Ilustrasi korupsi (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo menyita dua aset bangunan milik Puryanti, tersangka penyelewengan dana nasabah dan kredit fiktif PT BKK Jawa Tengah Unit Tawangsari.

Aset itu diduga hasil penyelewengan oleh mantan kasir BKK Tawangsari itu yang mencapai Rp5 miliar. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sukoharjo Yudhi Teguh S., memerinci dua aset bangunan milik Puryanti yang disita berupa ruko di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Sukoharjo, serta rumah di Gayam.

Penyitaan dilakukan sesuai petunjuk Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo. "Dua aset bangunan disita karena diduga hasil tindak kejahatan tersangka hingga yang merugikan keuangan negara hampir Rp5 miliar," kata dia, Selasa (8/10/2019).

Kejari menetapkan Puryanti, mantan kasir PT BKK Jateng unit Tawangsari dulu PD BKK Tawangsari, menjadi tersangka beberapa waktu lalu. Penyidik telah memeriksa keterangan 100 saksi atas kasus tersebut.

Baca Juga:

Bupati Karanganyar Ingin Soloraya Plus 3 Daerah di Jatim Gabung Jadi Provinsi

Dikira Kabur, Sopir Mobil Penabrak Motor di Pasar Kliwon Solo Ternyata Lapor Polisi

Bakal Tutup Pabrik di China, Samsung Beri Galaxy S10+ & A80 ke Karyawan

Sesuai hitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) nilai kerugian akibat kasus tersebut mencapai Rp5 miliar. Kasus ini mencuat dan ditindaklanjuti Kejari Sukoharjo sejak 2018 lalu.

Modusnya, dana nasabah yang disetorkan ke BKK hanya dicatat di buku manual, tidak masuk sistem komputerisasi bank. Selain penyelewengan dana nasabah, Kejari Sukoharjo juga menemukan kredit-kredit fiktif.

Kasus penyimpangan tersebut sudah terjadi dalam kurun waktu 2006-2018. Penasihat hukum Puryanti, Sutarmin D.S., sebelumnya menuturkan kliennya menggelapkan dana nasabah untuk menutup kredit macet para nasabahnya.

"Dana kredit macet nasabahnya itu sangat tinggi sehingga mau tidak mau ditutup dengan dana nasabah yang lain. Jadi dana bukan untuk membeli aset untuk pribadi dan lain-lainnya," katanya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten