengan pencapaian ini,” ungkap Kevin.

Baca Juga: Final BWF World Tour: Kevin/Marcus Hadapi Hoki/Kobayashi asal Jepang 

Minions menghabiskan rubber game di babak final turnamen penutup akhir tahun ini. Pasangan peringkat keenam itu sukses menundukkan Minions dengan skor 21-16, 13-21, 21-17 dalam persaingan selama 61 menit.

Pada gim penentu, Kevin/Marcus sempat mencuri keunggulan dengan skor 15-14 di menit ke-56 setelah sebelumnya tertinggal 0-6.

Namun, kondisi menggembirakan tak berlangsung lama bagi Kevin/Marcus. Akibat error pengembalian, Hoki/Kobayashi mencuri kesempatan untuk membalikkan keadaan menjadi 16-17.

Wakil Jepang ini terus menjaga konsistensi serangan smes dan dropshot serta drive rapat. Pertandingan pun berakhir dengan skor 21-17 dengan kemenangan bagi Hoki/Kobayashi.

“Pertandingan tadi berlangsung sangat ketat dan kami mengakui mereka main bagus hari ini. Kami tetap bersyukur bisa bermain dengan baik,” pungkas Marcus.

Ganda putra asal Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi keluar sebagai juara turnamen akhir tahun BWF World Tour Finals 2021 setelah mengalahkan wakil Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada babak final yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Minggu (5/12/2021).

Ganda putra peringkat satu andalan Indonesia ini dikalahkan dalam laga rubber game 16-21, 21-13, 17-21 setelah berjuang selama 61 menit.

Kevin/Marcus dan Hoki/Kobayashi langsung terlibat persaingan ketat dan kejar mengejar skor pun terjadi. Untuk sementara, Marcus/Kevin unggul dengan skor 11-6 sebelum akhirnya disaingi lawannya yang membalikkan keunggulan setelah bermain lebih sabar.

Titik balik terjadi di skor 15-13, di mana Hoki/Kobayashi mampu mengejar dengan dropshot andalan mereka hingga skor pun berbalik tertinggal bagi Minions menjadi 15-17.

Hoki/Kobayashi terus melenggang meninggalkan skor Kevin/Marcus, dan gim pun usai dengan keunggulan bagi Jepang lewat skor 16-21.

Masuk gim kedua, permainan Hoki/Kobayashi mengalami perubahan dan tekanan yang mereka lancarkan berkurang. Kondisi ini memberi ruang bagi Kevin/Marcus untuk menyerang dan menambah keunggulan poin 11-6.

Tingkatkan Performa

Keunggulan terus dipertahankan pasangan peringkat satu dunia ini tidak hanya dengan pertahanan yang rapi, Minions juga beberapa kali memainkan teknik-teknik pukulan memukau namun mematikan. Di menit ke-38, Minions mengunci keunggulan 21-13 dan memaksa dimainkannya gim penentuan.

Setelah bermain lambat di gim kedua, Hoki/Kobayashi kembali meningkatkan performa mereka yang berujung keberhasilan mengunci keunggulan 6-0 atas Kevin/Marcus.

Kerja keras Kevin/Marcus untuk mengejar ketertinggalan menemukan titik terang saat mereka memperkecil selisih skor menjadi 8-10 dari ganda putra peringkat keempat itu.

Perjuangan masih berlanjut saat Minions membalikkan keadaan dengan skor 15-14 di menit ke-56 setelah mengumpulkan poin demi poin.

Namun kondisi menggembirakan tak berlangsung lama bagi Kevin/Marcus. Akibat eror pengembalian, membuat Hoki/Kobayashi mencuri kesempatan untuk membalikkan keadaan menjadi 16-17.

Wakil Jepang ini terus menjaga konsistensi serangan smes dan dropshot serta drive rapat. Pertandingan pun berakhir dengan skor 21-17, menambah catatan gelar kedua bagi Hoki/Kobayashi dalam tiga pertemuan babak final dengan Minions secara berturut-turut dalam ajang Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021.

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Arhan & Dewangga Dapat Panggilan Timnas untuk FIFA Matchday

Dua pemain PSIS Semarang, Pratama Arhan dan Alfeandra Dewangga, mendapat panggilan Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Matchday.

Pembalap Dorna Sports Ogah Dikarantina, IDI: Tak Ada Kecuali!

Diketahui, Indonesia akan menyelenggarakan ajang balap MotoGP di Mandalika tahun 2022 ini.

Gibran Ajukan Solo Jadi Tuan Rumah Liga 1 Lagi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka kembali mengajukan Stadion Manahan Solo sebagai venue Liga 1.

Duh! Moto GP Mandalika Bisa Terancam Gegara Aturan Karantina

Baru-baru ini, CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, menyatakan tak mau menggelar balapan di negara yang menerapkan karantina untuk pembalap hingga kru.

Mengingat Lagi Maskot Persis Solo Juna si Alap-Alap

Persis Solo memiliki sebuah maskot berbentuk burung alap-alap kawah. Maskot ini sempat rutin berada di pinggir lapangan saat Laskar Sambernyawa bermain.

West Bandits Solo Menang Lagi, Begini Respons Gibran

West Bandits Combiphar Solo mencatat kemenangan telak atas Prawira Bandung dengan skor 77-57 pada hari ketiga IBL Tokopedia 2022.

Duh! Eks Striker Persis Solo Beto Goncalves Jadi Korban Penjambretan

Mantan penyerang Persis Solo, Alberto Goncalves atau yang akrab disapa Beto, menjadi korban penjabretan saat berada di Bali.

Daftar Lengkap Pemain Persis Youth: Jebolan Klub Belanda hingga Kroasia

Skuad junior Persis Solo yang tergabung dalam Persis Youth telah terbentuk dan bersiap berlaga kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

Piala Wali Kota Solo Diikuti Tim Liga 1, Gibran: Lha Persis Wis Promosi

Piala Wali Kota Solo rencananya akan tetap digelar setelah sempat tertunda. Peserta turnamen tersebut kemungkinan berubah yakni hanya tim yang berlaga di kompetisi BRI Liga 1.

DBL Kembali Bergulir, Solo Jadi Tuan Rumah

Honda DBL Central Java Series kompetisi basket antarpelajar SMA bakal digelar Sritex Arena, 27 Januari hingga 5 Februari 2022.

Piala Wali Kota Solo Tetap Digelar, Tim Atta Halilintar Absen

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, berencana tetap menggelar Piala Wali Kota Solo yang sebelumnya sempat tertunda karena lonjakan kasus Covid-19.

Ini Dia Pemain Persis Youth yang Pernah Berkarier di Liga Belanda

Persis Solo Youth telah terbentuk dan bersiap berlaga kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Dalam daftar skuad yang terbentuk, terdapat sejumlah pemain yang berpengalaman di kancah Eropa.

PSSI Tegaskan Posisi Shin Tae-yong Aman

Nasib Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia sempat dikhawatirkan oleh sejumlah pecinta sepak bola Indonesia menyusul pernyataan dari anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro.

Skuad Mentereng Persis Solo Youth, Jebolan Timnas hingga Liga Luar

Skuad junior Persis Solo yang tergabung dalam Persis Youth telah terbentuk dan bersiap berlaga kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

Heboh Anggota Exco PSSI Kritik Shin Tae-yong hingga Tersinggung

Anggota Exco PSSI, Haruna Soemtiro, tengah menjadi perbincangan di dunia maya setelah dirinya mengkritik pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.