Kehabisan Uang, Putri Jackie Chan Tak Bisa Bayar Penginapan
Etta Ng putri Jackie Chan. (Istimewa/Weibo)

Solopos.com, HONG KONG - Putri aktor laga populer Jackie Chan, Etta Ng, kembali tersandung masalah. Ia dan sang istri, Andi Autumn, harus terusir dari sebuah hostel di kawasan Mong Kong, Hong Kong, karena tak mampu membayar penuh biaya penginapan.

Dilansir AsiaOne, Selasa (18/12/2018), Etta Ng hanya mampu membayar HKD20 (Rp37.080) dari total biaya penginapannya selama 5 malam yang menyentuh HKD2.250 (Rp4,17 juta). Tak hanya itu, pemilik hostel juga membeberkan perilaku Etta dan Andi selama menginap di penginapannya.

Menurut pemilik hostel tersebut, Etta dan Andi hanya meninggalkan kamar mereka sekitar pukul 16.00 atau 17.00 HKT untuk membeli makanan. Kamar itu juga ditinggalkan dalam kondisi sangat jorok dan dipenuhi sampah.

Untungnya, menurut pemilik hostel, dia tak mengalami kerugian besar. Pasalnya, Etta Ng kemudian meminta bantuan sang ibu, Elaine Ng Yi-Lei, untuk membayar tagihan penginapannya tersebut.

Sejak menikahi selebgram Andi Autumn di Kanada pada November silam, Etta Ng dikabarkan menjalani hidup serba kekurangan. Saking kekurangannya, perempuan 19 tahun itu dikabarkan sempat mencari Jackie Chan untuk meminta uang.

Namun dalam wawancaranya dengan Apple Daily, Etta Ng membantah hal tersebut. Dia mengaku, mencari keberadaan ayah biologisnya itu untuk mengklarifikasi sejumlah hal.

“Ada banyak hal yang tidak kumengerti. Orang-orang bilang, aku berusaha mendapatkan uang darinya. Saat itu, aku merasa kehilangan dan takut. Aku bergumul dengan masalah emosional,” ujarnya.

Dalam wawancara itu, Etta Ng juga menegaskan, tidak terganggu dengan fakta bahwa Jackie Chan tak mengingatnya dalam buku otobiografi terbaru sang aktor. Dia mengungkapkan, tidak menginginkan apapun dari ayahnya.

“Di mataku, dia tidak baik atau buruk. Karena memang aku tak mengenalnya. Aku tidak akan menilai seseorang yang tak kukenal,” kata Etta menambahkan.

Ia juga heran, ketika mengetahui orang-orang selalu memerhatikan gerak-geriknya. "Aku merasa aneh ketika semua orang tahu ketika aku lahir. Aku bahkan tidak tahu kenapa mereka selalu mengikuti setiap gerakanku dan melihat bagaimana perubahanku,” ungkapnya.

Meski harus mengalami nasib kurang menguntungkan, namun Etta ternyata memiliki impian yang cukup besar untuk masa depannya. Dia berencana mendirikan agensi kreatif yang akan berbasis di Hong Kong menggunakan namanya sendiri.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom