Tutup Iklan

KEKERASAN TERHADAP ANAK : Gadis yang Diarak Tanpa Busana di Sragen Jadi Anak Asuh Kak Seto

 Kak Seto melambaikan tangan ketika mengetahui dirinya dipotret seorang bocah saat meninggalkan rumah RS di kawasan Karangmalang, Sragen, Minggu (24/1/2016). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Kak Seto melambaikan tangan ketika mengetahui dirinya dipotret seorang bocah saat meninggalkan rumah RS di kawasan Karangmalang, Sragen, Minggu (24/1/2016). (Tri Rahayu/JIBI/Solopos)

Kekerasan terhadap anak di Sragen membuat Kak Seto tersentuh. RS, gadis yang diarak tanpa busana, jadi anak asuhnya.

Solopos.com, SRAGEN — Ketua Dewan Konsultatif Nasional Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Seto Mulyadi atau lebih akrab dengan nama Kak Seto memungut korban pengarakan gadis tanpa busana, RS, 14, sebagai anak asuh. Keputusan pribadi Kak Seto itu diambil setelah mendengarkan curahan hati (curhat) RS, Minggu (24/1/2016).

Sebelumnya, RS ingin curhat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kak Seto. Keinginan RS disampaikan langsung kepada psikiaternya, Sugiarsi, yang juga Koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen, Kamis (21/1/2016) lalu. Keinginan RS pun didengar Kak Seto yang kebetulan ada kunjungan di Solo, Minggu pagi.

Kak Seto hadir di kediaman orang tua angka RS di kawasan Karangmalang, Sragen. Kehadiran Kak Seto disambut hangat keluarga RS yang didampingi para aktivis APPS, perangkat desa, aparat kepolisian, TNI, dan tetangga RS. Kak Seto datang menggunakan mobil milik legislator Partai Golkar Sragen Pujono Elli Bayu Effendi. Bayu, sapaan akrabnya, kenal dekat dengan Kak Seto karena sama-sama mantan pengasong jalanan.

Di hadapan Kak Seto, RS hanya merunduk. Mimik mukanya tak terlihat karena tertutup masker kain. RS tak kuasa bercurhat di depan pemerhati anak itu dan hanya menyerahkan selembar kertas putih berisi coretan tinta warna biru tak beraturan. Ketika membukanya, sekilas Kak Seto membaca dan mengetahui isi surat itu. “Saya ingin mengetahui curhatan anak itu lebih dalam lagi dan secara pribadi,” kata Kak Seto setelah membaca tulisan itu.

Puluhan orang yang berjubel di ruang sempit di rumah RS pun paham. Perlahan mereka keluar rumah sederhana itu. Kak Seto berbincang dengan RS didampingi orang tua angkat, Sugiarsi, dan beberapa aktivis perempuan.

“Intinya, anak itu minta keadilan atas perlakukan itu [pengarakan secara bugil]. Dia [RS] juga mohon perhatian untuk masa depan dan pendidikannya. Saya sanggup membiayai pendidikannya sampai lulus SMA. Kalau di sekolah formal masih takut, ya bisa melalui pendidikan informal,” ujar Kak Seto saat ditemui wartawan seusai bertemu RS.

Kak Seto menyebut RS seperti anak asuh baginya. Pembiayaan pendidikan RS, kata dia, atas inisiatif pribadi. Kak Seto mengapresiasi perjuangan APPS, Forum Anak Sukowati, aparat keamanan, wartawan, dan warga di kawasan Karangmalang yang bersama-sama bertanggung jawab atas kasus pengarakan gadis tanpa busana itu.

Dia akan terus menjalin komunikasi dengan APPS sekalu pendamping RS. Bahkan Kak Seto ingin belajar dengan Sugiarsi. “Kasus ini harus dikawal terus agar Sragen bisa menjadi kabupaten layak anak,” harapnya.

Kasus yang dialami RS di mata Kak Seto merupakan kasus keempat di Indonesia. Dia menekankan kunci atas penuntasan kasus itu terletak pada kepedulian dan tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat. Pelaku atas kejahatan anak, ujar dia, harus dihukum sesuai aturan hukum terutama sesuai UU Perlindungan Anak.

Ketua APPS Sragen, Sugiarti, menambahkan selain meminta keadilan dan jaminan masa depannya RS juga ingin tetap tinggal di APPS. Dia menyampaikan Kak Seto sempat menawarkan sekolah informal yang dirintisnya, yakni home schooling. Bagi Sugiarti, pilihan sekolah itu tergantung pada RS.

“Kak Seto memang mau membiayai pendidikan RS sampai ke jenjang SMA. Kak Seto juga mau memfasilitasi pendidikan RS sampai ke perguruan tinggi. Kehadiran Kak Seto menjadi harapan masa depan RS. Kak Seto sebagai pembina KPAI pasti juga akan berkoordinasi dengan lembaga lain di tingkat nasional,” kata Sugiarsi.

Berita Terkait

Berita Terkini

Banyak Hajatan di Karanganyar Melanggar Prokes

Satpol PP Karanganyar menemukan banyak penyelenggaraan hajatan di desa-desa yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Salah satunya digelar dengan jumlah tamu undangan melebihi ketentuan maksimal 20 orang.

Profil PSG Pati, Tim Kuda Hitam Saridin Diakuisisi Atta Halilintar

Klub sepak bola ini dikenal dengan julukan “Kuda Hitam Saridin”. Saridin  merupakan salah satu tokoh yang dihormati di Kabupaten Pati yang dikenal dengan kuda tunggangannya yang berwarna hitam.

10 Berita Terpopuler: Rossi Soal Sirkuit Mandalika hingga Kabar Tukul

Komentar Valentino Rossi tentang tantangan membalap di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (27/9/2021).

Arti Mimpi Bertemu Harimau, Pertanda Bakal Sial Atau Mujur?

Mimpi bertemu hewan buas seperti harimau kadang bisa membuat takut dan terbangun dari tidur lelap.

Seru, Universitas Duta Bangsa Solo Gelar Outbound Dosen dan Tendik

Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo menyelenggarakan kegiatan outbound bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk meningkatkan keakraban.

Api Abadi PON XX Papua Mulai Dikirab Keliling Lima Wilayah Adat

Api Abadi PON XX diambil di PLTMG Pertamina Klamono

Netflix Indonesia Tayangkan di Balik Layar Squid Game, Seperti Apa?

Di balik layar  Squid Game itu mengungkap bahwa setiap set dibangun secara detail  untuk mewakili semua permainan di serial itu.

Sindir Atta Halilintar, Gibran: Tetap Putus Asa, Jangan Semangat!

Putra sulung Presiden Jokowi tersebut juga mengajak pengusaha lain untuk ikut andil mengembangkan olah raga nasional. Secara khusus Gibran memberikan pesan kepada Atta sebagai bos AHHA PS Pati.

Sirkuit Mandalika dan Keindahan Lombok Yang Dipuji Pembalap Dunia

Menjadi tuan rumah perhelatan besar balap motor kelas dunia

Layanan Telkom Group Disebut Kembali Normal 100%

Seluruh layanan Telkom Group baik fixed broadband termasuk Indihome maupun mobile broadband milik Telkomsel saat ini sudah kembali normal.

Usai Periksa Luhut, Polda Metro Akan Panggil Haris Azhar-Fatia

Polda Metro Jaya akan memanggil Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti dalam waktu dekat terkait dugaan pencemaran nama baik melibatkan Menko Bidang Marinvest, Luhut Binsar Pandjaitan.

Jagone Inyong Kie! Es Lontrong Slawi Seger Legender

Kuliner Tegal kali ini membahas tentang Es Lontrong Slawi yang legendaris dan hanya bisa ditemukan di Tegal.

Bandara Dibuka, Afghanistan Siap Bekerja Sama dengan Semua Maskapai

Taliban pada Minggu (26/9/2021) mengumumkan bahwa semua masalah teknis di bandara Kabul sudah teratasi dan penerbangan internasional siap kembali beroperasi.

ODGJ Klaten Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Sumur

Kasus bunuh diri di Klaten itu kali pertama diketahui Suwarni. Mendengar suara air mengalir dari arah sumur milik ST. Begitu dicek, Suwarni melihat ST sudah meninggal dunia dengan gantung diri di sumur tersebut.

Tol Kayangan Ini Viral di Medsos Lur, Cek Lokasinya

Tol Kayangan merupakan penghubung Dusun Surodadi dan Dusun Candran, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang sedang viral di medsos.