Dua petarung terlibat saling serang di Kejuaraan Amatir Kick Boxing se-Jawa dan Bali bertajuk Badai Reborn New Champions di Gelora Bung Karno Manahan, Sabtu-Minggu (17-18/11). (JIBI/Solopos/Moh. Khodiq Duhri)

Solopos.com, SOLO - Empat atlet kick boxing Solo yang mengikuti Kejuaraan Nasional Terbuka Kick Boxing Rambo Championships #1 di GOR Sahabat Semarang pada Sabtu-Minggu (28-29/9/2019) belum mampu memenuhi target. Mereka hanya mampu mempersembahkan satu emas, dua perak, dan satu perunggu.

Padahal, pengurus Kick Boxing Kota Solo menargetkan seluruh atlet pulang dengan membawa medali emas. Hanya Andhika Yudhi Pamungkas yang sukses meraih medali emas di ajang ini. Atlet dari sasana Predator MMA Indonesia tersebut berhasil mengalahkan lawan-lawannya di kelas 54kg Senior Putra.

Sementara itu, dua atlet Solo lainnya, Windy Fera Monika (45kg Junior Putri), dan Yosep Boido Simanjuntak (60kg Senior Putra) hanya mampu meraih medali perak. Sedangkan satu atlet terakhir, Norick Abe Prabowo yang turun di kelas 51 kg Junior Putra harus puas dengan raihan medali perunggu.

Perolehan medali tersebut belum sesuai target pengurus Kick Boxing Kota Solo. Empat atlet dari sasana Predator MMA Indonesia tersebut sebenarnya ditarget meraih emas di masing-masing kelas yang mereka ikuti.

Ketua Umum Kick Boxing Solo, Jeremy Kevin Gunawan, mengisyaratkan dirinya kurang puas dengan torehan prestasi para atletnya tersebut. Namun, ia bukannya kecewa kepada para atlet. Ia kecewa dengan panitia penyelenggara kejurnas tersebut.

Menurutnya, atlet-atlet yang diturunkan adalah atlet potensial yang secara kualitas diprediksi mampu mencapai target yang dicanangkan Pengurus Kick Boxing Kota Solo. “Kami di final dicurangi tuan rumah. Tuan rumah sekaligus penyelenggara,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Minggu.

Meski demikian, Jeremy masih enggan menjelaskan langkah selanjutnya yang akan diambil setelah kejurnas tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten