Tutup Iklan
Atlet taekwondo UNS Anisa Dinda (tengah) meraih medali emas di kelas under 57 kg putri kategori mahasiswa di ajang Universitas Sebelas Maret (UNS) Taekwondo Championship VI 2019 di Sritex Arena, Minggu (3/11/2019). (Solopos/Ivan Andimuhtarom)

Solopos.com, SOLO - Tuan rumah UNS Solo gagal meraih juara umum I kategori mahasiswa di ajang Universitas Sebelas Maret (UNS) Taekwondo Championship VI 2019. Mereka hanya mampu bertengger di posisi juara III setelah mengumpulkan tiga emas dan satu perunggu di ajang yang digelar di Sritex Arena, Jumat-Minggu (1-3/11) tersebut.

UNS gagal bersaing dengan Universitas Semarang (USM) yang menjadi juara umum I dan UPI Bandung yang berada di peringkat II. USM mengoleksi lima medali emas, sementara UPI Bandung meraih empat emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Padahal tahun ini, UNS menurunkan tiga tim dan mematok target juara umum I. Pelatih taekwondo UNS, Alim Rojaya, mengatakan atlet yang diturunkan di ajang tersebut gagal bersaing dengan peserta lain. Selain karena perimbangan kekuatan yang semakin ketat, mental atlet juga belum matang.

“Ada kendala di materi latihan dan integrasi secara keseluruhan,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di Sritex Arena, Minggu.

Alim mengatakan salah satu catatan bagi penyelenggaraan adalah penggabungan event untuk pelajar dengan mahasiswa. “Prospek taekwondo ke depan bagus jika melihat animo peserta. Tapi sebaiknya pertandingan jangan satu venue karena penonton jadi kurang menikmati pertandingan,” terangnya.

Salah satu atlet taekwondo UNS, Anisa Dinda, 19, meraih emas di kelas under 57 kg putri mahasiswa. Mahasiswa prodi Keuangan Perbankan FEB UNS itu berhasil mengalahkan atlet lain dengan skor mutlak.

“Lawan-lawan tidak bisa saya katakan mudah dikalahkan. Di final saya bertemu sesama atlet UNS. Tapi ya saya bermain lepas. Hasil laga ini melebihi target. Saya hanya target dapat perunggu,” ungkap peraih emas di ajang Pomprov Jateng 2019 tersebut.

Atlet asal Sukoharjo itu langsung bersiap mengikuti kejuaraan di Mataram, Nusa Tenggara Barat dalam waktu dekat. Ia ingin kembali meraih prestasi di ajang tersebut.

Di sisi lain, kontingen taekwondo Kota Solo sukses menyabet gelar juara umum II di ajang Universitas Sebelas Maret (UNS) Taekwondo Championship VI 2019 kategori pelajar. Mereka mengoleksi tujuh medali emas, delapan perak, dan 10 perunggu. Mereka kalah dari Kota Semarang yang berhasil mengumpulkan 12 emas, 10 perak, dan 10 perunggu.

Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Solo, Donny Susanto, mengaku puas dengan prestasi yang diraih para atlet. Ia menjabarkan, beberapa atlet yang masuk tim inti Kota Solo didaulat mewakili Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) bulan ini.

“Ada enam atlet Solo yang saat ini mengikuti pemusatan latihan di Semarang. Selain itu, banyak atlet Solo yang fokus mengikuti Popda pekan depan,” tuturnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten