KELANGKAAN ELPIJI : Elpiji Melon Sulit Didapat, Pemkab Klaten Klaim Pasokan Cukup

KELANGKAAN ELPIJI : Elpiji Melon Sulit Didapat, Pemkab Klaten Klaim Pasokan Cukup

SOLOPOS.COM - Bongkar muat elpiji di Klaten (Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos)

Kelangkaan elpiji 3 kg terjadi di Juwiring dan Wonosari Klaten.

Solopos.com, KLATEN – Warga di wilayah Kecamatan Juwiring dan Wonosari, Klaten mengeluhkan sulitnya membeli elpiji bersubsidi.

Salah satu pengecer bernama Suyatmi, 58, berasal dari Dukuh Ngerni, Desa Bolopleret, Juwiring tak lagi mendapat pasokan elpiji 3 kg dari pangkalan hampir sebulan.

“Biasanya tiga atau empat hari sekali saya mendapat kiriman dari pangkalan sebanyak 10 tabung. Tetapi, selama tiga pekan terakhir kosong. Saya juga sudah mencoba cari sendiri ke daerah lain, kondisinya juga sama. Kalaupun dapat harganya mencapai Rp21.000/tabung. Sebenarnya kalau harga tinggi tidak masalah, asalkan barangnya ada,” tutur dia saat ditemui solopos.com, Rabu (13/5/2015).

Pengecer lainnya, Sunarti, mengaku tak menjual elpiji 3 kg hampir satu bulan. Kondisi itu terjadi lantaran stok elpiji di tingkat pangkalan habis. Biasanya, ia membeli elpiji ke pangkalan yang berada di wilayah Kecamatan Wonosari.

Kepala Desa Bolopleret, Catur Joko Nugroho, mengatakan selain para pengecer, warga pun kesulitan mendapatkan elpiji bersubsidi tersebut selama beberapa pekan terakhir. Ia mengaku sudah melaporkan kondisi itu ke pemkab. 

Tak hanya di Juwiring, warga di wilayah Wonosari juga mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 kg. Salah satu warga, Parni, mengatakan kelangkaan elpiji 3 kg sudah terjadi lebih dari satu pekan.

”Harus cari sampai ke daerah lain. Kalaupun mendapat elpiji, harganya Rp22.000/tabung,” kata warga Dukuh Samben, Desa Gunting, Wonosari itu.

Sementara, Kabag Perekonomian Setda Klaten, Srihadi, tak menampik ada laporan terkait keluhan kelangkaan elpiji 3 kg. Hanya, operasi pasar (OP) seperti yang dilakukan di daerah lain dinilai belum dibutuhkan.

“Klaten belum butuh OP. Pasokan elpiji 3 kg sekitar 27.500 tabung/hari masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Untuk laporan kelangkaan, sudah kami atasi dengan meminta agen menambah pasokan,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Pekalongan Diprediksi Tenggelam 15 Tahun Lagi, Ini Sebabnya

Kota Pekalongan di Jawa Tengah diprediksi tenggelam pada 2036 akibat penurunan muka tanah dan naiknya permukaan air laut.

Wisata WGM Wonogiri Tutup, Pengunjung Kecele

Banyak warga yang kecele saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di Wonogiri, termasuk WGM, pada hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021).

Duh, Pengemis Bawa Kabur Balita Usia 2 Tahun di Sragen

Seorang pengemis perempuan kedapatan membawa kabur seorang balita yang berusia 2 tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, pada Jumat (14/5/2021). 

Begini Kisah Seleksi Jadi Imam di Uni Emirat Arab

Kemenag melakukan seleksi imam masjid asal Indonesia yang akan diberangkatkan untuk bertugas di wilayah Uni Emirat Arab (UEA).

Melintas di Solo Saat Lebaran, 481 Kendaraan Diperiksa

Sebanyak 481 kendaraan berpelat luar Kota Solo diperiksa saat hari H Lebaran pada Kamis (13/5/2021).

Ketua LHKP-PWM Jateng Sesalkan Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Desak Minta Maaf

Pernyataan Ali Muktar Ngabalin, Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden terkait Busro Muqodas disesalkan Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Jateng.

Bhabinkamtibmas Catat ada 1.241 Pemudik Tiba Sragen

Kebanyakan pemudik tiba di Sragen sebelum larangan mudik Lebaran diberlakukan.

Wuih! Ada Wahana Baru di Gunung Pegat Sukoharjo Loh

Gunung Pegat Sukoharjo kini dilengkapi sejumlah wahana baru.

Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus beraliran listrik terus berjatuhan di Kabupaten Sragen.

H+1 Lebaran, Pengunjung Wisata Air di Klaten Sepi

Disparbudpora Klaten memprediksi puncak kunjungan ke objek wisata air di Kabupaten Bersinar berlangsung, Sabtu (15/5/2021).

Inilah Tanda-Tanda Ban Sepeda Motor Harus Diganti

Rider sepeda motor wajib mengetahui kondisi ban saat berkendara karena ban menjadi salah satu komponen inti yang memberikan jaminan keselamatan.