Kelas Rawat Inap Standar Atas Diuji Coba, Iuran BPJS Tak Naik

Iuran BPJS Kesehatan tidak naik kendati BPJS sudah melakukan uji coba sistem kelas rawat inap standar (KRIS) atas pada 1 Juli 2022 lalu.

 Iuran BPJS disebut akan disesuaikan dengan gaji. (Ilustrasi/Bisnis)

SOLOPOS.COM - Iuran BPJS disebut akan disesuaikan dengan gaji. (Ilustrasi/Bisnis)

Solopos.com, JAKARTA — Iuran BPJS Kesehatan tidak naik kendati BPJS sudah melakukan uji coba sistem kelas rawat inap standar (KRIS) atas pada 1 Juli 2022 lalu.

Iuran BPJS masih mengacu pada aturan yang saat ini sudah berlaku yakni Perpres (Peraturan Presiden) No.64/2020 tentang Perubahas atas Perpres No.82/2018.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Untuk besar iuran JKN, belum ada perubahan. Sampai belun diterbitkan revisi di Perpres 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan, maka iuran masih sesuai dengan Pepres 64/2020 yang berlaku sekarang ini,” kata Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien, seperti dikutip, Sabtu (2/7/2022).

Besaran iuran BPJS Kesehatan yang berlaku saat ini untuk peserta PBPU serta BP adalah sebesar Rp42.000 per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas III.

Baca Juga: Pasien Rawat Inap Tanpa Kelas, Ini Tanggapan BPJS Watch

Namun pemerintah memberikan bantuan iuran sebesar Rp7.000 per orang sehingga iuran peserta kelas III sebesar Rp35.000.

Sementara besaran iuran peserta PBPU dan BP kelas II sebesar Rp100.000 per orang per bulan, dan kelas I sebesar Rp150.000 per orang per bulan.

Pemerintah akan mengganti sistem kelas pada BPJS Kesehatan dengan sistem KRIS.

Baca Juga: Juli 2022, Kelas Rawat Inap BPJS Dihapus, Segini Iuran BPJS Kesehatan

Penerapan sistem baru dilakukan terlebih dahulu dengan uji coba di beberapa rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan.

Anggota DJSN Asih Eka Putri mengungkap saat ini pembahasan soal tarif dan iuran bagi peserta layanan BPJS Kesehatan masih dalam pembahasan.

Sumber: Bisnis.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

      + PLUS Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

      Observatorium Bosscha yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat adalah observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara, yang berkatnya pengamatan langit dari bumi dapat mendukung pengembangan astrofisika dalam topik bintang, namun kini terancam polusi cahaya.

      Berita Terkini

      Solopos Hari Ini: Josua Pegang Kartu Sambo

      Motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Josua (J) yang diotaki Irjen Pol. Ferdy Sambo kian terungkap.

      Tren Mobil Listrik, Teknologi Baterai Jadi Tantangan bagi Periset

      Komponen baterai menjadi kendala utama dalam pengembangan industri kendaraan bermotor listrik. Ini jadi tantangan bagi periset.

      Sejarah Hari Ini: 12 Agustus 1990, Temuan Fosil Tyrannosaurus Rex

      Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 12 Agustus.

      Laporkan Pesulap Merah, Gus Samsudin Diperiksa Polda Jatim Jumat

      Polda Jawa Timur dijadwalkan memeriksa Gus Samsudin terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Pesulap Merah pada Jumat (12/8/2022).

      Dipecat karena Selingkuh dengan Atasan, Polwan Kalah di PTUN

      PTUN Tinggi Makasar menolak gugatan mantan polwan Polda Maluku Utara, Raniandini Yasa, terhadap Kapolda Malut Irjen Pol Risyapudin Nursin karena tidak terima dipecat.

      Kasus Pelecehan di Unri, MA Putuskan Dekan Tak Bersalah

      MA menilai Syafri Harto tidak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual dilakukannya kepada mahasiswi Unri.

      Pembunuh Guru TK di Mataram Diduga Pacar Korban

      Pembunuh guru taman kanak-kanak (TK) berinisial H di rumahnya, Gunungsari, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat beberapa hari lalu diduga kuat pacarnya.

      Setahun, Pembunuhan Ibu Anak di Subang Mulai Temukan Titik Terang

      Seorang yang diamankan itu berinisial S, yang diduga berada di lokasi kejadian saat peristiwa pembunuhan ibu anak di Subang terjadi.

      Selama 6 Hari di Magelang, Bharada E dan Brigadir J Tinggal Sekamar

      Bahkan saat mengawal keluarga Irjen Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah dari tanggal 2-7 Juli 2022, mereka tidur sekamar. 

      Pengacara: Ferdy Sambo Janjikan Uang dan Kasus Bharada E Dihentikan

      Ferdy Sambo menjanjikan kasus tersebut akan dihentikan oleh polisi (SP3) karena Bharada E dianggap membela diri dari tembakan Brigadir J.

      Brigadir J Berlutut, Bharada E Tembak 4 Kali atas Suruhan Ferdy Sambo

      Ketika masuk ke ruangan tersebut Bharada E melihat Brigadir J dalam posisi berlutut di depan Ferdy Sambo.

      Kabar Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Gubernur Ganjar: Hentikan Korupsi!

      Selain Bupati Pemalang, sumber kuat di KPK menyebutkan aparat tim antirasuah itu juga menangkap puluhan orang lainnya.

      2 Versi Motif Pembunuhan Brigadir J, Mana yang Benar?

      Ferdy Sambo mengaku menghabisi nyawa anak buahnya itu karena marah lantaran harkat dan martabat istrinya, Putri Candrawathi, dilecehkan. 

      Bupati Pemalang Dikabarkan Kena OTT KPK, Begini Reaksi Ganjar

      Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, dikabarkan terkena operasi tangkap tangan atau OTT yang digelar KPK di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/8/2022) malam.

      Harapan Erick Thohir atas Peran NU untuk Indonesia Satu Abad ke Depan

      Erick Thohir mengungkapkan harapan atas peran NU terhadap Indonesia satu abad ke depan.