KEKERINGAN KARANGANYAR : PDAM Siapkan 3 Mobil Tangki Air

 Ilustrasi air PDAM (JIBI/Solopos/Dok.)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi air PDAM (JIBI/Solopos/Dok.)

Ilustrasi

Ilustrasi

Solopos.com, KARANGANYAR — PDAM Karanganyar menyiagakan tiga unit mobil tangki air bersih selama 24 jam selama musim kemarau. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila pasokan air bersih di permukiman penduduk tersendat.

Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Karanganyar, Suparno, mengatakan hingga sekarang belum ada permintaan pasokan air bersih dari masyarakat. Pihaknya menjamin pasokan air bersih ke permukiman penduduk tak mengalami kendala. Namun, apabila terjadi kendala teknis yang menyebabkan pasokan air bersih tersendat maka akan dikirim mobil tangki air bersih.

“Hingga sekarang belum ada permintaan air bersih, namun tiga unit mobil tetap disiagakan untuk dropping air bersih di daerah yang dilanda bencana kekeringan,” katanya saat ditemui Solopos.com, Senin (30/9/2013).

Menurutnya, kondisi geografis Karanganyar yang sebagian wilayahnya berada di lereng Gunung Lawu berpengaruh saat musim kemarau. Masyarakat tak kekurangan air bersih lantaran pasokan air bersih cukup lancar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan wilayah lain di Soloraya.

Masyarakat rela berjalan berkilo-kilo meter untuk mendapatkan air bersih saat musim kemarau.

Selama  musim kemarau, pasokan air bersih ke permukiman penduduk dilakukan secara bergiliran. Sehingga seluruh pelanggan dapat menikmati air bersih selama musim kemarau.

“Sistemnya akan digilir dari satu wilayah ke wilayah lain, kami harap dengan sistem ini masyarakat dapat menikmati air bersih,” jelasnya.

Disinggung mengenai kebakaran hutan di Gunung Lawu, dia menjelaskan kebakaran tersebut akan berpengaruh pada pengurangan resapan air pada masa mendatang.
Pengurangan resapan air di lereng Gunung Lawu berdampak pada pasokan air bersih di permukiman penduduk maupun lahan pertanian.

Sementara seorang warga Desa Papahan, Tasikmadu, Suprapto, meminta agar PDAM Karanganyar memprioritaskan pelayanan pelanggan. Dia meminta agar pasokan air bersih tidak tersendat selama musim kemarau karena telah membayar retribusi air bersih setiap bulan.

“Kewajiban untuk membayar retribusi air bersih sudah dilakukan, kami minta agar pasokan air bersih tetap lancar selama musim kemarau,” tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Masih Terikat Kontrak, Banyak Pemain Persis Solo Bakal Bertahan

Sejumlah pemain Persis Solo saat ini banyak menghuni klub-klub Liga 1 dengan status pinjaman.

Rumah BUMN, Wujud Dukungan Semen Gresik Untuk UMKM Jateng

Program yang telah dilakukan PT Semen Gresik, yaitu mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mentoring dan kurasi produk UMKM.

Terkendala Ijin, Ratusan Kapal Nelayan di Tegal Tidak Melaut

Nelayan menuntut pemerintah setempat mempercepat proses perizinan melaut bagi eks nelayan kapal dengan alat tangkap cantrang

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Goa Jatijajar Jadi Tambang Fosfat Besar di Masa Penjajahan Jepang

Goa Jatijajar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pernah menjadi tambang fosfat besar pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Negara Rugi Rp3,6 Triliun Gara-Gara Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin, mengungkap kerugian sementara negara akibat kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia Rp3,6 triliun.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.

Pemkot Salatiga Akan Pertahankan Tenaga Honorer

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, menyatakan akan mempertahankan tenaga harian lepas atau honorer di instansi pemerintahan atau Pemkot Salatiga.

Dikenal Teknik Putaran Miring, Melikan Bangun Wisata Edukasi Gerabah

Desa Melikan mengembangkan potensi gerabah dengan membikin wisata edukasi.

Misteri Penunggu Gunung Dempo, Suka Mencari Mangsa Saat Pagi dan Senja

Gunung Dempo tak hanya menyuguhkan pemandangan indah, namun juga menyimpan misteri penunggu puncak gunung yang suka turun saat pagi dan senja menjelang petang.

Sukoharjo Waspadai Potensi Bencana di Puncak Musim Hujan

Dari seluruh potensi bencana alam yang ada, seluruh wilayah Sukoharjo perlu mewaspadai risiko terjadinya angin kencang yang berpotensi merusak.

Cek! Bantul Mulai Terapkan Harga Baru Minyak Goreng Rp14.000 per Liter

Pemkab Bantul mengecek toko berjejaring sudah menerapkan harga baru minyak goreng Rp14.000 per liter, tetapi pedagang pasar tradisional malah belum.

Joss! Daun Talas Beneng dari Jateng Tembus Pasar Ekspor Australia

Daun talas beneng dari Jawa Tengah berhasil menembus pasar ekspor Australia yang dihargai Rp15.000-Rp20.000 per kilogram.

Performa di Liga 1 Menurun, Persija Jakarta Depak Pelatih

Persija Jakarta resmi mendepak pelatih Angelo Alessio. Keputusan itu dibuat manajemen Macan Kemayoran menyusul hasil minor selama putaran kedua BRI Liga 1.

Sekolah Kebanjiran, Pelajar SDN 4 Kebonromo Sragen Belajar di Rumah

Banjir yang menerjang Sragen pada Selasa (18/1/2022) berdampak pada kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Ngrampal. Sebagian siswa SD tersebut harus belajar dari rumah karena sekolah kebanjiran.

Ketahui Jenis-Jenis Vegetarian yang Sehat

Ada sejumlah diet vegetarian sehat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan kulit.