Kecelakaan Wonogiri: Duarr! 2 Nyawa Seketika Melayang di JLS
Korban kecelakaan lalu lintas di JLS tepatnya di perempatan Pule, Gedong, Pracimantoro, Wonogiri, Sabtu (23/6/2018). (Istimewa-Polres Wonogiri)

Solopos.com, WONOGIRI — Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di jalur lintas selatan (JLS), tepatnya di perempatan Dusun Pule RT 002/RW 001, Gedong, Pracimantoro, Wonogiri, Sabtu (23/6) pukul 09.20 WIB. Kedua korban merupakan tukang ojek konvensional dan penumpangnya.

Kapolsek Pracimantoro, AKP Dwi Krisyanto, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu, mengatakan kecelakaan Wonogiri itu melibatkan sepeda motor dan mobil van.

Kecelakaan Wonogiri terjadi lantaran mobil melaju kencang saat melintas di lokasi kejadian. Peristiwa bermula ketika Daihatsu Gran Max Blind Van berpelat nomor D 8705 EC yang dikemudikan Heri Purwanto, 31, warga Gresik, Beji, Nguntoronadi, Wonogiri melaju kencang dari timur.

Kendaraan leluasa melaju kencang karena JLS mulus dan arus lalu lintas lengang.

Pada saat bersamaan Yamaha Mio berpelat nomor AD 5296 DI yang tunggangi Sukardi, 60, warga Bendungan, Lebak, Pracimantoro dan Suhari, 70, warga Semen, Joho, Pracimantoro melintas di perempatan dari utara ke selatan.

Sukardi merupakan penarik ojek yang biasa mangkal di Terminal Pracimantoro. Saat itu dia hendak mengantarkan Suhari ke tempat tujuan.

Lantaran jarak antara mobil dengan sepeda motor sangat dekat, kecelakaan pun tak terhindarkan. Benturan sangat keras, sehingga kedua penunggang sepeda motor mengalami luka parah di kepala.

Keduanya akhirnya meninggal dunia tak lama setelah sampai di Rumah Sakit Maguan Husada, Pracimantoro. Sementara pengemudi mobil tak mengalami luka serius.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom