Kejuaraan Pencak Silat Wonogiri: Momentum Persatukan Perguruan Silat
Suasana pertandingan pencak silat jenis seni kategori regu dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati II 2020 di Gedung Olahraga Giri Mandala Wonogiri, Jumat (25/9/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI -- Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati II 2020 diharapkan bisa dijadikan moment untuk saling bersatu dan menghormati antar perguruan silat di Wonogiri ke depannya.

Hal itu diungkapkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Wonogiri, Eko Budi Santosa, saat ditemui Solopos.com di Gedung Olahraga Giri Mandala Wonogiri, Jumat (25/9/2020).

Belum Diluncurkan, Moge BMW Seharga Hampir Rp1 M Sudah Ludes Dipesan Orang Indonesia

Diberitakan sebelumnya, Kejuaraan Pencak Silat Piala Bupati II 2020 digelar di tengah pendemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sistem pertandingan, jenis pertandingan hingga jumlah orang yang bisa masuk di GOR diatur sedemikian rupa untuk menghindari kerumunan dan tetap sesuai protokol kesehatan.

Kejuaraan pencak silat tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga Giri Mandala Wonogiri mulai Kamis (24/9/2020) hingga Jumat (25/9/2020). Eko berharap kejuaraan itu bisa menjaga kerukunan antar perguruan.

Waspada Lur! Positif Covid-19 di Wonogiri Tambah 5 Orang, Perjalanan Luar Kota Lagi

"Mengingat pada akhir-akhir ini banyak terjadi gesekan atau peristiwa di masyarakat yang berkaitan dengan perguruan pencak silat. Jangan sampai hal itu terjadi di Wonogiri. Mari sama-sama memperkuat persaudaraan," kata dia.

Selain itu, menurut dia, kejuaraan itu dijadikan moment untuk membuat database atlet untuk maju dalam pekan olahraga provinsi 2022. Hingga saat ini, lanjut dia, pesilat Wonogiri mulai mewarnai pertandingan atau pekan olah raga nasional.

"Meski penyelenggaraan seleksi pesilat di Wonogiri tidak seketat daerah lain, namun atlet yang dihasilkan sudah bisa mewarnai kancah nasional," lanjut Eko.

Ia menambahkan, pada 2019 lalu, salah satu atlet silat dari Wonogiri berhasil menjuarai Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) kategori seni di Aceh.

"Kami berharap, melalui kejuaraan atau perlombaan yang sering digelar bisa melahirkan bibit atau generasi atlet yang berkualitas dan bisa mewarnai kejuaraan nasional," kata Eko.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom