Kejagung Kembalikan Berkas Perkara Penyelewengan Dana ACT

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembalikan berkas kasus dugaan penyelewengan dana lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. 

 Presiden ACT Ibnu Khajar (kanan) bersama Ketua Dewan Pembina ACT N. Imam Akbari (kiri) memberikan keterangan pers terkait pencabutan izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di kantor ACT, Menara 165, Jakarta, Rabu (6/7/22). (Antara)

SOLOPOS.COM - Presiden ACT Ibnu Khajar (kanan) bersama Ketua Dewan Pembina ACT N. Imam Akbari (kiri) memberikan keterangan pers terkait pencabutan izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di kantor ACT, Menara 165, Jakarta, Rabu (6/7/22). (Antara)

Solopos.com, JAKARTAKejaksaan Agung (Kejagung) kembalikan berkas kasus dugaan penyelewengan dana lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Ketut Sumedana mengatakan bahwa dikembalikannya berkas perkara karena adanya kesalahpahaman antara penyidik pihak Bareskrim dengan Kejagung.

“Masih di penyidik Bareskrim (berkas perkara). Karena kemarin yang dikirim dua SPDP tapi yang datang empat berkas perkara, maka dari itu kita kembalikan untuk dirubah,” tutur Ketut saat dihubungi wartawan, Selasa (27/9/2022) malam.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Ketut juga menjelaskan bahwa Kejagung akan menunggu berkas untuk dikembalikan oleh penyidik. Setelah berkas dikembalikan jaksa peneliti akan meneliti berkas perkara ACT.

Baca Juga AirAsia Ride Segera Mengaspal di Indonesia

Sekadar informasi, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri sudah melimpahkan berkas perkara tersangka kasus dugaan penyelewengan dana bantuan yang dilakukan oleh lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji mengatakan bahwa berkas tahap satu dari kasus ACT sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung pada hari lalu.

“Sudah kita limpahkan atau tahap satu pada Senin kemarin,” tutur Andri kepada wartawan, Selasa (16/8/2022).

Diketahui Bareskrim Polri Polri telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana kemanusiaan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT). Wadirtipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf mengatakan telah menetapkan empat tersangka atas nama A (Ahyudin), IK (Ibnu Khajar), HH (Heriyana Hermani), dan NIA (Noviardi Imam Akbari)

 

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Kejagung Kembalikan Berkas Perkara Penyelewengan Dana ACT

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin: Jaksa Penerima Suap Langsung Dipidana!

      Beberapa hari sebelumnya, seorang jaksa di Semarang, Jawa Tengah dituding memeras seorang pengusaha.

      Datangi Pengungsi, Rizky Billar dan Lesty Kejora Doakan Korban Gempa Cianjur

      Kedatangan Rizky Billar dan istrinya itu diunggah di salah satu akun Instagram resmi Pemkab Cianjur, @diskominfocianjur.

      5 Pengungsi Korban Gempa Cianjur Alami Gangguan Jiwa

      Kelima pengungsi yang mengalami gangguan jiwa tersebut dalam penanganan serius tim dari Kementerian Kesehatan.

      Cerita Ndan Bhabin Soal Kesederhanaan Ayahnya yang Polisi Berpangkat Rendah

      Menurut Ndan Bhabin, ayahnya seorang polisi berpangkat rendah yang menjaga moralitas.

      Pak Ndan Bhabin Hadir di Podcast Deddy Corbuzier, Warganet Banjiri Pujian

      Ribuan komentar positif membanjiri kanal Youtube Deddy Corbuzier dengan 19,7 juta pengikut tersebut.

      Pemerintah Terbitkan SE Kepala Daerah agar Bantu Korban Gempa Cianjur

      Pemberian bantuan untuk korban bencana Cianjur itu menyesuaikan keuangan daerah masing-masing.

      Gempa Cianjur Melemah, Korban Meninggal Tercatat 327 Jiwa

      Berdasarkan data terbaru korban meninggal akibat gempa Cianjur mencapai 327 jiwa.

      Innalillahi, Bocah Kakak Beradik di Pamekasan Tenggelam di Sungai

      Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan berhasil mengevakuasi jasad kakak beradik tersebut sekitar pukul 11.00 WIB.

      Ferdy Sambo Menyesal Banyak Polisi Jadi Korban Kebohongannya

      Ferdy Sambo meminta maaf karena sudah memberikan keterangan yang tidak benar pada awal penyidikan dan pada sidang kode etik.

      Satu Lagi Korban Helikopter Jatuh Ditemukan, Copilot Briptu M Lasminto

      Karopenmas Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadan mengatakan satu orang jenazah yang ditemukan, Selasa (29/11/2022), adalah Briptu M. Lasminto yang merupakan copilot helikopter P-1103.

      Sambo Vs Kabareskrim, Ismail Bolong Menghilang Bak Ditelan Bumi

      Ismail Bolong seharusnya diperiksa Bareskrim Polri terkait kasus setoran uang tambang ilegal di Kalimantan Timur.

      Veronica, Istri Yudo Margono Ternyata Seorang Perwira Polri Berpangkat AKBP

      Berdasarkan informasi, Vero Yudo Margono saat ini berdinas di Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri.

      Ferdy Sambo: Kabareskrim Sudah Diperiksa dan Dilaporkan Terlibat Tambang Ilegal

      Sambo menegaskan tim Propam Polri sudah memeriksa Agus Andrianto terkait pengakuan setoran uang Rp6 miliar dari mantan anggota Polri, Ismail Bolong.

      Gibran Cuit Tambang Ilegal Ngeri, Menteri ESDM Langsung Kirim Tim ke Klaten

      Melky Nahar membenarkan cuitan Gibran terkait dengan dugaan adanya individu atau kelompok yang memiliki kekuasaan untuk membekingi kegiatan tambang ilegal di sejumlah daerah.

      DPR Bantah Kabar BUMN Danai Proposal Rp100 Miliar untuk Acara Nusantara Bersatu

      Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDIP, Deddy Yevri Sitorus, membantah tudingan mantan Sekjen Projo, Guntur Siregar, bahwa BUMN terlibat dalam kabar proposal Rp100 miliar untuk acara Nusantara Bersatu.

      Peringati Hari Korpri 2022, PNS Minta Uang Pensiun Jadi Rp1 Miliar

      Pada peringatan Hari Korpri 2022, Selasa (29/11/2022), kali ini PNS meminta agar skema uang pensiun PNS segera diubah.