Tutup Iklan

Kekurangan Murid, 4 SD Negeri di Sragen Kukut Tahun Ini

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SRAGEN — Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Sragen terpaksa ditutup pada tahun ini karena kekurangan murid. Empat sekolah itu berada di daerah pinggiran.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen akan memindahkan siswa yang tersisa di empat sekolah tersebut ke sekolah lain yang jaraknya paling dekat.

Kabid Pembinaan SD Disdikbud Sragen, Hadi Sutopo, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Senin (5/8/2019), menyampaikan empat SD itu tidak mendapat siswa baru karena tidak ada anak usia SD di lingkungan sekolah setempat.

Dia menyampaikan pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2019 pun empat SD itu bahkan tidak membuka pendaftaran. Keempat SD tersebut yakni SDN 1 Sidoharjo di Kecamatan Sidoharjo, SDN 2 Jetiskarangpung di Kecamatan Kalijambe, SDN 2 Bagor di Kecamatan Miri, dan SDN 3 Gesi di Kecamatan Gesi, Sragen.

Surat Keputisan (SK) regrouping sekolah-sekolah tersebut diterbitkan tahun ini. Siswa dari SDN 1 Sidoharjo digabung ke SDN 2 Sidoharjo. Siswa dari SDN 2 Jetiskarangpung digabung ke SDN 1 Jetiskarangpung.

Demikian pula siswa SDN 2 Bagor digabung ke SDN 1 Bagor. Siswa SDN 3 Gesi dipindah ke SDN 2 Gesi. “Guru-gurunya nanti ditempatkan di sekolah lain karena selama ini kami kekurangan guru SD,” ujarnya.

Sutopo menyampaikan kebijakan regrouping untuk SDN 3 Gesi itu sebenarnya hendak dilakukan pada 2018 lalu tetapi ada penolakan dari warga setempat. Sutopo menjelaskan soal ketentuan bila jumlah siswa SD kurang dari 50 orang tidak akan diberi bantuan operasional sekolah (BOS).

Kalau ketentuan itu diberlakukan, seluruh operasional sekolah yang jumlah siswanya kurang dari 50 anak harus ditanggung masyarakat. Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, kata Sutopo, akhirnya warga bisa menerima kebijakan regrouping.

Sutopo mulai melakukan pemetaan SD di Sragen yang berpotensi digabung dengan sekolah lain karena jumlah siswanya kurang dari 50 orang. Dia akan mendata sekolah-sekolah tersebut mulai 2019.

“Lebih sedikit sekolah dengan mutu bagus lebih baik daripada banyak sekolah tetapi kekurangan siswa. Regrouping itu juga menjadi solusi alternatif untuk mengatasi kekurangan guru SD di Sragen. Tahun ini, kami petakan sekolah-sekolah dengan jumlah siswa kurang dari 50 orang,” tambahnya.


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).

Duh, 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV/AIDS

Panglima TNI mengakui, kesatuan terus memberikan pendampingan kepada prajurit yang terinfeksi HIV/AIDS agar mereka bisa disiplin dalam melakukan pengobatan di fasilitas kesehatan TNI AD.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Narkoba

Pasangan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengaku sudah siap mental untuk hadapi sidang perdana kasus narkoba