Petugas menunjukkan jenazah pelajar yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ngawi-Karangjati KM 14-15, Dusun Sambong, Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Selasa (7/5/2019). (Istimewa-Polres Ngawi)

Madiunpos.com, NGAWI – Dua pelajar meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ngawi-Karangjati KM 14-15, Dusun Sambong, Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Selasa (7/5/2019) sehabis sahur. Dua pelajar itu berboncengan dengan sepeda motor Yamaha Vega R.

Dua pelajar yang meninggal dalam kecelakaan tersebut yaitu Irfan Eka Wardana, 15, pelajar SMP, warga Desa Sukowiyono, Kecamatan Padas, Ngawi, dan Wisnu Bayu Anggoro, 14, pelajar SMP, warga Desa Campur Asri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.

Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Yanto Mulyanto, mengatakan Irfan dan Wisnu mengendarai sepeda motor Vega R berpelat nomor AE 5204 BA. Irfan berada di depan mengendarai sepeda motor dan Wisnu membonceng.

Peristiwa nahas itu terjadi setelah sahur. Saat itu, kedua pelajar tersebut mengendarai sepeda motor dari arah selatan ke arah utara di Jalan Raya Ngawi-Karangjati. Saat melaju itu, ada seorang anak-anak bernama Alif, 10, yang berjalan juga dari arah yang sama.

Menurut keterangan saksi yang ada di lokasi, jelas Mulyanto, kedua pelajar itu mengendarai sepeda motornya kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi jalan.

"Hingga akhirnya sepeda motor yang dikendarai dua pelajar SMP itu menabrak bocah yang berjalan di depannya," kata dia.

Setelah menabrak bocah bernama Alif itu, sepeda motor dua pelajar itu oleng ke sebelah kanan. Saat oleng ke kanan itu, sepeda motor itu ditabrak sepeda motor Honda Supra berpelat nomor B 3382 AC yang dikemudikan Gunakat, 43, melaju dari arah berlawanan.

Kedua kendaraan tersebut pun ringsek. Sedangkan dua pelajar tersebut kondisinya kritis. Wisnu Bayu meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Irfan Eka Wardana meninggal dunia saat sedang menjalani perawatan di Puskesmas Karangjati. Sedangkan Alif hanya mengalami luka-luka di tubuhnya.

"Kedua pelajar itu berkendara tanpa mengenakan helm dan tidak memiliki SIM," jelas dia. 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten