Kecelakaan Wonogiri: Diduga Mabuk saat Berkendara, 2 Pemuda Meninggal Masuk Jurang

Kecelakaan Wonogiri menelan dua korban jiwa.

 Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi korban kecelakaan. (active.com)

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pemuda yang mengendarai sepeda motor terjun ke jurang sedalam empat meter di Dusun Jaten, Desa Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Senin (9/12/2019) malam.

Kedua pemuda itu meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Polisi menduga korban mengendarai sepeda motor dalam kondisi mabuk.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kecelakaan tragis itu terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, jalanan dalam kondisi gelap.

Namun, Ismail Tulus Nugroho, 25, melajukan sepeda motor Honda Vario AD 6528 AKG dengan kecepatan tinggi. Ia melaju dari arah Ngadirojo ke Sidoharjo.

Patut Dicoba! Tips Agar Tidak Mendengkur Saat Tidur

Di motor itu, Ismail berboncengan dengan Arif Soladiyanto, 22. Keduanya merupakan warga Desa Gemawang, Kecamatan Girimarto, Wonogiri.

Ladies, Ini Warna yang Jadi Tren Fashion di 2020

“Keduanya melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi. Mungkin akibat pengaruh minuman keras, kendaraan itu oleng ke kanan lalu terjun ke jurang sedalam empat meter,” kata Kasubbag Humas Polres Wonogiri, Iptu Suwondo, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, kepada Solopos.com, Selasa (10/12/2019).

Pemuda Sukoharjo Nyolong Belasan Kali Demi Gaya Hidup dan Ngapelin Pacar

Hilang dari Day Care, Bocah Balita Ditemukan Tak Bernyawa Tanpa Kepala

Dia menjelaskan korban baik pengendara maupun pembonceng sama-sama mengalami luka parah di bagian kepala. Keduanya dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Pernikahan di Tengah Banjir Ini Malah Jadi Keren, Fotonya Viral

Dalam insiden itu, polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Vario berpelat nomor AD 6528 AKG berikut STNK-nya. Selain itu, polisi juga menyita satu botol ciu berukuran 600 mililiter.

Berita Terkait

Espos Plus

Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Berita Terkini

Ada 80 IPAL, Pencemaran Limbah di Kali Jenes Solo Masih Saja Terjadi

Meski sudah ada 80 IPAL untuk mengolah limbah industri, pencemaran air Kali Jenes di Kota Solo terus saja terjadi dan menjadi keluhan masyarakat di sepanjang DAS.

Saran Warga Solo: Pelaku Vandalisme Dihukum Coret-Coret Rumah Sendiri

Pemkot Solo diharapkan lebih tegas dalam menerapkan aturan dan sanksi bagi para pelaku vandalisme, salah satunya hukuman mencoret-coret rumah sendiri.

Pedagang Gorengan di Sragen Kesulitan Dapat Minyak Goreng di Minimarket

Para pedagang kesulitan mendapatkan minyak di minimarket karena pembelian dibatasi dan saat mau beli sering habis.

Edukasi Budaya, KKN UGM Klego Gelar Lomba Mewarnai Wayang

Tim KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menggelar lomba mewarnai wayang dan pameran lukisan wayang di Klego, Boyolali.

Bertahan Lebih dari 250 Tahun, Begini Kisah Perjalanan Pasar Legi Solo

Pasar Legi Solo telah melewati perjalanan panjang sejarah sejak kali pertama didirikan oleh Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyawa alias Mangkunagoro I pada 1750-an.

DPC Partai Demokrat Boyolali Ingin Berkolaborasi dengan PDIP

Partai Demokrat Boyolali akan menjalin komunikasi dengan PDIP baik di tingkat DPC, PAC, maupun ranting.

Keren! Kisah Bakul Mi Ayam Solo Diangkat Jadi Serial Drama Komedi

Kisah nyata seorang bakul mi ayam di Kota Solo diangkat menjadi cerita drama seri komedi yang akan tayang di Youtube tak lama lagi.

Panasi Mesin, Partai Demokrat Boyolali Targetkan 1 Dapil 1 Kursi

DPC Partai Demokrat Boyolali menargetkan satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2024.

Hujan Angin Landa Karangmalang Sragen, 5 Rumah Tertimpa Pohon

Lima rumah di wilayah Bantar RT 007 Kecamatan Karangmalang Sragen tertimpa pohon setelah hujan deras disertai angin kencang di Sragen.

Uji Laboratorium Vaksin Booster, Antibodi Naik 100-800 Kali Lipat

Peningkatan antibodi sampai 100-800 kali lipat itu diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium para nakes yang melakukan vaksinasi booster lebih dulu.

Menu Plaza Rawa Jombor Kini Bervariasi, Ada Soto hingga Chicken Katsu

Sejak pindah ke Plaza Kuliner Nyi Ageng Rakit, eks pengusaha warung apung Rawa Jombor kini tak hanya menyajikan menu olahan ikan air tawar.

Plaza Kuliner Rawa Jombor Dibuka, Diisi 17 Pedagang Eks Warung Apung

Dari 28 kios, Plaza kuliner Nyi Ageng Rakit kini diisi 17 pedagang yang sebelumnya memiliki usaha warung apung dan pemancingan di Rawa Jombor.

Tumbuh Cepat, Eceng Gondok Kembali Penuhi Rawa Jombor

Sekitar 20 persen dari total luas perairan Rawa Jombor hijau gegara tertutup tumbuhan air tersebut.

Seliweran di Kartasura Sukoharjo, 7 Motor Knalpot Brong Disita Polisi

Tujuh pengendara motor yang menggunakan knalpot brong dan berkeliaran di wilayah Kartasura, Sukoharjo, terjaring razia dan motornya disita.

Kosong di Minimarket, Stok Gula Pasir di Pasar Tradisional Solo Normal

Berbeda dengan supermarket dan minimarket, stok gula pasir di pasar tradisional Kota Solo tetap normal meski ada sedikit kenaikan harga.